Celah untuk Timnas Indonesia, Jepang Angin-anginan di Panasonic Stadium

Arief Apriadi

Senin, 09 Juni 2025 | 21:19 WIB
Celah untuk Timnas Indonesia, Jepang Angin-anginan di Panasonic Stadium
Celah untuk Timnas Indonesia, Jepang Angin-anginan di Panasonic Stadium. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Timnas Indonesia akan menjalani laga terakhir di Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Jepang. Garuda dinilai punya celah untuk meraih hasil positif merujuk performa angin-anginan tuan rumah di Panasonic Stadium.

Ya, duel Jepang vs Timnas Indonesia akan berlangsung di Panasonic Stadium atau juga dikenal Stadium Suita City, Osaka pada Selasa (10/6/2025) sore WIB.

Panasonic Stadium bukanlah kandang utama Jepang. Venue ini jarang digunakan Samurai Biru, yang diketahui punya rekor kurang mentereng saat bermain di sana.

Keputusan pemindahan venue dari Saitama Stadium ke Panasonic Stadium bisa menjadi berkah tersendiri bagi pasukan Patrick Kluivert. Data mencatat, performa Jepang di stadion yang terletak di Osaka tersebut tidak sepenuhnya meyakinkan.

Dari total tujuh pertandingan yang pernah dimainkan di Panasonic Stadium, Jepang hanya mengemas empat kemenangan. Tiga sisanya berakhir dengan kekalahan, termasuk beberapa hasil yang cukup mengejutkan.

Salah satu kekalahan paling diingat publik terjadi pada 19 November 2019, saat Jepang dipermak Venezuela dengan skor telak 1-4.

Pada laga itu, Solomon Rondon mencatat hat-trick gemilang, sementara Yeferson Soteldo menambah satu gol. Jepang hanya bisa membalas lewat gol hiburan Hotaru Yamaguchi.

Profil Stadion Suita City, Venue Jepang vs Timnas Indonesia. [Dok. IG@/irfc9999]
Profil Stadion Suita City, Venue Jepang vs Timnas Indonesia. [Dok. IG@/irfc9999]

Tak hanya itu, pada 7 Juni 2016, Jepang kembali dipermalukan di stadion ini saat kalah 1-2 dari Bosnia Herzegovina.

Kekalahan tipis lainnya hadir saat Oman mencuri kemenangan 1-0 di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2022.

baca juga

Sebaliknya, kemenangan besar Jepang di Panasonic Stadium umumnya diraih atas tim-tim yang levelnya jauh di bawah Indonesia, seperti saat mengalahkan Kirgistan 5-1 atau Myanmar 5-0.

Ini menjadi sinyal bahwa skuad Garuda bisa mengambil inspirasi dari tim-tim yang berhasil meredam Jepang di stadion ini.

Motivasi Indonesia bertambah setelah melihat hasil laga terbaru Jepang. Pada Kamis (5/6/2025), Jepang secara mengejutkan tumbang 0-1 dari Australia di Perth Stadium.

Kekalahan itu sekaligus memutus catatan tak terkalahkan mereka di fase kualifikasi.

Gol telat Aziz Behich pada menit ke-90 menjadi pukulan telak bagi skuad Hajime Moriyasu.

Winger andalan Jepang, Takefusa Kubo, bahkan mengakui bahwa performa timnya kurang meyakinkan terutama di paruh kedua pertandingan.

“Kami memulai babak kedua dengan lamban dan tidak cukup memaksakan permainan di tengah,” ujar Kubo seperti dikutip dari situs resmi JFA.

Meski dominan dalam penguasaan bola, Jepang gagal menciptakan peluang matang menghadapi pertahanan rapat Socceroos — sebuah pendekatan yang patut dicoba Indonesia.

“Kami hanya menciptakan satu peluang nyata. Itu hal yang harus kami evaluasi,” tambah Kubo.

Hal senada disampaikan gelandang Daichi Kamada yang menyoroti buruknya penyelesaian akhir timnya.

“Kami bicara untuk tidak kalah, tapi justru kebobolan di akhir meski dominan,” ungkap Kamada.
“Kami harus tampil lebih baik di area sepertiga akhir. Itu jadi pekerjaan rumah kami sebelum menghadapi Indonesia,” tambahnya.

Melihat tren ini, tekanan psikologis bisa makin membebani Jepang jika Indonesia mampu menekan sejak menit awal.

