Suara.com - Striker Timnas Indonesia, Ole Romeny ditunggu-tunggu untuk bela skuad garuda di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dia terus menjadi perhatian utama jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pemain yang memperkuat Oxford United tersebut masih dalam masa pemulihan setelah mengalami cedera patah tulang serius.
Proses pemulihan Ole Romeny membutuhkan waktu panjang, sehingga peluangnya tampil pada Oktober 2025 masih dipertanyakan.
Padahal, Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan berat karena tergabung di grup neraka bersama Arab Saudi dan Irak.
Kehadiran Romeny di lini serang dianggap penting karena ia selama ini menjadi andalan utama skuad Garuda.
Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan pihaknya tetap menaruh harapan besar kepada Romeny.
Arya menegaskan bahwa PSSI terus memantau perkembangan kondisi sang penyerang dengan penuh optimisme.
Meskipun mengakui proses penyembuhan cedera membutuhkan waktu, ia melihat adanya tanda positif yang bisa mempercepat pemulihan.
Perkembangan terbaru menunjukkan Romeny sudah mulai berjalan menggunakan alat bantu sebagai bagian rehabilitasinya.
Baca Juga: Calvin Verdonk: Saya Bisa Jadi Bek Kiri Terbaik di Belanda!
Kondisi tersebut memberi kabar baik karena menunjukkan pemulihan sang striker berjalan sesuai rencana medis.
Arya Sinulingga bahkan menyampaikan harapannya dengan nada bercanda mengenai keajaiban yang mungkin terjadi.
"Mana tahu Romeny mendapatkan minyak-minyak dari Medan, Karo, itu lho. Tiba-tiba bisa, kita tidak tahu," ujar Arya seraya berkelakar setelah acara di Sarinah, Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2025).
Namun di sisi lain, ia menekankan bahwa PSSI tetap serius menantikan proses pemulihan lebih cepat dari perkiraan.
"Kemarin kan melihat perkembangan sudah mulai jalan ya. Kami mengharapkan ada proses-proses yang cepat. Mudah-mudahan itu," ucap Arya.
Ketidakhadiran Ole Romeny pada FIFA Matchday September 2025 menjadi pukulan tersendiri bagi Timnas Indonesia.
Skuad Garuda kini berpacu dengan waktu untuk menunggu kabar terbaru terkait kesiapan sang striker pada Oktober.
PSSI menilai kehadiran Romeny bisa memberi tambahan motivasi serta kekuatan ekstra bagi lini depan tim.
Sejauh ini, progres pemulihan tetap sesuai jalur sehingga masih ada peluang ia pulih lebih cepat.
Jika kondisi fisik memungkinkan, tidak tertutup kemungkinan Romeny bisa kembali memperkuat Timnas pada laga penting mendatang.
Namun, PSSI tetap realistis bahwa keputusan akhir bergantung pada kondisi kesehatan dan rekomendasi medis.
Harapan besar tetap disematkan karena kontribusi Romeny selama ini cukup vital bagi performa Garuda.
Tanpa dirinya, pelatih Shin Tae-yong harus menyiapkan strategi alternatif untuk menjaga keseimbangan serangan.
Dukungan penuh dari PSSI menjadi bukti keseriusan federasi dalam menjaga kondisi pemain andalan.
Situasi ini sekaligus memperlihatkan betapa pentingnya peran Romeny dalam rencana besar Timnas Indonesia.
Meski ada keraguan, peluang Ole Romeny tampil tetap terbuka selama proses rehabilitasi terus menunjukkan kemajuan.
Para pendukung Timnas tentu berharap sang striker bisa pulih tepat waktu demi perjuangan di babak krusial ini.
Optimisme dari PSSI memberi semangat tambahan bahwa segala kemungkinan bisa terjadi sebelum Oktober 2025.
Jika berhasil pulih sesuai harapan, Romeny bisa menjadi faktor pembeda dalam persaingan di grup berat tersebut.