- PSSI tengah mencari pengganti Patrick Kluivert usai gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
- Salah satu kandidat kuat adalah Timur Kapadze, pelatih asal Uzbekistan.
- Kapadze dikenal dekat dengan Fabio Cannavaro, legenda Juventus dan Timnas Italia.
Suara.com - Pencarian pelatih baru Timnas Indonesia mulai mengerucut setelah Patrick Kluivert resmi dilepas usai kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
PSSI kini menimbang sejumlah nama untuk menduduki kursi panas pelatih kepala skuad Garuda.
Kluivert didepak setelah Timnas Indonesia tak mampu menembus putaran kelima kualifikasi.
Harapan besar publik pupus ketika Garuda kalah tipis 2-3 dari Arab Saudi, lalu tumbang lagi 0-1 dari Irak.
Dua hasil itu membuat langkah Indonesia terhenti di putaran keempat Zona Asia.
Dari sederet kandidat, nama Shin Tae-yong kembali mencuat. Pelatih asal Korea Selatan itu disebut bersedia kembali menukangi Timnas Indonesia jika PSSI menunjukkan keseriusan.
Di bawah asuhannya, Indonesia sempat tampil mengejutkan hingga menembus putaran keempat kualifikasi.
Namun, bukan hanya Shin yang masuk radar. Sosok lain yang mulai diperbincangkan adalah Timur Kapadze, pelatih muda asal Uzbekistan.
Kapadze sukses membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2026 melalui jalur putaran ketiga sebelum kemudian kembali menjabat sebagai asisten pelatih.
Menariknya, posisi pelatih kepala Timnas Uzbekistan kini diisi oleh Fabio Cannavaro — legenda Juventus dan kapten Timnas Italia saat juara Piala Dunia 2006.
Cannavaro resmi menangani Uzbekistan sejak Oktober 2025 dan sudah memimpin dua laga uji coba internasional: kalah 1-2 dari Uruguay dan menang 2-0 atas Kuwait.
Dalam dua pertandingan tersebut, Transfermarkt mencatat Kapadze bertugas sebagai asisten Cannavaro.
Kedekatan keduanya membuat publik menilai kerja sama itu bisa berlanjut hingga Piala Dunia 2026.
Kolaborasi antara Cannavaro dan Kapadze menjadi daya tarik tersendiri bagi PSSI.
Koneksi dengan figur sebesar Cannavaro bisa menjadi nilai tambah jika Indonesia memilih Kapadze sebagai pelatih baru.
Selain pengalaman internasional, ia juga membawa nuansa sepak bola Eropa yang lebih modern.
Meski belum ada keputusan resmi, PSSI diyakini sedang menyaring sejumlah nama sebelum memutuskan siapa yang akan menakhodai Timnas Indonesia ke depan.
Kapadze dan Cannavaro menjadi contoh betapa pilihan pelatih kali ini bisa membuka peluang kerja sama lintas benua — dari Asia Tengah hingga Eropa Selatan.
Jika PSSI bergerak cepat, bukan tak mungkin pelatih baru akan diumumkan sebelum akhir tahun, demi mempersiapkan tim secara maksimal untuk agenda internasional 2026.
Kontributor : Imadudin Robani Adam