Terlebih lagi, Jepang cenderung tidak nyaman menghadapi tim dengan pertahanan solid dan serangan balik cepat — skenario yang bisa diadopsi Marselino Ferdinan dan kolega.

Lini belakang Indonesia tentu harus tetap waspada terhadap agresivitas awal Jepang. Namun, jika mampu memanfaatkan celah di lini pertahanan Jepang, peluang mencetak gol terlebih dahulu sangat terbuka.

Fakta bahwa Panasonic Stadium bukan stadion yang "keramat" bagi Jepang bisa menjadi senjata psikologis tambahan bagi Indonesia. Bila mampu mencuri gol cepat, tekanan justru bisa berbalik ke kubu tuan rumah.

Dari sisi sejarah, Timnas Indonesia punya motivasi ekstra. Dari 17 pertemuan, Garuda pernah meraih 5 kemenangan dan 2 hasil imbang, sementara Jepang mengoleksi 10 kemenangan.

Salah satu kemenangan paling dikenang terjadi di Turnamen Merdeka 1968, saat Indonesia melumat Jepang 7-0.

Memang, dalam era modern Jepang jauh lebih dominan. Pada pertemuan terakhir di Stadion Gelora Bung Karno (15 November 2024), Indonesia kalah telak 0-4. Namun kini situasinya berbeda.

Di bawah kendali Patrick Kluivert, performa Indonesia menunjukkan peningkatan signifikan.

Garuda telah memastikan lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan 12 poin, unggul atas Bahrain dan China.

Sementara itu, Jepang yang sudah memastikan tempat di Piala Dunia 2026 dengan 20 poin kemungkinan akan melakukan rotasi pemain.

Situasi ini menjadi peluang emas bagi Indonesia untuk tampil lebih agresif sejak peluit pertama berbunyi.

Dengan strategi yang tepat, fokus tinggi, dan keberanian untuk menekan Jepang di Panasonic Stadium, Timnas Indonesia berpeluang menciptakan kejutan.

Ini bisa menjadi langkah penting untuk menutup fase grup dengan kepala tegak dan membawa pulang catatan bersejarah.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arab Saudi dan Qatar Tuan Rumah Ronde 4, Patrick Kluivert Tidak Takut!

Arab Saudi dan Qatar Tuan Rumah Ronde 4, Patrick Kluivert Tidak Takut!

Bola | Senin, 09 Juni 2025 | 14:26 WIB

Prediksi Jepang vs Timnas Indonesia: Susunan Pemain, Rekor Pertemuan, hingga Skor

Prediksi Jepang vs Timnas Indonesia: Susunan Pemain, Rekor Pertemuan, hingga Skor

Bola | Senin, 09 Juni 2025 | 14:00 WIB

Pemain Keturunan Belanda Rp 3,91 Miliar Eligible Bela Timnas Indonesia di Ronde 4, Ditaksir Kluivert

Pemain Keturunan Belanda Rp 3,91 Miliar Eligible Bela Timnas Indonesia di Ronde 4, Ditaksir Kluivert

Bola | Senin, 09 Juni 2025 | 13:57 WIB

3 Pemain Timnas Indonesia Jebolan J League, Bakal Main Lawan Jepang?

3 Pemain Timnas Indonesia Jebolan J League, Bakal Main Lawan Jepang?

Bola | Senin, 09 Juni 2025 | 13:53 WIB

Eksklusif dari Jepang: Suporter Timnas Indonesia Mulai Berdatangan

Eksklusif dari Jepang: Suporter Timnas Indonesia Mulai Berdatangan

Bola | Senin, 09 Juni 2025 | 13:38 WIB

Pemain Keturunan Rp 6,08 Miliar Miskin Menit Bermain Kandidat Gantikan Ivar Jenner Hadapi Jepang

Pemain Keturunan Rp 6,08 Miliar Miskin Menit Bermain Kandidat Gantikan Ivar Jenner Hadapi Jepang

Bola | Senin, 09 Juni 2025 | 13:13 WIB

Kenapa Patrick Kluivert Tak Anti Stefano Lilipaly Seperti STY?

Kenapa Patrick Kluivert Tak Anti Stefano Lilipaly Seperti STY?

Bola | Senin, 09 Juni 2025 | 13:04 WIB

Terkini

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

×