Suara.com - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, melontarkan sanjungan tinggi bagi penyerang andalannya, Viktor Gyokeres, setelah kontribusi vitalnya melalui dua gol dalam pesta kemenangan 4-0 atas Atletico Madrid di ajang Liga Champions hari Rabu.
Kemenangan impresif ini terealisasi di Stadion Emirates dan menjadi sorotan utama kompetisi antar klub elit Eropa.
Meskipun dominasi Arsenal terasa, gol-gol pembuka baru tercipta setelah jeda babak pertama.
Pertahanan Atletico akhirnya jebol setelah gol Gabriel pada menit ke-64 memecah kebuntuan yang cukup alot.
Selang semenit kemudian di menit ke-64, Gabriel Martinelli berhasil menggandakan keunggulan, memberikan momentum krusial bagi The Gunners.
Gyokeres Tampil Fenomenal
Viktor Gyokeres lantas mengambil panggung dengan mencetak gol pertamanya pada menit ke-67, menegaskan dominasi tuan rumah.
Pesepak bola Swedia ini melengkapi performa gemilangnya dengan gol kedua pada menit ke-80, menutup skor menjadi 4-0.
Arteta menyatakan kepuasannya atas kinerja Gyokeres yang melebihi sekadar statistik gol.
"Menurut saya, dia pantas mendapatkannya. Dari apa yang kami lihat, kontribusinya terhadap tim sangat besar, meskipun dalam beberapa pekan terakhir dia belum mencetak gol,” kata Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal, Rabu.
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu juga menekankan pentingnya aspek mental dalam permainan.
"Tidak ada perdebatan soal itu, dia membantu tim di banyak aspek. Yang penting adalah menjaga kepercayaan diri dan kondisi emosinya agar bisa bermain lepas dan menikmati permainan,” lanjutnya.
Taktik Jitu Buat Lawan Sulit Membaca Permainan
Menurut analisis Arteta, kehadiran dan cara bermain Gyokeres membuat strategi timnya kian kompleks dan sulit diantisipasi oleh lawan.
Ia menggarisbawahi dampak fisik dan strategis dari sang penyerang.
“Menurut saya, kami menjadi semakin sulit diprediksi. Ia bermain begitu mengandalkan fisik, ia membuka ruang untuk semua orang, cara dia menekan bola, menahan bola, ia begitu fenomenal,” ujar pelatih asal Spanyol itu.
Arteta juga menyoroti keuntungan memiliki persaingan yang sehat dan ketat di internal skuadnya.
Persaingan ini diyakini menjadi faktor penentu sukses dalam meramu tim yang tepat untuk laga-laga besar seperti di Liga Champions.
Hasil positif ini menegaskan bahwa tim-tim elit Eropa memiliki kedalaman skuad yang memungkinkan rotasi peran.
“Itulah yang kami perlukan, dan saat Anda melihat ke tim-tim papan atas Eropa, itulah yang mereka miliki. Kami harus mengaturnya dalam sistem yang benar-benar kohesif, ketika semua orang memahami bahwa mereka akan memiliki peran-peran yang berbeda sepanjang permainan,” ucap Arteta.
Implikasi Klasemen dan Laga Selanjutnya
Kemenangan telak atas tim raksasa Spanyol, Atletico Madrid, mendongkrak posisi Arsenal secara signifikan di klasemen sementara Liga Champions 2025/2026.
Arsenal saat ini menduduki posisi ketiga dengan perolehan sembilan poin.
Pencapaian ini menempatkan The Gunners sejajar dalam perolehan poin dengan pemuncak klasemen, PSG, dan tim peringkat kedua, Inter Milan.
Ketatnya perolehan angka ini membuat persaingan di grup semakin memanas menjelang fase gugur.
Pada laga lanjutan Liga Champions, Arsenal dijadwalkan bertandang ke markas tim peringkat ke-29, Slavia Praha, pada hari Rabu (5/11).
Pertandingan tandang ini akan menjadi ujian berikutnya bagi konsistensi performa tim asuhan Mikel Arteta di kancah Eropa.