3 Dampak Positif Nathan Tjoe-A-On Lolos dari Jerat Super League dan Tetap di Eropa

Arief Apriadi

Selasa, 22 Juli 2025 | 07:30 WIB
3 Dampak Positif Nathan Tjoe-A-On Lolos dari Jerat Super League dan Tetap di Eropa
Pemain Keturunan Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, kembali menjadi sorotan setelah dipastikan bergabung dengan klub Belanda, Willem II Tilburg. (IG Nathan Tjoe-A-ON)

Suara.com - Nathan Tjoe-A-On mengalami drama transfer yang cukup panjang sejak dilepas Swansea City pada Juni 2025.

Bek sayap Timnas Indonesia itu sempat dikaitkan dengan Lyngby Boldklub di Denmark. Nathan Tjoe-A-On dikabarkan akan menandatangani kontrak dua tahun pada pertengahan Juli. Namun, transfer ini justru batal.

Nathan Tjoe-A-On juga disebut masuk radar beberapa klub promosi Eredivisie seperti Telstar, yang sedang mencari bek kiri baru.

Pemain Keturunan Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, kembali menjadi sorotan setelah dipastikan bergabung dengan klub Belanda, Willem II Tilburg. (IG Nathan Tjoe-A-ON)
Pemain Keturunan Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, kembali menjadi sorotan setelah dipastikan bergabung dengan klub Belanda, Willem II Tilburg. (IG Nathan Tjoe-A-ON)

Bhayangkara FC bahkan sempat menyatakan ketertarikan—memperlihatkan bahwa opsi pindah ke Liga 1 terbuka lebar.

Tetapi akhirnya Nathan memilih jalur Eropa. Ia resmi bergabung dengan Willem II, klub kasta kedua Liga Belanda.

Langkah ini menjadi titik baru dalam kariernya setelah di Swansea dan peminjaman ke Heerenveen tidak memberi menit bermain memadai.

Keputusan tetap di Eropa, meskipun di divisi bawah, merupakan pilihan yang menunjukkan ambisi mempertahankan level profesional dan pengembangan karier jangka panjang.

Nathan tetap menjaga eksposur di benua yang menjadikannya dikenal sejak awal debutnya.

Pemain Keturunan Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, kembali menjadi sorotan setelah dipastikan bergabung dengan klub Belanda, Willem II Tilburg. (IG Nathan Tjoe-A-ON)
Pemain Keturunan Indonesia, Nathan Tjoe-A-On, kembali menjadi sorotan setelah dipastikan bergabung dengan klub Belanda, Willem II Tilburg. (IG Nathan Tjoe-A-ON)

Sebagai pemain bertahan yang bisa dimainkan sebagai bek kiri atau gelandang bertahan, Nathan memiliki fleksibilitas posisi yang tinggi.

baca juga

Hal ini membuat dia tetap relevan di lingkungan sepak bola Belanda yang menghargai teknik dan penguasaan bola.

Berikut dampak positif Nathan Tjoe-A-On bertahan bermain di Eropa.

1. Menjaga Eksposur Internasional dan Profesionalisme

Bermain di Eropa, meskipun bukan di liga utama, tetap menjaga eksposur Nathan terhadap skala kompetisi yang lebih maju.

Di Belanda, gaya permainan modern tetap dijalani oleh klub-klub kasta kedua seperti Willem II, dengan tempo yang lebih cepat dan teknis.

Eksposur ini jauh lebih berharga ketimbang bermain di Liga 1, yang kualitas kompetisinya jauh di bawah rata-rata Eropa.

Apalagi Nathan sudah pernah bermain di Eredivisie bersama Excelsior dan dipinjam ke Heerenveen—meskipun tidak banyak waktu bermain, ia tahu standar minimal yang dibutuhkan.

Dengan tetap di Eropa, Nathan memberi sinyal bahwa ia tidak menyerah pada impian kembali ke liga utama: tetap relevan dalam radar klub-klub profesional di benua itu.

2. Pengembangan Teknik dan Mental

Secara mental, ia tetap hidup dalam atmosfer kompetitif Eropa, yang menuntut kedisiplinan dan adaptasi cepat.

Mentalitas ini menjadi nilai tambah besar ketika Nathan tampil untuk Timnas Indonesia atau diminati kembali oleh klub lain nantinya.

Secara teknik, dengan bergabung ke Willem II, Nathan akan tetap berada di level Eropa secara konsisten.

Aspek teknis seperti positioning, reaksi terhadap situasi serangan balik, dan distribusi bola akan terus diasah.

Ini sangat berguna mengingat Nathan adalah salah satu bek alami yang menguasai kedua fase: defensif dan progresi bola.

3. Nilai Tambah dalam Jalur Karier Timnas dan Diaspora

Dengan tetap di Eropa, Nathan bisa mempertahankan statusnya sebagai bagian Timnas Indonesia, mengingat persaingan di sektor bek kiri kian ketat.

Keberadaan di lingkungan Eropa membuat Patrick Kluivert akan tetap mengamati performanya.

Jika ia tampil bagus di Willem II, nilai pasarnya bisa meningkat, dan membuka pintu kesempatan lain.

Ini juga menjadi contoh bagi pemain keturunan muda lainnya: bahwa melanjutkan karier di Eropa, meski di kasta kedua, bukan tanda kemunduran, melainkan komitmen profesional yang punya potensi kembali naik.

Kontributor: Aditia Rizki

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nathan Tjoe-A-On Dikontrak 2 Tahun Klub Gagal Eredivisie, Willem II Tilburg

Nathan Tjoe-A-On Dikontrak 2 Tahun Klub Gagal Eredivisie, Willem II Tilburg

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 06:27 WIB

Here We Go! Nathan Tjoe-A-On Resmi Gabung Willem II Tilburg

Here We Go! Nathan Tjoe-A-On Resmi Gabung Willem II Tilburg

Bola | Selasa, 22 Juli 2025 | 06:11 WIB

3 Pemain Keturunan yang Punya Harga Pasar Lebih Rp200 Miliar, Bisa Bela Timnas Indonesia?

3 Pemain Keturunan yang Punya Harga Pasar Lebih Rp200 Miliar, Bisa Bela Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 21 Juli 2025 | 18:56 WIB

Terkini

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

Pengawasan BPOM Dinilai Lemah, Kasus Ikan Asin Disemprot Baygon Picu Reaksi Keras DPR

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:38 WIB

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

MUI: Imam Mahdi Bangkalan Sesat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Harga Samsung Galaxy S26 Ultra Bisa Rp489 Ribuan per Bulan, Ini Syaratnya

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

BSU 2026 Cair Berapa Kali? Ini Ketentuan Penyalurannya Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:31 WIB

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

I Built a Rocket Ship: Merangkai Kenangan untuk Seseorang yang Telah Pergi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Bukan Cuma Minuman Hits, 5 Toner Matcha Korea Ini Bisa Atasi Pori-pori dan Jerawat

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

Jelang Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim: Alhamdulillah

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:27 WIB

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Ancam Hukuman 15 Tahun Penjara, Polisi Bekuk Pelaku Pembacokan Acak Suporter Persib di Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:26 WIB

×