Bola Panas Dugaan Kecurangan Malaysia, FIFA Jatuhi Hukuman? AFC Geleng-geleng

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 23 Juli 2025 | 17:52 WIB
Bola Panas Dugaan Kecurangan Malaysia, FIFA Jatuhi Hukuman? AFC Geleng-geleng
Sekretaris Jenderal Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) Windsor John menyampaikan sambutan pembukaannya selama pengundian resmi turnamen Liga Champions Asia 2020 untuk babak penyisihan grup di kantor pusat AFC di Kuala Lumpur pada 10 Desember 2019. Mohd RASFAN AFP.

Suara.com - Perwakilan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) cuma bisa geleng-geleng tidak tahu terkait isu FIFA bakal memberikan hukuman untuk tim nasional Malaysia.

Ini setelah adanya dugaan kecurangan naturalisasi pemain yang dilakukan Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Media Malaysia, New Straits Times, menuliskan dalam artikelnya mengenai tuduhan yang dilayangkan pengamat sepak bola Indonesia, Justinus Lhaksana, dalam kanal YouTube HY Sport.

"Justin menuding Malaysia memakai pemain dengan 'garis keturunan yang direkayasa' dan mengklaim FIFA bisa menjatuhkan sanksi, termasuk kemungkinan skorsing hingga tahun 2027," tulis New Straits Times.

Coach Justinus Lhaksana (YouTube Sportify Indonesia)
Coach Justinus Lhaksana (YouTube Sportify Indonesia)

"Namun hingga saat ini, baik FIFA maupun AFC tidak mengeluarkan konfirmasi resmi apa pun," sambungnya.

Sekjen AFC, Datuk Seri Windsor John, merespons isu tersebut termasuk kabar yang menyebut Malaysia bakal di banned oleh FIFA.

Dijelaskan oleh Datuk, AFC sama sekali tidak mengurus dokumen naturalisasi seorang pemain. Semua menjadi kewenangan FIFA.

"Kami tidak mendapat informasi apa pun soal skorsing. Lagipula, FAM pasti akan tahu lebih dulu sebelum siapa pun," ujar Datuk Seri Windsor Paul dilansir dari New Straits Times.

"AFC tidak memiliki informasi mengenai hal itu, karena urusan seperti ini sepenuhnya berada di bawah wewenang FIFA," katanya menambahkan.

baca juga

Adapun Malaysia telah menaturalisasi tujuh pemain kelahiran Argentina, Spanyol, dan Portugal dalam beberapa waktu terakhir.

Mereka meliputi Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Rodrigo Holgado, Gabriel Palmero, dan Imanol Machuca.

Asal-usul ketujuh pemain itu sempat diragukan oleh netizen, termasuk dari Malaysia dan Indonesia, mengingat minimnya histori diaspora Negeri Jiran di tiga negara itu.

Proyek naturalisasi Malaysia memang sedang dilakukan demi mendongkrak prestasi Harimau Malaya. Termasuk mengejar ketertinggalan dari Timnas Indonesia.

Gelandang naturalisasi Malaysia, Paulo Josue (Dok. FAM)
Gelandang naturalisasi Malaysia, Paulo Josue (Dok. FAM)

FAM juga tengah fokus membentuk skuad ideal demi mempersiapkan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Malaysia diketahui lolos ke fase ini untuk pertama kalinya dalam sejarah, dan proyek naturalisasi masif ini menjadi salah satu jalan pintas demi mengangkat kualitas skuad.

Langkah agresif FAM juga memantik terjadi di kalangan publik sepak bola Asia Tenggara. Banyak pihak mengecualikan ketergantungan Malaysia terhadap pemain asing daripada mengembangkan potensi lokal, meski ada pula yang memuji keseriusan federasi dalam membangun tim kompetitif.

Namun di tengah ambisi besar tersebut, FAM kini harus menampilkan sorotan tajam dari berbagai pihak, terutama soal transparansi proses naturalisasi.

Sejumlah pengamat menganalisis legalitas dokumen yang digunakan oleh pemain naturalisasi, mengingat sebagian dari mereka tidak memiliki latar belakang kerabatan atau sejarah keluarga yang jelas dengan Malaysia.

Isu ini menjadi bola panas setelah Justinus Lhaksana mengungkap kemungkinan adanya rekayasa silsilah keturunan untuk mempercepat proses naturalisasi.

Jika tuduhan ini terbukti, maka FAM berpotensi melanggar regulasi FIFA terkait kelayakan pemain, yang bisa berakhir pada hukuman administratif hingga sanksi berat terhadap tim nasional.

Meski begitu, hingga kini belum ada pertanyaan resmi yang diumumkan.

FAM juga belum memberikan pernyataan tegas untuk menanggapi dugaan rekayasa tersebut, selain menegaskan bahwa semua proses telah dilakukan sesuai prosedur.

Di sisi lain, media dan publik Malaysia mulai terbelah, tentu ada yang pro dan kontra mengenai isu ini..

Sebagian mendukung langkah FAM demi kemajuan prestasi sepak bola nasional, sementara lainnya khawatir reputasi Malaysia bisa tercoreng di mata dunia jika tuduhan itu terbukti benar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Here We Go! Pemain Keturunan Skotlandia Berminat dengan Indonesia

Here We Go! Pemain Keturunan Skotlandia Berminat dengan Indonesia

Bola | Rabu, 23 Juli 2025 | 17:47 WIB

Gagal Total di Piala AFF U-23 2025, Suporter Malaysia Ngamuk Singgung Pemain Naturalisasi

Gagal Total di Piala AFF U-23 2025, Suporter Malaysia Ngamuk Singgung Pemain Naturalisasi

Bola | Rabu, 23 Juli 2025 | 16:19 WIB

Harga BBM di Malaysia Turun Drastis! Rakyat Dapat Uang Tunai

Harga BBM di Malaysia Turun Drastis! Rakyat Dapat Uang Tunai

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 15:38 WIB

FIFAe World Cup 2025 Segera Digelar Akhir Tahun Ini

FIFAe World Cup 2025 Segera Digelar Akhir Tahun Ini

Tekno | Selasa, 22 Juli 2025 | 20:17 WIB

Jejak 'Raja Minyak' Terendus di Malaysia, Kejagung Siapkan Strategi Khusus Jemput Paksa Riza Chalid

Jejak 'Raja Minyak' Terendus di Malaysia, Kejagung Siapkan Strategi Khusus Jemput Paksa Riza Chalid

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 19:59 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×