Miris Menit Bermain Nathan Tjoe-A-On di Swansea Lebih Singkat dari Masak Mie Instan!

Arief Apriadi

Kamis, 19 Juni 2025 | 07:57 WIB
Miris Menit Bermain Nathan Tjoe-A-On di Swansea Lebih Singkat dari Masak Mie Instan!
Miris Menit Bermain Nathan Tjoe-A-On di Swansea, Lebih Singkat dari Masak Mie! [IG Nathan Tjoe-A-On]

Suara.com - Kisah perjalanan Nathan Tjoe-A-On di Swansea City resmi berakhir dengan catatan yang membuat geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, pemain Timnas Indonesia ini hanya mencatatkan total menit bermain di Championship yang bahkan lebih singkat dari waktu memasak mie instan!

Pada Rabu malam (18/6/2025) waktu Indonesia, Swansea City mengumumkan bahwa mereka telah bersepakat untuk memutus kontrak Nathan lebih awal dari masa berlakunya.

Kontrak pemain keturunan Belanda-Indonesia itu sejatinya baru akan berakhir pada musim panas 2026.

Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On berlatih bersama Swansea City. [Dok. IG/@/nathantjoeaon]
Pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On berlatih bersama Swansea City. [Dok. IG/@/nathantjoeaon]

“Swansea City mengonfirmasi bahwa Nathan Tjoe-A-On telah meninggalkan klub setelah pemutusan kontraknya melalui kesepakatan bersama,” tulis pernyataan resmi klub asal Wales tersebut.

“Pemain internasional Indonesia berusia 23 tahun itu bergabung dengan Swans dari klub Belanda Excelsior pada musim panas 2023, dan masih memiliki sisa kontrak satu tahun yang ditandatanganinya saat tiba di SA1. Kami mendoakan Nathan yang terbaik dalam kariernya di masa depan.”

Sejak kedatangannya, Nathan kesulitan bersaing di skuad utama. Dalam dua musim, ia hanya tampil tiga kali bersama Swansea City—dua di antaranya di ajang Carabao Cup.

Di kompetisi utama Divisi Championship Inggris, Nathan cuma merasakan 2 menit bermain, tepatnya sebagai pemain pengganti dalam laga melawan Preston North End. Ya, hanya 2 menit!

Kesempatan yang minim itu sempat membuat Swansea meminjamkannya ke SC Heerenveen di Liga Belanda pada paruh kedua musim 2023/24.

Tapi nasib serupa menimpanya. Nathan hanya tampil 15 menit dalam empat laga, sebelum akhirnya pulang ke Swansea dan kini resmi berstatus tanpa klub alias free agent.

baca juga

Nathan pun masuk ke dalam daftar pemain diaspora Timnas Indonesia yang saat ini belum memiliki klub, bersama Shayne Pattynama, Thom Haye, Justin Hubner, dan Rafael Struick.

Situasi ini memunculkan diskusi hangat di kalangan pemerhati sepak bola Tanah Air, termasuk dari mantan pelatih Timnas Indonesia U-23, Rahmad Darmawan.

“Kalau saya sih kalau mereka punya kesempatan main di Eropa dan menjadi pemain inti, mereka (harus tetap) di Eropa. Tapi kalau di Eropa juga cuma duduk di bangku cadangan, lebih bagus kamu main di sini (Liga 1),” tegas RD, dikutip dari Antara.

Ia menilai menit bermain adalah komponen vital dalam perkembangan seorang pemain, bahkan lebih penting daripada hanya latihan intensif tanpa pengalaman kompetitif.

“Karena kenapa? Karena menit bermain itu akan sangat bisa mempengaruhi performa seorang atlet menuju penampilan yang jauh membaik, walaupun kompetisinya menurut mereka biasa-biasa saja,” tambah pelatih yang sudah dua kali juara Liga Indonesia itu.

Sorotan terhadap Nathan semakin tajam karena data menunjukkan ia hanya mengoleksi total 127 menit bermain bersama Swansea musim lalu.

Bandingkan dengan Rafael Struick yang hanya mencatatkan 239 menit di 10 pertandingan bersama Brisbane Roar di A-League Australia.

Jika digabungkan, total menit bermain keduanya hanya 366 menit, jauh di bawah Elkan Baggott yang tampil 1.441 menit untuk Blackpool di League One.

