Simon Tahamata: Saya Prihatin Pembinaan Pemain Junior Kurang Optimal

Arif Budi Suara.Com
Kamis, 22 Mei 2025 | 18:51 WIB
Simon Tahamata: Saya Prihatin Pembinaan Pemain Junior Kurang Optimal
Simon Tahamata berikan dukungan untuk program naturalisasi timnas Indonesia. (Instagram/@simon_tahamata_)
Legenda Ajax berdarah Ambon, Simon Tahamata [Tangkap layar Instagram]
Legenda Ajax berdarah Ambon, Simon Tahamata [Tangkap layar Instagram]

Oleh karena itu, PSSI diharapkan dapat menjalankan kebijakan naturalisasi dengan bijaksana, tidak hanya demi prestasi jangka pendek, tetapi juga untuk perkembangan sepak bola Indonesia secara keseluruhan.

“Saya mendukung program naturalisasi dan banyak pemain asing keturunan Maluku juga bersedia untuk pulang kampung membela negaranya,” kata Simon Tahamata.

“Tetapi hendaknya dilakukan dengan bijaksana dan melalui analisa dan pengkajian mendalam, sehingga berdampak besar bagi perkembangan sepakbola Indonesia.” pungkasnya.

Kehadiran Simon Tahamata di tubuh PSSI bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari strategi pembinaan jangka panjang yang kini mulai dibenahi dengan pendekatan lebih profesional dan berwawasan global.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyambut hangat bergabungnya Simon ke dalam struktur organisasi.

"Kami sangat gembira menyambut Simon Tahamata ke dalam keluarga besar PSSI. Keahlian dan pengalamannya akan menjadi aset berharga dalam perjalanan kami menuju panggung dunia," ujar Ketua PSSI Erick Thohir, dikutip dari situs resmi PSSI, Kamis (22/5/2025).

Menempati posisi sebagai Kepala Pemandu Bakat, Simon akan bertanggung jawab untuk menjaring pemain muda potensial baik dari dalam negeri maupun diaspora Indonesia, khususnya yang berada di Belanda.

Dalam tugasnya, Simon akan berkolaborasi dengan sejumlah tokoh penting, seperti Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, dan Nova Arianto, guna memastikan proses regenerasi talenta berjalan dengan baik dan konsisten.

Simon Tahamata sendiri bukan nama asing di dunia sepak bola Eropa. Lahir di Vught, Belanda, pada 26 Mei 1956, ia memiliki darah keturunan Maluku.

Baca Juga: Resmi! Simon Tahamata Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia

Sebagai pemain, ia pernah membela Timnas Belanda antara tahun 1979 hingga 1986, dengan total 22 penampilan dan mencetak dua gol.

Debutnya di level internasional terjadi saat melawan Argentina dalam laga perayaan ulang tahun FIFA ke-75 di Swiss.

Karier profesional Simon dimulai dari akademi Ajax Amsterdam, klub yang membesarkannya setelah meniti jalan awal di TSV Theole.

Bersama Ajax, ia berhasil mengangkat tiga trofi Liga Belanda dan satu Piala KNVB.

Ia kemudian melanjutkan petualangannya di Belgia bersama Standard Liege dan meraih dua gelar liga serta satu Piala Belgia.

Kariernya juga mencatatkan nama-nama klub seperti Feyenoord, Beerschot, hingga Germinal Ekeren, sebelum akhirnya gantung sepatu pada 1996.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI