Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 22 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 03:00 WIB
Liga champions 21 Januari 2026 | 00:45 WIB
Liga champions 20 Januari 2026 | 22:30 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 11 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 10 Desember 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 9 Desember 2025 | 22:30 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 27 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 26 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 6 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 03:00 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 5 November 2025 | 00:45 WIB
Liga champions 23 Oktober 2025 | 02:00 WIB
Liga champions 23 Oktober 2025 | 02:00 WIB
Liga champions 23 Oktober 2025 | 02:00 WIB

Jenson Seelt, Berdarah Maluku, Soto dan Hormat untuk Jay Idzes

Galih Prasetyo Suara.Com
Rabu, 10 Desember 2025 | 20:44 WIB
Jenson Seelt, Berdarah Maluku, Soto dan Hormat untuk Jay Idzes
Pemain keturunan Indonesia, Jenson Seelt gabung VfL Wolfsburg. (Instagram/@vfl.wolfsburg)
Baca 10 detik
  • Bek Wolfsburg, Jenson Seelt, memuji kualitas Jay Idzes sebagai pemain bagus saat sesi Bundesliga Media Roundtable.
  • Seelt, yang memiliki darah Indonesia, merasa spesial menerima banyak dukungan dan perhatian dari penggemar Indonesia.
  • Secara fisik, Seelt dan Idzes sama-sama tinggi lebih dari 190 cm, unggul dalam duel udara lini belakang tim.

Suara.com - Bek Wolfsburg berdarah Indonesia, Jenson Seelt, mengungkap sisi kedekatannya dengan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Dalam sesi Bundesliga Media Roundtable, pemain pinjaman dari Sunderland itu secara terbuka memuji kualitas Idzes yang kini tampil konsisten bersama Sassuolo di Serie A.

“Saya tahu tentang dia, ya, dan saya rasa dia pemain yang bagus,” kata Seelt.

Pemain kelahiran 2003 itu menegaskan bahwa meski tidak mengenal Idzes secara personal, ia cukup familiar dengan reputasi Idzes saat sama-sama berada dalam sistem pengembangan PSV.

“Mungkin saat itu dia sedang di tahun terakhir akademi. Saya tidak terlalu ingat. Tapi saya tahu dia bermain untuk tim di Eindhoven, dan saya rasa pernah melihatnya,” ujarnya mengenang.

Netizen Indonesia kembali riuh setelah muncul kabar bahwa AC Milan menaruh minat pada bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. [Instagram]
Netizen Indonesia kembali riuh setelah muncul kabar bahwa AC Milan menaruh minat pada bek Timnas Indonesia, Jay Idzes. [Instagram]

Seelt, yang memiliki darah Maluku dari pihak kakeknya, juga bercerita tentang kedekatannya dengan fan Indonesia. Popularitasnya meningkat pesat di Indonesia setelah publik mengetahui garis keturunannya.

“Saya menerima banyak pesan di media sosial. Perhatian itu menyenangkan. Dukungan dari Indonesia selalu terasa spesial,” kata Seelt.

Koneksi emosional itu membuat banyak suporter Indonesia mengikuti perkembangan kariernya di Bundesliga.

Bahkan, ia sempat mengungkap salah satu makanan tradisional Indonesia yang menjadi favoritnya, soto.

Baca Juga: Liverpool Tak Jadi Pecat Arne Slot, Giovanni van Bronckhorst Batal Latih Timnas Indonesia?

Secara teknis, Seelt dan Idzes memiliki kesamaan yang mencolok. Keduanya memiliki postur menjulang lebih dari 190 cm, yang membuat mereka unggul dalam duel udara dan menjadi figur penting di lini belakang.

Ketangguhan Jenson Seelt

Sebelum dipinjamkan Sunderland ke Wolfsburg, Seelt beberapa musim sebelumnya tampil reguler bersama Jong PSV di Eerste Divisie (liga kasta kedua Belanda).

Dari 33 pertandingan, ia 32 kali turun sebagai starter dengan total 3.063 menit bermain.

Catatan tersebut menunjukkan konsistensi serta kebugaran yang terjaga, sebuah modal penting untuk bisa bersaing di kompetisi keras seperti Liga Inggris.

Pemain keturunan Indonesia, Jenson Seelt debut di Bundesliga Jerman. (Instagram Wolfsburg)
Pemain keturunan Indonesia, Jenson Seelt debut di Bundesliga Jerman. (Instagram Wolfsburg)

Dengan postur 192 cm, Seelt menawarkan kehadiran fisik yang kuat di lini belakang. Ia biasa dimainkan di sisi kanan pertahanan karena kaki terkuatnya adalah kaki kanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI