RESMI! 18 Markas Klub BRI Super League 2025/2026: Dari JIS hingga Stadion Kie Raha

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 19 Juli 2025 | 19:51 WIB
RESMI! 18 Markas Klub BRI Super League 2025/2026: Dari JIS hingga Stadion Kie Raha
Foto udara simpatisan capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar saat memasuki lokasi kampanye akbar di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta, Sabtu (10/2/2024). (ANTARA FOTO/ Erlangga Bregas Prakoso).

Suara.com - 18 Markas Klub BRI Super League 2025/2026. Super League Indonesia musim 2025/2026 akan segera dimulai dan menandai transformasi kompetisi dari Liga 1 ke format baru.

Perubahan ini membawa semangat baru bagi klub-klub peserta dan memperkuat identitas mereka lewat markas masing-masing.

Stadion klub Liga 1 menjadi sorotan karena tak hanya sekadar venue pertandingan, tetapi juga simbol eksistensi, sejarah, dan ambisi.

Beberapa stadion mengalami renovasi besar, bahkan ada yang berpindah kota demi menghadirkan markas klub sepak bola yang layak dan strategis.

Inilah stadion-stadion yang akan menjadi markas tim-tim Super League musim 2025/2026:

1. Persija Jakarta – Jakarta International Stadium (Jakarta, ±82.000)

Jakarta International Stadium (JIS) merupakan stadion megah yang terletak di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dibuka pada 2022, JIS menjadi stadion terbesar di Indonesia dengan kapasitas sekira 82.000 penonton. Fasilitas canggih seperti atap buka-tutup dan rumput hybrid menjadikannya satu dari sedikit stadion kelas dunia di Asia Tenggara.

Stadion ini merupakan salah satu stadion yang dipakai untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-17 pada 2023. Pada musim 2024/2025, Persija sempat beberapa kali kesulitan menggunakan JIS akibat jadwal pertandingan Macan Kemayoran bentrok dengan kegiatan-kegiatan lain yang juga diselenggarakan di stadion ini. Namun sebelum liga musim 2025/2026 bergulir, Pemerintah Provinsi dan Gubernur Jakarta Pramono Anung telah menjamin akan memudahkan Persija bermarkas di JIS.

2. Persib Bandung – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (Bandung, ±38.000)

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) adalah salah satu ikon olahraga Kota Bandung yang diresmikan pada 2013. Dengan kapasitas sekitar 38.000 penonton, stadion milik Pemerintah Kota Bandung ini telah menjalani proses perjanjian kerja sama untuk dikelola Persib melalui PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) selama 30 tahun ke depan.

Tim Maung Bandung sempat berpindah-pindah markas akibat perbaikan dan izin keamanan. Bahkan saat mereka memenangi final leg kedua Liga 1 musim lalu, Persib meraihnya di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Namun kini GBLA menjadi markas permanen Maung Bandung.

3. Persebaya Surabaya – Stadion Gelora Bung Tomo (Surabaya, ±46.800)

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) adalah kandang kebanggaan Persebaya Surabaya yang terletak di kawasan Benowo, Surabaya Barat. Dibangun pada rentang 2008 hingga 2010, GBT memiliki kapasitas hampir 47.000 penonton dan menjadi salah satu stadion terbesar di Indonesia.

Stadion ini direnovasi besar-besaran menjelang Piala Dunia U-20 (yang batal digelar di Indonesia), termasuk perbaikan rumput, tribun, dan pencahayaan.

Meski Piala Dunia U-20 batal diselenggarakan di Indonesia, stadion ini juga tetap dijadikan sebagai salah satu stadion untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17 pada 2023.

4. Arema FC – Stadion Kanjuruhan (Malang, ±21.600)

Stadion Kanjuruhan adalah markas Arema FC yang terletak di Kabupaten Malang. Tragedi kelam sempat terjadi di stadion ini pada Oktober 2022, namun setelah itu stadion ini direnovasi besar-besaran untuk mendukung sisi keselamatan dan kenyamanan para penonton.

Setelah proses renovasi dan audit keselamatan yang ketat, kapasitas stadion kini dikurangi menjadi sekira 21.600 tempat duduk dengan sistem semua menggunakan bangku dan penghilangan tribun berdiri. Meski kapasitas turun, kualitas dan keamanan meningkat drastis.

Arema FC pun kembali ke rumah lamanya dengan semangat baru untuk musim 2025/2026.

5. Bali United – Stadion Kapten I Wayan Dipta (Gianyar, Bali, ±18.000)

Stadion Kapten I Wayan Dipta adalah markas Bali United sejak klub ini berdiri pada 2015. Terletak di Gianyar, stadion ini memiliki kapasitas sekira 18.000 penonton dan sudah beberapa kali direnovasi untuk memenuhi standar AFC.

Bali United menjadikan stadion ini sebagai simbol keberhasilan klub profesional modern. Selain digunakan untuk Liga 1, stadion ini juga pernah menggelar pertandingan Piala AFC. Saat para semeton Dewata memenuhi Stadion I Wayan Dipta, maka suasana stadion menjadi sangat membara dan membakar semangat juang para Serdadu Tridatu.

6. Borneo FC Samarinda – Stadion Segiri (Samarinda, ±13.000)

Stadion Segiri adalah stadion bersejarah yang menjadi markas Borneo FC sejak klub ini berdiri. Terletak di pusat kota Samarinda, Kalimantan Timur, stadion ini berkapasitas sekira 13.000 penonton dan telah berdiri sejak 1972.

Meski kapasitasnya tergolong kecil, Segiri sangat terkenal karena kekuatan dukungan dari Pusamania, suporter fanatik Borneo FC. Dengan Borneo FC menjadi satu-satunya wakil Pulau Kalimantan di Super League 2025/2026, maka magis seluruh Kalimantan akan tersedot ke stadion lawas ini saat Pesut Etam memainkan laga-laga kandangnya.

7. Bhayangkara Presisi Indonesia FC – Stadion Sumpah Pemuda (Bandar Lampung, ±25.000)

Bhayangkara Presisi Indonesia yang berhasil promosi ke strata teratas sepak bola Indonesia pada musim lalu, memilih untuk hijrah ke Bandar Lampung. Sebagai kandangnya, The Guardians memilih Stadion Sumpah Pemuda berkapasitas sekira 25.000 penonton.

Kepindahan Bhayangkara ke Lampung merupakan bagian dari rebranding dan pendekatan klub ke wilayah yang belum memiliki tim sepak bola di strata elit. Dengan nama baru Bhayangkara Presisi Indonesia FC dan markas di Lampung, klub ini berharap membangun basis suporter baru serta menjadikan stadion ini sebagai rumah jangka panjang.

8. Dewa United FC – Banten International Stadium (Serang, ±30.000)

Sebagaimana Bhayangkara, Dewa United pun menjadi salah satu klub Super League yang memilih untuk berpindah markas pada musim 2025/2026. Setelah pada musim-musim sebelumnya mereka kerap berbagi kandang dengan Persita Tangerang di Indomilk Arena, kali ini Dewa memilih bergeser.

Dewa memilih untuk pindah ke Banten International Stadium (BIS). Stadion yang sempat terabaikan karena tidak ada tim penyewa itu, kini seolah memiliki darah baru dengan kehadiran Anak Dewa. Terlebih, Dewa mengakhiri musim 2024/2025 di posisi kedua dan telah menghadirkan banyak pemain papan atas untuk melengkapi skuadnya.

9. Madura United FC – Stadion Gelora Ratu Pamelingan (Pamekasan, ±13.500)

Stadion Gelora Ratu Pamelingan merupakan kandang Madura United yang berlokasi di Kabupaten Pamekasan. Dengan kapasitas sekitar 13.500 penonton, stadion ini menjadi pusat sepak bola di Pulau Madura sejak klub ini resmi berdiri pada 2016.

Sebelum digunakan oleh Madura United, stadion ini sempat menjadi markas Persepam Pamekasan. Sejak era Liga 1, Madura United memanfaatkannya sebagai kandang utama dengan dukungan luar biasa dari Laskar Sakera. Madura pernah pindah ke Stadion Gelora Bangkalan pada musim 2024/2025, namun kini mereka telah kembali ke markas sendiri.

10. Malut United FC – Stadion Gelora Kie Raha (Ternate, ±15.000)

Stadion Gelora Kie Raha terletak di Ternate dan menjadi markas utama Malut United FC yang promosi ke Liga 1 musim 2025/2026. Kapasitasnya sekira 15.000 penonton dan menjadi stadion kebanggaan masyarakat Maluku Utara.

Malut United pada musim pertamanya berlaga di kompetisi strata tertinggi Indonesia pernah menggunakan Stadion Madya, Jakarta, sebagai kandang. Kini Stadion Kie Raha yang juga pernah menjadi markas Persiter Ternate menjadi rumah Malut United.

Kehadiran Malut United di Super League menjadi momen bersejarah karena menghadirkan kembali wakil Indonesia Timur dari kepulauan ke kasta tertinggi. Meski stadion ini masih dalam tahap pembenahan fasilitas, semangat lokal dan antusiasme warga Ternate dan sekitarnya menjadi kekuatan tersendiri bagi klub ini.

11. Persijap Jepara – Stadion Gelora Bumi Kartini (Jepara, ±8.570)

Terletak di pesisir Utara Jawa Tengah, Kabupaten Jepara, Stadion Gelora Bumi Kartini akan kembali menjadi panggung sepak bola kasta tertinggi di Indonesia mulai musim 2025/2026. Stadion ini merupakan stadion bersejarah yang telah digunakan sejak Persijap masih berlaga di Divisi Utama.

Dengan hanya berkapasitas sekira 8.750 penonton, stadion ini berkapasitas kecil dibandingkan markas klub-klub Super League lainnya. Meski demikian, dapat dipastikan kelompok-kelompok suporter Persijap yakni Jetman dan Banaspati akan selalu membakar semangat skuad Laskar Kalinyamat.

12. Persik Kediri – Stadion Brawijaya (Kediri, ±10.000–20.000)

Stadion Brawijaya adalah markas klasik Persik Kediri yang sudah digunakan sejak era kejayaan Macan Putih pada awal 2000-an, termasuk saat mereka menjuarai Liga Indonesia dan bertarung di Liga Champions Asia. Kapasitasnya bervariasi antara 10.000 hingga 20.000 karena belum sepenuhnya berkonsep all-seater.

Infrastruktur dan pencahayaan stadion ini sempat diperbaiki demi memenuhi standar kompetisi modern. Menyambut Super League 2025/2026, di Stadion Brawijaya juga akan ada beberapa renovasi ringan demi kenyamanan tim dan penonton.

Meski tidak besar, atmosfer yang dihasilkan oleh Persikmania di stadion ini membuat Brawijaya menjadi salah satu kandang yang sulit ditaklukkan di kompetisi elit sepak bola Indonesia.

13. Persis Solo – Stadion Manahan (Surakarta, ±20.000)

Stadion Manahan adalah salah satu stadion paling modern di Indonesia setelah direnovasi total pada 2020. Terletak di Surakarta, stadion ini memiliki kapasitas sekitar 20.000 penonton dan sudah mengadopsi konsep single-seat penuh.

Selain menjadi kandang Persis Solo, Manahan juga beberapa kali digunakan sebagai arena netral untuk pertandingan tim nasional maupun turnamen pramusim. Bahkan stadion ini juga merupakan tempat berlangsungnya final Piala Dunia U-17 2023, yang dimenangi oleh timnas Jerman melalui adu penalti.

Sempat menjadi kandang Persijatim, Solo FC, dan Pelita Solo, kini stadion yang diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 1998 itu kembali menjadi milik tim asli Surakarta, Persis Solo.

14. Persita Tangerang – Stadion Sport Center Kelapa Dua (Tangerang, ±30.000)

Stadion Sport Center Kelapa Dua, atau dikenal juga dengan nama Indomilk Arena, adalah markas Persita Tangerang yang berada di Kabupaten Tangerang. Kapasitas stadion ini sekira 15.000 dan menjadi salah satu stadion dengan fasilitas modern.

Stadion ini dibangun pada 2014 dan sempat menggunakan nama Stadion Benteng Taruna. Pendekar Cisadane menjadi pengguna Stadion Sport Center Kelapa Dua sejak mereka masih berlaga di Liga 2 pada 2018.

15. PSBS Biak – Stadion Maguwoharjo (Sleman, ±20.000–40.000)

PSBS Biak telah mendaftarkan Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, untuk menjadi kandang mereka saat menjalani Super League musim 2025/2026. Hal itu dilakukan karena markas mereka, Stadion Cendrawasih, yang terletak di Biak Numfor, belum memenuhi standar untuk menjadi tempat pertandingan kompetisi yang diatur Super League.

Hal ini bukan sesuatu yang baru bagi PSBS, sebab pada musim 2024/2025, mereka juga pernah menjadi tim musafir dengan berkandang di Stadion Kapten I Wayan Dipta, dan Stadion Papua Bangkit. Dengan demikian pada Super League 2025/2026, untuk 17 pertandingan kandang, Stadion Maguwoharjo tidak akan menjadi tempat pemilik aslinya, PSS Sleman.

16. PSIM Yogyakarta – Stadion Maguwoharjo (Sleman, ±20.000-40.000)

PSIM Yogyakarta juga akan menggunakan Stadion Maguwoharjo sebagai kandang sementara karena Stadion Mandala Krida belum memenuhi standar Super League, terutama soal pencahayaan dan infrastruktur pendukung. Ini membuat DIY menjadi salah satu provinsi paling padat tim kasta tertinggi.