Perbandingan ini pun jadi bahan kritik keras dari pengamat sepak bola nasional, Akmal Marhali.

“Dia (Kluivert) awalnya datang ke Indonesia menjadi pelatih menyatakan bahwa akan memberikan kesempatan kepada pemain yang punya jam terbang,” kata Akmal dalam sebuah program televisi.

“Tapi faktanya kan, di antara sekian pemain diaspora, yang tidak dibawa kan cuma dua, (Ragnar) Oratmangoen karena sedang sakit, yang kedua adalah Elkan Baggott karena masalah teknis.”

Akmal bahkan menyebut performa pemain lokal seperti Marc Klok, Beckham Putra, dan Adam Alis lebih layak mendapat tempat karena tampil konsisten dan reguler di Liga 1.

Situasi ini menimbulkan sinyal bahwa para pemain diaspora mungkin perlu mempertimbangkan kembali Liga 1 sebagai tempat berkembang.

Apalagi, beberapa klub tanah air kini mulai membuka pintu bagi mereka.

Nathan Tjoe-A-On kabarnya masuk dalam radar Bhayangkara Presisi Lampung FC, klub promosi Liga 1 musim ini.

Thom Haye dirumorkan menjajaki peluang dengan Persija Jakarta, sementara Rafael Struick disebut-sebut sedang dalam pembicaraan dengan Bali United.

“Jadi saya setuju bahwa pemain itu sangat penting adalah di dalam proses latihan yang dilakukan, dia harus ada pertandingan yang dia buat, yang dia berikan kepada timnya. Sehingga nanti dia akan juga bisa optimal, enggak cuma latihan aja,” tutup RD.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Pelatih Baru Ajax Amsterdam Belajar Bahasa Indonesia

Cerita Pelatih Baru Ajax Amsterdam Belajar Bahasa Indonesia

Bola | Kamis, 19 Juni 2025 | 07:43 WIB

Kabar Buruk dari Inggris, Swansea City Depak Nathan Tjoe-A-On

Kabar Buruk dari Inggris, Swansea City Depak Nathan Tjoe-A-On

Bola | Kamis, 19 Juni 2025 | 07:32 WIB

Bukan Shin Tae-yong! China Tunjuk Eks Pelatih Marko Simic sebagai Caretaker

Bukan Shin Tae-yong! China Tunjuk Eks Pelatih Marko Simic sebagai Caretaker

Bola | Kamis, 19 Juni 2025 | 02:11 WIB

Media Vietnam: Komposisi Pemain Timnas Indonesia U-23 Aneh!

Media Vietnam: Komposisi Pemain Timnas Indonesia U-23 Aneh!

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 21:24 WIB

Baru Dipanggil ke Timnas Indonesia U-23, Pemain Rp 1,30 Miliar Langsung Dapat Hadiah

Baru Dipanggil ke Timnas Indonesia U-23, Pemain Rp 1,30 Miliar Langsung Dapat Hadiah

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 21:07 WIB

Tak Sekadar Pemain, Kevin Diks Berpeluang Dapat Posisi Penting Ini di Monchengladbach

Tak Sekadar Pemain, Kevin Diks Berpeluang Dapat Posisi Penting Ini di Monchengladbach

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:44 WIB

Dirumorkan ke Liga 1, Jordi Amat Dirayu Suporter Persija dan Persib, Pilih Mana?

Dirumorkan ke Liga 1, Jordi Amat Dirayu Suporter Persija dan Persib, Pilih Mana?

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:21 WIB

10 Timnas Paling Populer di Instagram, Indonesia Ungguli Jerman hingga Spanyol

10 Timnas Paling Populer di Instagram, Indonesia Ungguli Jerman hingga Spanyol

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:50 WIB

Jay Idzes Tertinggi, 5 Pemain Termahal di Timnas Indonesia per Juni 2025

Jay Idzes Tertinggi, 5 Pemain Termahal di Timnas Indonesia per Juni 2025

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:05 WIB

Bukan Kaleng-kaleng! Deretan Pemain Liga 1 Punya Jam Terbang Tinggi di Timnas Indonesia U-23

Bukan Kaleng-kaleng! Deretan Pemain Liga 1 Punya Jam Terbang Tinggi di Timnas Indonesia U-23

Bola | Rabu, 18 Juni 2025 | 18:32 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×