Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri, Duet Bek Timnas yang Mewakili Ujung Barat dan Timur Indonesia

Arief Apriadi

Selasa, 10 Juni 2025 | 14:18 WIB
Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri, Duet Bek Timnas yang Mewakili Ujung Barat dan Timur Indonesia
Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri, Duet Bek Timnas yang Mewakili Ujung Barat dan Timur Indonesia. [Dok. KitaGaruda]

Suara.com - Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri menjadi gambaran bagaimana Timnas Indonesia berisi pemain-pemain yang punya garis keturunan dari ujung timur ke ujung barat Indonesia.

Baik Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri kini menjadi andalan di sisi pertahanan Timnas Indonesia. Mereka berdua bukan hanya bek kiri dan bek kanan, tapi juga simbol dari keberagaman geografis Indonesia.

Calvin berasal dari keturunan Aceh, mewakili ujung barat Nusantara. Sementara Yakob lahir di Kepulauan Yapen, Papua, mewakili ujung timur Tanah Air.

Pesepak bola Timnas Indonesia Yakob Sayuri berebut bola dengan pemain Timnas China dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Indonesia melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pesepak bola Timnas Indonesia Yakob Sayuri berebut bola dengan pemain Timnas China dalam pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Indonesia melawan China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Pertemuan dua pemain ini di level tim nasional adalah gambaran ideal Indonesia sebagai bangsa besar.

Dari barat ke timur, talenta terbaik menyatu untuk Skuad Garuda.

Calvin tampil solid sejak resmi dinaturalisasi dan menjalani debut bersama timnas.

Kualitas Eropa-nya terlihat dari ketenangan, positioning, dan kemampuan crossing-nya yang presisi.

Yakob Sayuri di sisi lain dikenal agresif, cepat, dan penuh determinasi. Ia bukan hanya kuat bertahan, tapi juga kerap membantu serangan dari sisi kanan.

Perbedaan gaya keduanya justru menjadi kekuatan. Calvin tenang dan terukur, Yakob eksplosif dan lincah.

baca juga

Duet ini memberi keseimbangan yang ideal untuk formasi empat bek Indonesia. Keduanya mampu naik turun sepanjang laga tanpa kehilangan disiplin posisi.

Terbaru, duet kedua pemain ini membuah hasil positif usai Timnas Indonesia mengalahkan China 1-0 di Stadion GBK pada Kamis (5/6/2025).

Kemenangan itu memastikan Indonesia lolos ke ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia meski masih menyisakan satu pertandingan lagi.

Patrick Kluivert punya alasan kuat untuk terus mempertahankan duet ini, terutama saat menghadapi Jepang pada Selasa (10/6/2025).

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, mengaku merasa frustrasi dengan catatan buruknya sebagai pengoleksi kartu kuning terbanyak bagi NEC Nijmegen di musim 2024/2025. (IG Calvin Verdonk)
Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, mengaku merasa frustrasi dengan catatan buruknya sebagai pengoleksi kartu kuning terbanyak bagi NEC Nijmegen di musim 2024/2025. (IG Calvin Verdonk)

Namun, jelang laga krusial kontra Jepang, Kluivert juga dihadapkan pada persoalan potensi akumulasi kartu yang menghantui sejumlah pemain inti, termasuk Calvin Verdonk dan Yakob Sayuri.

Yakob mendapat kartu kuning saat laga melawan China, tepatnya di menit ke-62. Kartu ini tentu membuatnya wajib ekstra waspada di laga berikutnya.

Jika kembali mendapat kartu, Yakob bisa absen di putaran keempat, fase yang jauh lebih berat bagi Timnas Indonesia.

Sementara itu, Calvin Verdonk pun tak lepas dari ancaman serupa. Ia telah mengoleksi satu kartu kuning yang didapat saat laga imbang 1-1 melawan Arab Saudi pada Mei 2024 lalu.

Kini, sebagai pilar utama pertahanan Garuda, Verdonk tentu harus menjaga permainannya agar tak kembali menerima hukuman yang dapat membuatnya absen di fase berikutnya.

Secara keseluruhan, selain Verdonk dan Yakob, ada lima pemain Timnas Indonesia yang sudah mengantongi kartu kuning, yakni Nathan Tjoe-A-On, Kevin Diks, dan Jay Idzes.

