Keganjilan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Simpan Masalah Serius

Arief Apriadi

Jum'at, 10 Oktober 2025 | 11:03 WIB
Keganjilan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Simpan Masalah Serius
Keganjilan Timnas Indonesia Era Patrick Kluivert, Simpan Masalah Serius. (Instagram/@patrickkluivert9)
baca 10 detik
  • Produktivitas gol open play Timnas Indonesia menurun drastis di bawah Patrick Kluivert.
  • Dua dari empat laga terakhir Garuda hanya berbuah gol lewat penalti.
  • Kemenangan atas Irak bisa membuka peluang lolos ke Piala Dunia 2026 meski lini serang masih bermasalah.

Suara.com - Timnas Indonesia memasuki babak baru di bawah Patrick Kluivert, tapi masalah lama masih menghantui: kesulitan mencetak gol dari open play.

Dalam empat laga terakhir Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, mayoritas gol Garuda lahir dari titik putih.

Kluivert telah mendampingi Timnas Indonesia dalam empat pertandingan babak ketiga.

Hasilnya cukup beragam: kalah 1–5 dari Australia, menang tipis 1–0 atas China dan Bahrain, lalu tumbang 0–6 dari Jepang.

Meski hasil itu cukup untuk membawa Indonesia melaju ke babak keempat, efisiensi lini depan tetap jadi sorotan besar.

Di matchday perdana Grup B babak keempat, Indonesia kembali menelan kekalahan 2–3 dari Arab Saudi.

Laga ini menegaskan satu hal: Garuda belum benar-benar tajam saat bermain terbuka.

Selama era Kluivert, hanya dua gol open play yang berhasil dicetak Indonesia.

Ole Romeny jadi aktor utama dengan dua golnya—masing-masing ke gawang Australia (assist Kevin Diks) dan Bahrain (umpan Marselino Ferdinan).

baca juga

Di sisi lain, dua gol lain yang tercipta justru datang lewat penalti, masing-masing ke gawang China dan Arab Saudi.

Pola ini menunjukkan bahwa serangan terbuka Garuda belum cukup efektif menghadapi pertahanan lawan.

Selama era Kluivert, hanya dua gol open play yang berhasil dicetak Indonesia.

Ole Romeny jadi aktor utama dengan dua golnya—masing-masing ke gawang Australia (assist Kevin Diks) dan Bahrain (umpan Marselino Ferdinan).

Di sisi lain, dua gol lain yang tercipta justru datang lewat penalti, masing-masing ke gawang China dan Arab Saudi.

Pola ini menunjukkan bahwa serangan terbuka Garuda belum cukup efektif menghadapi pertahanan lawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Geypens Disebut Menolak Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri Cuek

Tim Geypens Disebut Menolak Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri Cuek

Bola | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:59 WIB

Tipis Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Menang atas Irak Saja Belum Tentu Lolos

Tipis Peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Menang atas Irak Saja Belum Tentu Lolos

Bola | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:51 WIB

Momok Gawang Timnas Indonesia Aymen Hussein, Dipastikan Absen Akibat Cedera Hamstring

Momok Gawang Timnas Indonesia Aymen Hussein, Dipastikan Absen Akibat Cedera Hamstring

Bola | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:47 WIB

Luar Biasa! Aljazair Hajar Somalia 3-0, Tiket Piala Dunia 2026 Diamankan Secara Meyakinkan.

Luar Biasa! Aljazair Hajar Somalia 3-0, Tiket Piala Dunia 2026 Diamankan Secara Meyakinkan.

Bola | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:32 WIB

Paguyuban Suporter Sindir Exco PSSI Soal Patrick Kluivert Tim Kepelatihan Timnas Indonesia Terbaik

Paguyuban Suporter Sindir Exco PSSI Soal Patrick Kluivert Tim Kepelatihan Timnas Indonesia Terbaik

Bola | Jum'at, 10 Oktober 2025 | 10:13 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×