-
Kylian Mbappe mencetak brace dan satu assist dalam kemenangan Madrid 3-0.
-
Real Madrid kini hanya berjarak satu poin dari Barcelona di puncak klasemen.
-
Pertahanan Madrid yang solid membuat Athletic Club gagal mencetak gol balasan.
Setelah jeda, dominasi Real Madrid tidak mengendur dan mereka tetap tampil menekan.
Kylian Mbappe kembali menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan tim tuan rumah.
Ia melengkapi koleksi dua golnya (brace) pada menit ke-60 babak kedua.
Menerima operan di sisi kiri lapangan, Mbappe sekali lagi melepaskan tendangan jarak jauh yang spektakuler.
Kali ini, bola melengkung dengan indah dan bersarang di sudut atas gawang Unai Simon tanpa bisa dihalau.
Gol tersebut memastikan skor menjadi 3-0, menandai akhir perlawanan Athletic Club.
Meskipun mengandalkan kecepatan sayap seperti Nico Williams dan ketajaman Gorka Guruzeta, Los Leones gagal mencetak gol balasan.
Buktinya, lini belakang Madrid yang dikomandoi oleh duet Antonio Rudiger dan Eder Militao tampil sangat solid.
Hingga wasit meniup peluit panjang, kedudukan 3-0 tetap tak berubah, mengamankan tiga poin penuh untuk Madrid.
Kemenangan besar ini membawa Real Madrid mengumpulkan total 36 poin dari 15 pertandingan yang telah dimainkan.
Mereka kini hanya tertinggal satu poin saja dari rival abadi, Barcelona, yang memimpin puncak klasemen sementara Liga Spanyol.
Sebaliknya, Athletic Club harus puas tertahan di posisi kedelapan klasemen dengan koleksi 20 poin.
Performa ini dilaporkan langsung melalui laman resmi Liga Spanyol (LaLiga), menunjukkan data yang valid.
Pelatih Real Madrid memasang formasi 4-3-3, diperkuat oleh nama-nama seperti Courtois, Alexander-Arnold, Rudiger, Militao, Carreras, Bellingham, Tchouameni, Camavinga, Valverde, Vinicius Junior, dan Mbappe.
Sementara Athletic Club bermain dengan formasi 4-2-3-1, menurunkan Simon; Lekue, Vivian, Laporte, Boiro; Galarreta, Mora; Berenguer, Jauregizar, Williams; Guruzeta.
Peran penting Camavinga dalam mencetak gol dan brace Mbappe memperlihatkan kombinasi serangan yang mematikan.
Laga ini menegaskan bahwa Real Madrid memiliki kedalaman skuad yang mumpuni untuk bersaing memperebutkan gelar juara LaLiga.
Fakta menunjukkan bahwa Real Madrid tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.
Solidnya pertahanan tim tamu membuat Athletic Bilbao kesulitan menembus sepertiga akhir lapangan.
Duet bek tengah Rudiger dan Militao menutup pergerakan striker Bilbao sepanjang 90 menit.
Mbappe tidak hanya mencetak gol, tetapi juga berperan sebagai kreator serangan yang efektif.
Hasil ini menjadi sinyal kuat bahwa Madrid siap bersaing ketat dengan Barcelona di puncak klasemen.
Athletic Club gagal memanfaatkan dukungan penuh dari suporter yang memadati San Mames.
Madrid berhasil kembali ke jalur kemenangan dan mendekat ke puncak klasemen LaLiga.