Pemain Naturalisasi Era Iwan Bule Pamit usai Jarang Main: Terima Kasih Bos

Arief Apriadi

Jum'at, 20 Juni 2025 | 08:25 WIB
Pemain Naturalisasi Era Iwan Bule Pamit usai Jarang Main: Terima Kasih Bos
Bek naturalisasi Timnas Indonesia era Mochamad Iriawan, Jordi Amat pamit dari JDT. [Dok. IG/@jordiamat5]

Suara.com - Bek veteran Timnas Indonesia, Jordi Amat tidak mendapatkan menit bermain yang signifikan di musim terakhirnya bersama klub Malaysia, Johor Darul Tazim (JDT). Bek naturalisasi Timnas Indonesia era Mochamad Iriawan itu pun pamit.

Ya, Jordi Amat menjadi satu dari 10 pemain yang dilepas JDT akhir musim ini bersama nama-nama besar salah satunya eks Real Madrid, Jesse Rodriguez.

Menyitat Transfermarkt, pemain keturunan Spanyol yang kontraknya memang habis akhir musim ini, sudah tak menjadi bek reguler di klub raksasa Malaysia tersebut.

3 Dampak Negatif Jordi Amat Jika Gabung Persija Jakarta, No.3 Krusial. [Dok. IG Jordi Amat]
Bek veteran Timnas Indonesia, Jordi Amat meninggalkan Johor Darul Tazim (JDT) dengan bergelimang gelar juara. Tercatat, bek berdarah Indonesia-Spanyol itu meraih tujuh trofi dari Liga Super Malaysia, Piala FA Malaysia, Piala Super Malaysia hingga Piala Malaysia. [Dok. IG Jordi Amat]

Amat memang masih mampu mencatatkan 25 penampilan di berbagai kompetisi musim ini, tetapi mulai kehilangan tempat di mana dia 17 kali tak masuk skuad dengan 11 diantaranya karena cedera.

Di Liga Champions Asia musim ini pun, Amat tercatat cuma bermain empat kali. Dia sekali absen karena cedera dan lima laga cuma menjadi penghangat bangku cadangan.

Dalam pesan tulusnya, Amat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanannya di JDT.

Potret Jordi Amat. (instagram.com/@jordiamat5)
Bek veteran Timnas Indonesia, Jordi Amat meninggalkan Johor Darul Tazim (JDT) dengan bergelimang gelar juara. Tercatat, bek berdarah Indonesia-Spanyol itu meraih tujuh trofi dari Liga Super Malaysia, Piala FA Malaysia, Piala Super Malaysia hingga Piala Malaysia. (instagram.com/@jordiamat5)

“Pertama sekali, saya mahu berterima kasih kepada penyokong yang sentiasa bersama kita sepanjang detik sukar dan meraikan detik yang membanggakan,” tulisnya.

Ia juga menyebut pentingnya kontribusi staf teknikal, fisioterapis, koki, hingga rekan setim yang membantunya tampil maksimal selama membela JDT.

Secara khusus, Amat memberikan penghormatan kepada pemilik klub, Tunku Mahkota Ismail, yang disebut sebagai sosok yang berjasa besar dalam mengangkat performanya.

baca juga

“Juga kepada Bos (Tunku Ismail) yang percayakan saya dan membantu saya untuk menonjolkan prestasi terbaik saya,” ucapnya menutup kalimat penuh makna.

Meski sempat dikabarkan bakal kembali ke Eropa, masa depan Amat justru mengarah kuat ke Indonesia dalam waktu dekat.

Persija Jakarta dilaporkan menjadi klub terdepan yang ingin meminang eks bek Swansea City tersebut untuk memperkuat lini belakang.

Tak hanya Amat, Persija juga dikabarkan tengah memburu tandem impian di lini tengah, Thom Haye, guna memperkuat skuad musim 2025/26.

Langkah ini dinilai sebagai bagian dari ambisi besar Macan Kemayoran untuk bangkit dan bersaing memperebutkan gelar Liga 1.

Bagi Amat, kepindahan ke Indonesia akan membuka babak baru bersama Timnas dan klub lokal setelah menimba pengalaman di Asia Tenggara.

Amat merupakan salah satu dari empat pemain keturunan yang dinaturalisasi di era PSSI pimpinan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Dia resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada 17 November 2022.

Saat itu, Jordi Amat dinaturalisasi bersama bek sayap Sandy Walsh. Sementara Shayne Pattynama menyusul pada 24 Januari 2023.

Satu pemain keturunan lain yang juga dinaturalisasi di era Iwan Bule adalah Marc Klok. Gelandang Persib Bandung itu sah bisa membela Timnas Indonesia pada 2020.

Jordi Amat sendiri meninggalkan JDT dengan kepala tegak, penuh rasa syukur, dan sambutan hangat dari para suporter Malaysia.

Bersama JDT, Amat diketahui bergelimang gelar juara. Dia tercatat dua kali menjuarai Liga Super Malaysia (2022/2023, 2024/2025), dua kali Piala FA Malaysia (2022/2023, 2024/2025), Piala Super Malaysia (2022/2023) dan Piala Malaysia (2022, 2025).

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik 8 Kali Lipat, Harga Pasar Pemain Keturunan Sebelum dan Setelah Debut di Timnas Indonesia

Naik 8 Kali Lipat, Harga Pasar Pemain Keturunan Sebelum dan Setelah Debut di Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 20 Juni 2025 | 08:17 WIB

Belum Selesai! Jay Idzes Kembali Cetak Rekor Gila di Liga Top Eropa

Belum Selesai! Jay Idzes Kembali Cetak Rekor Gila di Liga Top Eropa

Bola | Jum'at, 20 Juni 2025 | 07:24 WIB

Pernah Dididik Shin Tae-yong, Kini Dipanggil Gerald Vanenburg, Bomber Persis Ucap Hal Ini

Pernah Dididik Shin Tae-yong, Kini Dipanggil Gerald Vanenburg, Bomber Persis Ucap Hal Ini

Bola | Kamis, 19 Juni 2025 | 18:39 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×