Kekecewaan Rizky Ridho Persija Jakarta Takluk dari Semen Padang Akibat Gol Bunuh Diri Jordi Amat

Rabu, 24 Desember 2025 | 12:15 WIB
Kekecewaan Rizky Ridho Persija Jakarta Takluk dari Semen Padang Akibat Gol Bunuh Diri Jordi Amat
Rizky Ridho (Ileague)
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta kalah 0-1 dari Semen Padang akibat gol bunuh diri Jordi Amat.

  • Pertandingan diwarnai dua kartu merah yang diterima Figo Dennis dan Fabio Calonego.

  • Kemenangan gagal diraih meski tim ingin memberi hadiah ulang tahun untuk Jakmania.

Suara.com - Persija Jakarta terpaksa menelan pil pahit saat bertandang ke markas Semen Padang dalam lanjutan liga.

Pertarungan sengit yang berlangsung di Stadion H. Agus Salim pada Minggu malam berakhir dengan kekalahan tim tamu.

Satu gol tunggal yang tercipta dalam laga tersebut membuat Macan Kemayoran harus pulang dengan tangan hampa.

Kegagalan meraih poin ini menjadi catatan evaluasi serius bagi manajemen dan seluruh staf pelatih tim.

Kekalahan tipis dengan skor 0-1 ini terasa sangat menyakitkan mengingat ambisi besar tim untuk menang.

Perjuangan Persija Jakarta di lapangan hijau menghadapi kendala besar sejak babak pertama dimulai oleh wasit.

Pemain muda Figo Dennis terpaksa keluar lapangan lebih awal setelah mendapatkan hukuman kartu kuning kedua.

Kehilangan satu personel sejak menit ke-37 membuat ritme permainan Macan Kemayoran menjadi tidak stabil dan pincang.

Kondisi tim semakin terpuruk ketika Fabio Calonego juga menerima kartu merah langsung di masa injury time.

Baca Juga: Duel Panas Persib Bandung vs Persija Berpotensi Dipimpin Wasit Jepang

Kekurangan jumlah pemain secara signifikan membuat strategi menyerang yang direncanakan pelatih menjadi sangat sulit diterapkan.

Momen yang meruntuhkan mental bertanding tim kebanggaan ibu kota terjadi tepat pada menit ke-83 pertandingan.

Niat hati menghalau serangan lawan, Jordi Amat justru melakukan kesalahan fatal yang menyebabkan gol bunuh diri.

Bola yang masuk ke gawang sendiri tersebut menjadi satu-satunya gol yang memisahkan kedua tim papan atas.

Semen Padang berhasil memanfaatkan momentum ketidaksengajaan tersebut untuk mengamankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi nyaring.

Upaya bangkit sempat terlihat saat Macwell Souza berhasil menyarangkan bola ke gawang lawan di menit akhir.

Sayangnya kegembiraan sesaat skuad Persija langsung sirna setelah wasit Steven Yubel Poli mengambil keputusan tegas.

Gol yang dicetak oleh Macwell Souza dianulir sehingga skor tetap tidak berubah untuk keunggulan tuan rumah.

Kekecewaan mendalam nampak di wajah para pemain yang merasa perjuangan mereka tidak membuahkan hasil manis.

Kapten tim Rizky Ridho mengakui bahwa situasi di lapangan memang sangat berat bagi seluruh rekan setimnya.

Meskipun demikian seluruh pemain tetap berusaha keras menjalankan setiap instruksi yang diberikan oleh sang pelatih.

Rizky Ridho memberikan keterangan resmi mengenai dinamika yang terjadi di ruang ganti saat jeda laga.

“Banyak kemauan Coach belum bisa kami lakukan dengan baik. Kami pun terkena kartu merah. Di ruang ganti, Coach berbicara kepada kami agar melanjutkan dan berusaha lebih baik lagi di babak kedua,” kata Ridho beberapa waktu lalu.

Pernyataan tersebut menunjukkan adanya komunikasi intensif untuk memperbaiki performa tim yang sedang dalam tekanan hebat.

Semangat pantang menyerah tetap diusung oleh para penggawa Macan Kemayoran meskipun situasi fisik sangat terkuras.

Keteguhan hati untuk terus menyerang ditunjukkan meski jumlah pemain di lapangan tidak lagi lengkap seperti awal.

Upaya mengejar ketertinggalan terus dilakukan oleh para pemain dengan sisa tenaga yang masih ada di lapangan.

“Di babak kedua, kami berusaha menjalankan apa yang Coach minta. Meskipun bermain dengan 10 pemain, kami tetap berusaha menyerang dan mencetak gol,” jelasnya.

Kerja keras tersebut memang belum membuahkan hasil positif berupa poin untuk dibawa kembali menuju Jakarta.

Kekalahan ini terasa lebih emosional karena terjadi bertepatan dengan momen istimewa bagi pendukung setia mereka.

The Jakmania baru saja merayakan hari jadi yang ke-28 tepat di hari pertandingan krusial tersebut berlangsung.

Target utama tim sebenarnya adalah memberikan kado kemenangan yang indah bagi kelompok suporter terbesar di Indonesia.

“Tekad kami datang ke sini adalah untuk memenangkan pertandingan dan memberikan hadiah kemenangan bagi Jakmania yang sedang berulang tahun."

Kenyataan pahit di lapangan membuat keinginan mulia tersebut harus tertunda dan menjadi beban moral tersendiri.

Persija Jakarta kini harus segera melupakan kesedihan dan fokus menatap jadwal pertandingan yang akan datang.

“Namun, kami kebobolan satu gol dan akhirnya kalah. Ke depan, kami harus fokus untuk pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI