Sudah 35 Tahun, Apa Manfaat Stefano Lilipaly untuk Timnas Indonesia?

Arief Apriadi

Jum'at, 23 Mei 2025 | 15:23 WIB
Sudah 35 Tahun, Apa Manfaat Stefano Lilipaly untuk Timnas Indonesia?
Sudah 35 Tahun, Apa Manfaat Stefano Lilipaly untuk Timnas Indonesia? [Dok. IG Stefano Lilipaly]

Suara.com - Pemanggilan Stefano Lilipaly ke Timnas Indonesia untuk menghadapi China dan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 menuai beragam reaksi.

Meski baru pulih dari cedera dan belum kembali tampil penuh bersama Borneo FC, pelatih Patrick Kluivert tetap memasukkannya dalam daftar skuad Garuda yang berisi 32 pemain.

Keputusan ini membuktikan bahwa Lilipaly masih menjadi sosok penting, tidak hanya karena pengalamannya, tapi juga kontribusi teknis yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Bahkan, absennya pemain berdarah Belanda itu sempat membuat lini serang Borneo FC menurun drastis di musim ini.

Meski usianya sudah menginjak 35 tahun, performa Lilipaly di level klub tetap menunjukkan kelasnya. Pada musim Liga 1 2023/2024, ia sukses mencetak 11 gol dan menyumbang 17 assist.

Musim ini pun ia tetap produktif meski baru bermain setengah musim—mencatatkan lima gol dan empat assist untuk Borneo FC.

Stefano Lilipaly jadi kandidat kuat pengganti Ragnar Oratmangoen yang tengah sakit di lini depan Timnas Indonesia. Meski demikian, dia harus bersaing dengan para pemain lain yang secara usia lebih muda. [Dok. IG Timnas Indonesia]
Stefano Lilipaly kembali dipanggil Timnas Indonesia setelah dua tahun absen. Menariknya, dia dipanggil pelatih Patrick Kluivert saat usianya tak lagi muda yakni 35 tahun. Meski demikian, gelandang serang Borneo FC itu dianggap tetap memiliki kualitas mumpuni yang bisa bermanfaat untuk Timnas Indonesia, terkhusus dalam segi teknis dan pengalamannya. [Dok. IG Timnas Indonesia]

Statistik tersebut menegaskan bahwa Lilipaly masih menjadi motor utama dalam skema serangan timnya.

Ketajamannya tidak memudar, bahkan di usia yang bagi banyak pemain sudah memasuki senja karier.

Hal ini menjadi bukti nyata bahwa pengalaman dan tekniknya tetap relevan untuk level kompetisi tinggi.

baca juga

Salah satu keunggulan besar Lilipaly adalah kemampuannya bermain di berbagai posisi. Ia bisa beroperasi sebagai gelandang serang, winger kanan, maupun false nine.

Fleksibilitas ini menjadi aset penting, terutama dalam sistem permainan Patrick Kluivert yang cenderung adaptif dan dinamis.

Ketika menghadapi tim-tim kuat seperti China dan Jepang, kemampuan untuk bergeser posisi dan menyesuaikan strategi di lapangan akan sangat berguna.

Lilipaly bisa menjadi kunci dalam merespons tekanan serta mengisi celah di lini serang, terutama saat strategi utama tidak berjalan sesuai rencana.

Stefano Lilipaly saat membela Timnas Indonesia (dok. pssi.org)
Stefano Lilipaly kembali dipanggil Timnas Indonesia setelah dua tahun absen. Menariknya, dia dipanggil pelatih Patrick Kluivert saat usianya tak lagi muda yakni 35 tahun. Meski demikian, gelandang serang Borneo FC itu dianggap tetap memiliki kualitas mumpuni yang bisa bermanfaat untuk Timnas Indonesia, terkhusus dalam segi teknis dan pengalamannya. (dok. pssi.org)

Dari sisi pengalaman, Stefano Lilipaly merupakan pemain paling senior dalam skuad Timnas saat ini.

Debutnya bersama Merah Putih terjadi pada 2013 dan sejak itu ia menjadi langganan tim nasional di bawah berbagai pelatih—mulai dari Jacksen Tiago, Alfred Riedl, Luis Milla, Bima Sakti, Simon McMenemy, hingga Shin Tae-yong.

Kini, ia berpeluang mencatat rekor baru dengan bermain di bawah pelatih ketujuh, Patrick Kluivert.

Catatan ini mencerminkan betapa konsistennya Lilipaly dalam mempertahankan tempat di Timnas, terlepas dari pergantian generasi dan strategi yang silih berganti.

Ia bukan hanya menjadi pemimpin lewat pengalaman, tapi juga menunjukkan kepemimpinan di lapangan melalui aksi nyata.

Lilipaly dikenal sebagai pemain yang memiliki visi bermain luar biasa. Umpan-umpannya akurat dan mampu membuka ruang untuk para penyerang.

Selain itu, ia piawai dalam menjaga tempo permainan serta membaca arah serangan lawan, kualitas yang sangat berharga dalam pertandingan berintensitas tinggi seperti kualifikasi Piala Dunia.

Kemampuannya mencetak gol dari lini kedua juga membuatnya menjadi ancaman tersendiri. Dengan teknik yang terasah dan ketenangan di bawah tekanan, Lilipaly menjadi salah satu pemain paling komplet di skuad Garuda.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Calvin Verdonk Cabut dari NEC Nijmegen Asal Syarat Ini Terpenuhi

Calvin Verdonk Cabut dari NEC Nijmegen Asal Syarat Ini Terpenuhi

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 14:59 WIB

Yance Sayuri Suka Cedera Mendadak Kalau Dipanggil Timnas Indonesia: Bersyukur Sama Tuhan

Yance Sayuri Suka Cedera Mendadak Kalau Dipanggil Timnas Indonesia: Bersyukur Sama Tuhan

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 14:28 WIB

Mees Hilgers Menghilang, Calvin Verdonk Masuk Lapangan Sendirian dan Keluar Tertunduk

Mees Hilgers Menghilang, Calvin Verdonk Masuk Lapangan Sendirian dan Keluar Tertunduk

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 14:32 WIB

3 Dampak Negatif Nathan Tjoe-A-On Dipertahankan Swansea City, Buruk Juga untuk Timnas Indonesia

3 Dampak Negatif Nathan Tjoe-A-On Dipertahankan Swansea City, Buruk Juga untuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 14:09 WIB

Selamat Datang Pemain Keturunan! Gelandang Fortuna Sittard Sudah Lama dilirik

Selamat Datang Pemain Keturunan! Gelandang Fortuna Sittard Sudah Lama dilirik

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 13:35 WIB

3 Alasan Mees Hilgers Lebih Baik Absen saat Timnas Indonesia vs China

3 Alasan Mees Hilgers Lebih Baik Absen saat Timnas Indonesia vs China

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 13:16 WIB

Selamat Datang Jordi Amat di Liga Spanyol, 3 Klub Butuh Pemain Keturunan Indonesia

Selamat Datang Jordi Amat di Liga Spanyol, 3 Klub Butuh Pemain Keturunan Indonesia

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 13:16 WIB

Bung Harpa: Masalah Elkan Baggott Tidak Rumit, Asal Jurnalis Jujur

Bung Harpa: Masalah Elkan Baggott Tidak Rumit, Asal Jurnalis Jujur

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 13:05 WIB

3 Pemain Level Atas yang Bisa Diboyong Simon Tahamata untuk Timnas Indonesia

3 Pemain Level Atas yang Bisa Diboyong Simon Tahamata untuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 23 Mei 2025 | 13:37 WIB

Terkini

My Plastic Mother: Film Pendek tentang Duka Eki dan Krisis Sampah Indonesia

My Plastic Mother: Film Pendek tentang Duka Eki dan Krisis Sampah Indonesia

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:37 WIB

Dugaan Perundungan Mahasiswa Baru Telkom University, Polisi Tunggu Laporan Korban

Dugaan Perundungan Mahasiswa Baru Telkom University, Polisi Tunggu Laporan Korban

Jabar | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Koleksi Buku Internasional Kini Lebih Mudah Diakses Pencinta Literasi di Indonesia

Koleksi Buku Internasional Kini Lebih Mudah Diakses Pencinta Literasi di Indonesia

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Jangan Asal Semprot! Ini 6 Titik Rahasia agar Parfum Wangi Seharian

Jangan Asal Semprot! Ini 6 Titik Rahasia agar Parfum Wangi Seharian

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Ulasan Film Empat Musim Pertiwi: Karya Kamila Andini yang Sangat Menyentuh

Ulasan Film Empat Musim Pertiwi: Karya Kamila Andini yang Sangat Menyentuh

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Kepala di Semarang, Polisi Selidiki Dugaan Tawuran

Pelajar SMP Tewas dengan Luka di Kepala di Semarang, Polisi Selidiki Dugaan Tawuran

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:22 WIB

Jaga Keandalan Listrik MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Memantau Lewat Control Room

Jaga Keandalan Listrik MotoGP Mandalika, Direktur Pembangkitan PLN Memantau Lewat Control Room

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Body Scrub Dulu atau Body Mask? Ini Urutan yang Benar

Body Scrub Dulu atau Body Mask? Ini Urutan yang Benar

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Perkuat Mandalika sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia

Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Perkuat Mandalika sebagai Destinasi Sport Tourism Dunia

Bisnis | Minggu, 11 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Dua Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, Perlintasan Liar Ditutup

Dua Orang Tewas Tertemper KA Parahyangan di Karawang, Perlintasan Liar Ditutup

News | Minggu, 11 Oktober 2026 | 18:59 WIB

×