-
AS Roma kalah 1-2 dari Plzen di Olimpico.
-
Ini kekalahan kedua beruntun Roma di Liga Europa.
-
Plzen efektif, Roma terpuruk di peringkat 23.
Suara.com - Klub raksasa Italia, AS Roma, kembali menelan pil pahit setelah ditundukkan Viktoria Plzen dengan skor 1-2 dalam laga fase liga Liga Europa yang berlangsung di Stadion Olimpico.
Ini merupakan kekalahan kedua secara berturut-turut bagi tim berjuluk Giallorossi di kompetisi Eropa, setelah sebelumnya takluk 0-1 dari Lille di tempat yang sama pada awal bulan Oktober.
Kekalahan menyakitkan ini membuat posisi AS Roma melorot jauh ke peringkat 23 klasemen sementara fase liga Liga Europa dengan hanya mengumpulkan tiga poin dari tiga pertandingan yang sudah dijalani.
Sebaliknya, kemenangan berharga ini membawa Viktoria Plzen meroket ke posisi lima dengan koleksi total tujuh poin.
Meskipun Roma mendominasi permainan dengan 61% penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan (tujuh tepat sasaran), Plzen menunjukkan kualitas serangan balik yang mematikan.
Viktoria Plzen langsung memberikan kejutan dengan inisiatif serangan yang menghasilkan gol cepat pada menit ke-20.
Prince Kwabena Adu sukses membobol gawang tuan rumah, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.
Hanya berselang dua menit, Viktoria Plzen kembali menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Gol kedua dicetak oleh Cheick Souare melalui tendangan jarak jauh yang memanfaatkan umpan matang dari Sampson Dweh.
Tertinggal dua gol di kandang sendiri menjadi tekanan besar bagi skuad asuhan Giallorossi menjelang turun minum.
Babak kedua dimulai dengan semangat tinggi dari Roma untuk membalikkan keadaan dan mencari gol penyeimbang.
Upaya Roma membuahkan hasil ketika bek Viktoria Plzen, Vaclac Jemelka, kedapatan melakukan handsball di dalam kotak terlarang.
Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih, memberikan peluang emas bagi Roma untuk memperkecil ketertinggalan.
Bintang Roma, Paulo Dybala, maju sebagai eksekutor penalti dan berhasil menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Tendangan penalti Dybala sukses tak bisa diantisipasi oleh kiper Viktoria Plzen, Martin Jedlicka, sehingga skor berubah menjadi 1-2 pada menit ke-54.
Paulo Dybala yang maju sebagai algojo sukses melaksanakan tugasnya dengan baik setelah tendangannya tak bisa dihentikan oleh kiper Viktoria Plzen Martin Jedlicka sehingga skor berubah menjadi 1-2 pada menit 54.
Gol Dybala ini memberikan harapan baru bagi AS Roma untuk mengejar ketertinggalan.
Setelah gol tersebut, Roma semakin meningkatkan intensitas serangan dan gencar menekan pertahanan Plzen.
Peluang emas untuk menyamakan kedudukan sempat tercipta melalui tendangan keras yang dilepaskan oleh Leon Bailey.
Sayangnya, bola dari sepakan Bailey melenceng tipis ke sisi kiri gawang Viktoria Plzen, menggagalkan gol penyama.
Hingga menit-menit akhir, AS Roma terus berupaya keras untuk setidaknya mencetak satu gol tambahan.
Namun, barisan pertahanan rapat Viktoria Plzen mampu meredam semua serangan yang dilancarkan oleh tim tuan rumah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu Viktoria Plzen tetap tidak berubah.
Hasil buruk ini menjadi catatan penting bagi AS Roma yang harus segera berbenah untuk memperbaiki performa di laga-laga Eropa selanjutnya.