-
Persib Bandung mengincar gelandang Timnas Indonesia Joey Pelupessy dari Lommel SK.
-
Dua skenario transfer tersedia: beli di Januari 2026 atau gratis pada Juni 2026.
-
Perekrutan Pelupessy krusial untuk Persib di BRI Super League dan Liga Champions Asia II.
Suara.com - Rumor mengenai pergerakan bursa transfer Persib Bandung kembali memanaskan jagat sepak bola nasional.
Klub berjuluk Maung Bandung ini dilaporkan tengah menaruh minat besar pada gelandang Tim Nasional Indonesia yang kini membela Lommel SK, Joey Pelupessy.
Pemain berusia 32 tahun tersebut tercatat konsisten menunjukkan performa impresifnya bersama klub Belgia dan juga saat membela panji Merah Putih di level internasional.
Ketertarikan ini otomatis memicu lonjakan antusiasme di kalangan suporter setia, Bobotoh.
Persib saat ini tengah berjuang mempertahankan titel BRI Super League sekaligus bersiap menghadapi tantangan berat di kancah Liga Champions Asia II mendatang.
Penambahan kekuatan di sektor tengah lapangan menjadi kebutuhan mendesak bagi skuad Pangeran Biru.
Nama Pelupessy muncul sebagai kandidat ideal yang diyakini mampu menyuntikkan stabilitas dan ketenangan di area vital tersebut.
Meskipun kabar ini masih berada di ranah spekulasi, diskusi publik mengenai potensi kepindahan pemain tersebut berkembang sangat pesat.
Pelupessy tampil menonjol sepanjang putaran Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan memperlihatkan kedisiplinan tinggi dan kemampuan kontrol permainan yang sangat baik.
Dengan kualitas yang dimilikinya, kehadiran sang gelandang dipastikan bisa meningkatkan kualitas teknis dan kedalaman skuad Persib secara signifikan musim ini.
Isu transfer ini semakin menarik perhatian karena Persib memiliki dua opsi realistis untuk merealisasikan kedatangan Pelupessy.
Skenario pertama yang terbuka bagi Persib adalah dengan melakukan pembelian langsung pada jendela transfer Januari 2026.
Pilihan ini bisa terlaksana asalkan manajemen Persib siap mengalokasikan dana transfer yang cukup substansial.
Pihak Lommel SK diyakini tidak akan keberatan melepas pemain kuncinya tersebut apabila tawaran yang diajukan dinilai menggiurkan.
Klub Belgia itu tentu ingin memaksimalkan potensi nilai jual sang gelandang sebelum kontraknya benar-benar habis.
Opsi transfer di bulan Januari ini adalah langkah strategis jika Persib membutuhkan peningkatan mutu skuad secara cepat untuk menghadapi paruh kedua musim.
Skenario kedua menawarkan solusi yang jauh lebih efisien dari segi anggaran: menunggu kontrak Pelupessy berakhir pada 30 Juni 2026.
Apabila menggunakan pendekatan ini, Persib berkesempatan untuk mendapatkan jasa Pelupessy tanpa mengeluarkan biaya transfer sepeser pun, alias gratis.
Strategi jangka panjang ini tentu memberikan keuntungan finansial yang besar, meskipun konsekuensinya Persib harus bersabar menunggu selama setengah musim kompetisi.
Kedua jalan yang tersedia ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, yang akan disesuaikan dengan prioritas dan kebutuhan mendesak tim.
Apabila Persib sangat ingin memperkuat pusat lapangan secepat mungkin, upaya pembelian pada bulan Januari adalah pilihan yang lebih tepat.
Namun, jika tim lebih memprioritaskan efisiensi anggaran di atas segalanya, menanti Pelupessy berstatus bebas transfer bisa menjadi manuver terbaik untuk klub.
Dengan adanya dua jalur akuisisi yang berbeda ini, peluang bagi Persib Bandung untuk mengamankan tanda tangan Joey Pelupessy tetap terbuka lebar menuju musim kompetisi mendatang.
Situasi terkini menunjukkan bahwa Persib sangat serius dalam upaya mengamankan jasa gelandang Timnas Indonesia tersebut, baik dengan skema cepat maupun skema hemat.
Keputusan akhir mengenai waktu dan metode transfer akan bergantung pada evaluasi tim pelatih dan ketersediaan anggaran klub.
Prospek kehadiran Pelupessy diyakini mampu membawa Persib mencapai target tinggi, khususnya di level Asia.