Legenda Dennis Bergkamp: The Non-Flying Dutchman yang Ubah Wajah Arsenal

Arief Apriadi | Suara.com

Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:58 WIB
Legenda Dennis Bergkamp: The Non-Flying Dutchman yang Ubah Wajah Arsenal
Dennis Bergkamp menggandeng putranya Mitchel jelang pertandingan Arsenal melawan Ajax di laga testimoni sang legenda di hari pembukaan markas baru The Gunners Emirates Stadium pada tahun 2006. [AFP]
  • Bergkamp adalah pionir perubahan gaya sepak bola Inggris menuju permainan elegan dan teknikal.
  • Ia jadi otak di balik era emas Arsenal, termasuk musim “The Invincibles” 2003/04.
  • Golnya ke gawang Newcastle pada 2002 tetap dikenang sebagai salah satu yang terbaik sepanjang masa.

Suara.com - Premier League telah melahirkan banyak legenda besar, namun hanya sedikit yang mampu meninggalkan jejak seindah Dennis Bergkamp.

Dikenal sebagai “The Non-Flying Dutchman” karena fobia terbangnya, Bergkamp bukan hanya pemain besar untuk Arsenal, tetapi juga simbol perubahan gaya sepak bola Inggris dari keras dan langsung menjadi elegan dan penuh teknik.

Dari Ajax ke Dunia

Lahir di Amsterdam dan dibesarkan di akademi legendaris Ajax, Bergkamp tumbuh di bawah bimbingan Johan Cruyff.

Di usia muda, ia sudah menunjukkan bakat luar biasa dalam mengolah bola. Ia dikenal obsesif dalam memahami gerakan bola, pantulan, hingga putaran angin, kebiasaan yang membentuk sentuhan halus dan tekniknya yang luar biasa.

Di Ajax, ia memenangi Eredivisie, Piala Winners, dan menjadi top skor liga tiga musim beruntun.

Tak butuh waktu lama hingga raksasa Eropa datang meminangnya.

Inter Milan menjadi pelabuhan berikutnya, namun kariernya di Italia tak berjalan mulus.

Meski sempat membawa Inter juara Piala UEFA, Bergkamp kesulitan beradaptasi dengan gaya permainan Serie A yang defensif.

Transformasi di Arsenal

Tahun 1995 menjadi titik balik. Arsenal, yang kala itu dilatih Bruce Rioch, menebus Bergkamp seharga £7,5 juta, rekor Inggris saat itu.

Awalnya, ia sempat diragukan karena gagal mencetak gol di beberapa laga pertama. Namun dua gol indah ke gawang Southampton menjadi titik baliknya.

Sejak saat itu, fans Arsenal tahu mereka sedang menyaksikan sesuatu yang istimewa.

Namun kebangkitan sejati Bergkamp datang saat Arsène Wenger tiba pada 1996. Wenger membawa filosofi sepak bola modern: menyerang, kreatif, dan penuh estetika.

Di tangan pelatih asal Prancis itu, Bergkamp menjadi otak permainan Arsenal,pengatur ritme, pemberi umpan, dan pelukis gol-gol indah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Pratama Arhan, Arne Slot Soroti Lemparan Maut Brentford yang Bikin Liverpool Terjungkal

Mirip Pratama Arhan, Arne Slot Soroti Lemparan Maut Brentford yang Bikin Liverpool Terjungkal

Bola | Minggu, 26 Oktober 2025 | 08:18 WIB

Manchester United Akhiri Kutukan Brighton, Amorim Tetap Kritik Pemainnya

Manchester United Akhiri Kutukan Brighton, Amorim Tetap Kritik Pemainnya

Bola | Minggu, 26 Oktober 2025 | 08:01 WIB

Ruben Amorim Makin Pede Usai Kalahkan Brighton, Katanya Manchester United Pantas Menang

Ruben Amorim Makin Pede Usai Kalahkan Brighton, Katanya Manchester United Pantas Menang

Bola | Minggu, 26 Oktober 2025 | 07:55 WIB

Terkini

Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain

Skuad Timnas Indonesia Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Coret Satu Pemain

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 22:00 WIB

MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri

MLSC Samarinda Ramai Peminat, Borneo FC Segera Buka Akademi Sepak Bola Putri

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 20:50 WIB

Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara

Eliano Reijnders Menghilang di Latihan Persib, Bojan Hodak Buka Suara

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 20:45 WIB

Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia

Jelang Undian Grup Piala Asia 2027: Thailand Kasih Isyarat Takut Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 19:40 WIB

Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija

Pembuktian Sang Mantan! Cahya Supriadi Dipuji Pelatih PSIM usai Bikin Frustrasi Persija

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 19:16 WIB

Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC

Jadwal Super League Pekan ke-30: Laga Krusial Perburuan Gelar Persib dan Borneo FC

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 18:19 WIB

Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman

Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 18:05 WIB

Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?

Thom Haye hingga Marc Klok Latihan Terpisah Jelang Persib vs Bhayangkara FC, Kenapa?

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 17:15 WIB

Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya

Persija Tumpul Lawan PSIM, Mauricio Souza Kritik Penyelesaian Akhir Timnya

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 16:05 WIB

Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan

Persib Mandul Lawan Arema FC, Bojan Hodak Nyinyir 'Puji' Kiper Lawan

Bola | Minggu, 26 April 2026 | 15:15 WIB