5 Pelatih Terakhir Timnas Indonesia: Dari Harapan Besar hingga Akhir Tragis

Arief Apriadi

Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:01 WIB
5 Pelatih Terakhir Timnas Indonesia: Dari Harapan Besar hingga Akhir Tragis
Patrick Kluivert. (instagram.com/@patrickkluivert9)
baca 10 detik
  • Patrick Kluivert resmi dipecat setelah gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia 2026.
  • Dari lima pelatih terakhir, hanya Shin Tae-yong yang meninggalkan warisan positif.
  • Empat lainnya harus pergi lebih cepat, sebagian besar karena hasil buruk di turnamen besar.

Suara.com - Pergantian pelatih kembali terjadi di tubuh Timnas Indonesia. Terbaru, PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert pada 16 Oktober 2025, hanya 281 hari sejak ia diperkenalkan.

Belum diketahui siapa sosok yang akan menjadi nakhoda baru Timnas Indonesia selepas kepergian Patrick Kluivert dan jajarannya.

Namun yang pasti, dalam delapan tahun terakhir, PSSI telah menunjuk lima pelatih untuk menangani Timnas Indonesia.

Dari sosok yang dianggap bakal signifikan mengembangkan sepak bola Tanah Air, juru taktik keras yang membawa Garuda menggapai banyak pencapaian yang sebelumnya cuma mimpi, hingga sosok yang menjungkalkan segala impian itu dengan hasil tragis.

Berikut 5 pelatih terakhir Timnas Indonesia:

1. Patrick Kluivert (2025) — Gagal Total, Berakhir Cepat

Patrick Kluivert menjadi korban terbaru kursi panas Timnas Indonesia.
Pelatih asal Belanda itu dipecat pada 16 Oktober 2025, hanya 281 hari setelah diangkat.

Selama masa tugasnya, ia mencatat tiga kemenangan dari sepuluh pertandingan.
Kekalahan dari Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi akhir segalanya.

Hasil itu menyingkirkan Indonesia sekaligus mengakhiri masa jabatan Kluivert bersama dua asistennya, Alex Pastoor dan Danny Landzaat.

baca juga

2. Shin Tae-yong (2019–2024) — Warisan Terbaik di Era Modern

Nama Shin Tae-yong akan selalu diingat sebagai pelatih yang membawa perubahan besar.

Datang pada akhir 2019, pelatih asal Korea Selatan ini membangun sistem yang kuat dan fokus pada regenerasi.

Selama 1.825 hari memimpin, Shin membawa Indonesia ke Piala Asia senior, U-23, dan U-19.
Setelah Piala AFF 2024, kerja samanya dengan PSSI berakhir.

Namun, Shin meninggalkan warisan berharga: pemain muda berkualitas, disiplin tinggi, dan standar baru dalam sepak bola nasional.

3. Simon McMenemy (2018–2019) — Juara Liga 1 yang Gagal Total

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Asisten Patrick Kluivert Buka Suara Usai Jadi Korban PHK dari Timnas Indonesia

Dua Asisten Patrick Kluivert Buka Suara Usai Jadi Korban PHK dari Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:58 WIB

Rekam Jejak Jesus Casas, Pelatih yang Diidamkan Latih Timnas Indonesia

Rekam Jejak Jesus Casas, Pelatih yang Diidamkan Latih Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 12:50 WIB

Jadwal Liga Prancis Pekan ke-8: Calvin Verdonk Cs Sambangi Nantes, PSG Jamu Strasbourg

Jadwal Liga Prancis Pekan ke-8: Calvin Verdonk Cs Sambangi Nantes, PSG Jamu Strasbourg

Bola | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 13:00 WIB

Terkini

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Dari Pematangsiantar ke Los Angeles, Jesica Yap Bawa Karya Musik Indonesia ke Panggung Dunia

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:18 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

IHSG Masih Betah di Zona Merah ke Level 5.200 Rabu Pagi

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:16 WIB

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Mendagri & Menkeu Pastikan Ketersediaan Anggaran Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Brent Tertahan di 113 Dolar AS, Konflik Timur Tengah Bayangi Pasar Minyak

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:14 WIB

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

Hadapi Banyak Tantangan, Gus Ipul Kumpulkan Kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:12 WIB

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

Tujuh Rumah di Menteng Ludes Terbakar, Puluhan Warga Mengungsi ke Lahan Kosong

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:11 WIB

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

4 Sekolah Rakyat Raih Penghargaan Mandaya Awards 2026

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

HLN ke-81: PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan & Kemandirian Bangsa

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:06 WIB

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

KSPI Imbau Aksi 28 Oktober Berlangsung Damai, Tanpa Kekerasan dan Kerusuhan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Review Tenzing: Kisah Nyata Perjuangan Pendaki Korban Diskriminasi Everest

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 09:00 WIB

×