Secara lokasi, Stadion Maguwoharjo yang berada di Sleman agak berjarak dari basis penggemar PSIM yang berasal dari pusat kota Yogyakarta. Meski demikian, Barajamusti dipastikan akan tetap memadati Maguwoharjo, terutama pada musim pertama mereka kembali ke kompetisi strata tertinggi.

Dalam beberapa pemberitaan, PSIM juga disebut akan mempercepat pengerjaan renovasi di Stadion Mandala Krida, sehingga dapat kembali ke markas legendaris mereka itu.

17. PSM Makassar – Stadion Gelora BJ Habibie (Parepare, ±8.000)

Secara lokasi, PSM Makassar saat ini tidak berkandang di Kota Makassar, namun justru memiliki home base di Kota Parepare. Stadion yang namanya diambil dari nama mantan Presiden Republik Indonesia itu menjadi kandang PSM sejak musim 2022/2023 karena tidak ada stadion yang layak untuk menjadi markas tim kompetisi tertinggi di Makassar.

Stadion Gelora BJ Habibie hanya berkapasitas sekira 8.000 penonton. Meski kecil, stadion ini dapat menghadirkan suasana yang hidup karena jarak tribun dengan lapangan cukup dekat.

18. Semen Padang FC – Stadion Haji Agus Salim (Padang, ±11.000)

Stadion Haji Agus Salim adalah kandang legendaris Semen Padang yang dibangun pada 1983. Stadion ini memiliki kapasitas sekitar 11.000 penonton dan pernah menjadi salah satu stadion terbaik di Sumatera Barat.

Stadion ini sempat rusak berat akibat gempa pada 2009. Namun setelah itu PT Semen Padang telah merenovasinya sehingga layak untuk menggelar pertandingan Liga 1. Stadion Haji Agus Salim secara hukum dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, namun saat ini dialihkan ke Pemerintah Kota Padang dengan sistem Pinjam Pakai.

Sebagai salah satu kekuatan lama eks kompetisi Galatama, Semen Padang akan selalu mendapat dukungan dari The Kmers dan Spartacks di Stadion Haji Agus Salim yang sangat rindu melihat tim pujaannya meraih prestasi tertinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI Minta Hanya 7 Pemain Asing, Regulasi 11 Pemain di Super League Batal?

PSSI Minta Hanya 7 Pemain Asing, Regulasi 11 Pemain di Super League Batal?

Your Say | Jum'at, 18 Juli 2025 | 16:45 WIB

5 Pemain Keturunan Ini Putuskan Pindah ke Liga 1 di Usia Muda, Struick dan Raven Terbaru

5 Pemain Keturunan Ini Putuskan Pindah ke Liga 1 di Usia Muda, Struick dan Raven Terbaru

Bola | Jum'at, 18 Juli 2025 | 20:05 WIB

Terkini

Usai Sedekade Juara Premier League, Leicester City Kini Degradasi ke Kasta Tiga Liga Inggris

Usai Sedekade Juara Premier League, Leicester City Kini Degradasi ke Kasta Tiga Liga Inggris

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 10:28 WIB

11 Laga Cuma 1 Menang, PSIM di Ujung Tanduk Jelang Duel Lawan Persija Sore Ini

11 Laga Cuma 1 Menang, PSIM di Ujung Tanduk Jelang Duel Lawan Persija Sore Ini

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 10:27 WIB

Bangkit atau Tertinggal, Chelsea Dituntut Menang Saat Hadapi Brighton

Bangkit atau Tertinggal, Chelsea Dituntut Menang Saat Hadapi Brighton

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 10:21 WIB

Rodri Dipastikan Absen saat Melawan Burnley

Rodri Dipastikan Absen saat Melawan Burnley

Bola | Rabu, 22 April 2026 | 10:17 WIB

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Beda Haluan dengan Sepak Bola, Futsal Indonesia Tegas Tolak Naturalisasi demi Produk Lokal.

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:49 WIB

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Pemain yang Diincar PSG ini Tolak Tawaran Timnas, Indonesia, Padahal Diminta Ibunya

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:17 WIB

Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI

Fadly Alberto Siap Terima Sanksi Tegas dari Komite Disiplin PSSI

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:05 WIB

Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng

Cerita Legenda Barcelona di Jakarta: Blusukan ke Kota Tua, Terpesona Wayang dan Topeng

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 22:05 WIB

Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders

Persib Bandung Ditahan Dewa United, Ini Respon Santai Eliano Reijnders

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 21:51 WIB

Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan

Elkan Baggott dan 2 Pemain Abroad Lain yang Bisa Main di Liga Elite Eropa Musim Depan

Bola | Selasa, 21 April 2026 | 21:46 WIB