Kondisi ini membuat Kluivert mesti memutar otak dalam menentukan strategi dan komposisi pemain, khususnya saat melawan Jepang.

Dengan keduanya di lapangan, Timnas Indonesia terlihat lebih stabil dan dinamis di sektor sayap.

Kombinasi mereka juga memungkinkan Indonesia menyerang dari kedua sisi dengan efektif. Tidak ada lagi ketergantungan pada satu sisi lapangan.

Duet ini punya potensi untuk terus berkembang dan menjadi pilar utama Garuda hingga Piala Dunia. Mereka adalah wajah baru pertahanan Indonesia yang modern, cepat, dan penuh semangat.

Menghadapi Jepang yang dikenal punya skuad lebih hebat dan kuat, duet Yakob dan Calvin—jika mereka kembali dipasangkan sejak awal laga—bakal mendapatkan ujian berat sejak menit pertama.

Di sisi lain, keduanya juga dibebani tanggung jawab ekstra agar tidak bermain terlalu emosional yang bisa berujung pada kartu kuning atau bahkan merah.

Keberadaan mereka di putaran keempat sangat vital bagi perjalanan Timnas menuju panggung dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocoran Patrick Kluivert: Banyak Klub Incar Pemain Keturunan Rp4,35 Miliar eks Liga Inggris

Bocoran Patrick Kluivert: Banyak Klub Incar Pemain Keturunan Rp4,35 Miliar eks Liga Inggris

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 14:16 WIB

Gelandang Keturunan Timnas Indonesia 1,87 Meter Semakin Dekat Gabung ke Persija, Dapat Lampu Hijau

Gelandang Keturunan Timnas Indonesia 1,87 Meter Semakin Dekat Gabung ke Persija, Dapat Lampu Hijau

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:58 WIB

Nama Justin Hubner Kok Dielu-elukan di Jepang, Kenapa?

Nama Justin Hubner Kok Dielu-elukan di Jepang, Kenapa?

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:54 WIB

Pemain Keturunan Rp86,91 Miliar Disebut Pelatih Jepang Sebagai Poros Kekuatan Timnas Indonesia

Pemain Keturunan Rp86,91 Miliar Disebut Pelatih Jepang Sebagai Poros Kekuatan Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:52 WIB

Eksklusif dari Jepang: Tokyo Tower Destinasi Favorit Suporter Timnas Indonesia

Eksklusif dari Jepang: Tokyo Tower Destinasi Favorit Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:39 WIB

Pemain Keturunan Rp 17,38 Miliar On Fire! Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Jepang

Pemain Keturunan Rp 17,38 Miliar On Fire! Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Jepang

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:26 WIB

Pemain Keturunan Semarang Rp 86,91 Miliar Incaran Inter Milan Bikin Jepang Was-was

Pemain Keturunan Semarang Rp 86,91 Miliar Incaran Inter Milan Bikin Jepang Was-was

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:11 WIB

Jam Berapa Jepang vs Timnas Indonesia Selasa Hari Ini

Jam Berapa Jepang vs Timnas Indonesia Selasa Hari Ini

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:04 WIB

Membandingkan Kualitas Beckham Putra vs Marselino Ferdinan, Siapa Dipilih Tampil Lawan Jepang?

Membandingkan Kualitas Beckham Putra vs Marselino Ferdinan, Siapa Dipilih Tampil Lawan Jepang?

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 12:52 WIB

3 Pemain Timnas Jepang yang Bisa Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Perlu Diantisipasi

3 Pemain Timnas Jepang yang Bisa Jadi Ancaman Timnas Indonesia, Perlu Diantisipasi

Bola | Selasa, 10 Juni 2025 | 13:49 WIB

Terkini

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

Babak Baru Kasus Gibran Tipu Malaysia: KPK Negeri Jiran Bergerak Telusuri Uang Rp600 M

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Kabur ke Hutan Dua Hari, Dua Pria di Purbalingga Ditangkap dengan Bukti 23.198 Obat Keras

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:15 WIB

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Cara Mencuci Baju yang Terkena Najis dengan Mesin Cuci, Hati-Hati agar Sah Buat Salat Lagi

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:05 WIB

×