Pemain KAFI FC Dwi Pilihanto Dilarang Main Sepakbola Seumur Hidup!

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 08 Januari 2026 | 07:50 WIB
Pemain KAFI FC Dwi Pilihanto Dilarang Main Sepakbola Seumur Hidup!
KAFI FC vs UAD FC
baca 10 detik
  • Dwi Pilihanto menerima sanksi larangan bermain sepak bola seumur hidup dari PSSI Asprov DIY.

  • Hukuman dijatuhkan akibat tendangan berbahaya ke wajah pemain UAD FC di Liga 4 DIY.

  • Selain sanksi permanen, pemain juga didenda satu juta rupiah dan wasit harus dievaluasi.

Suara.com - Keputusan radikal baru saja diambil oleh Panitia Disiplin PSSI Asprov Daerah Istimewa Yogyakarta terhadap salah satu pemain.

Dwi Pilihanto kini harus menerima kenyataan pahit dilarang menginjakkan kaki di dunia sepak bola profesional selamanya.

Langkah tegas ini diambil setelah otoritas sepak bola setempat menggelar pertemuan intensif pada hari Rabu, 7 Januari 2026.

Dasar dari vonis berat ini adalah perilaku membahayakan yang ditunjukkan sang pemain dalam laga resmi Liga 4.

Insiden tersebut menjadi sorotan tajam karena dinilai mencederai nilai-nilai sportivitas dalam olahraga sepak bola di tanah air.

Peristiwa yang memicu kemarahan publik ini terjadi saat tim Dwi bertanding di Lapangan Sitimulyo pada Selasa kemarin.

Dalam laga melawan kesebelasan UAD FC tersebut, Dwi terbukti melakukan gerakan fisik yang sangat berisiko bagi keselamatan lawan.

Ia mengangkat tungkai kakinya terlalu tinggi hingga mendarat tepat di area wajah pemain lawan yang sedang menguasai bola.

Kejadian mengerikan itu terekam pada menit ke-73 dan seketika membuat suasana pertandingan menjadi sangat mencekam bagi penonton.

baca juga

Korban dari terjangan tersebut langsung jatuh terkapar di atas rumput sambil menahan sakit pada bagian mukanya yang terkena hantaman.

Meskipun sempat terbangun kembali, dampak dari benturan tersebut tetap menjadi perhatian serius bagi tim medis dan perangkat pertandingan.

Pada saat kejadian, sang pengadil lapangan hanya mengeluarkan kartu kuning sebagai bentuk peringatan formal di dalam area permainan.

Namun, jagat media sosial memberikan respons yang jauh lebih keras dibandingkan sekadar kartu kuning dari wasit tersebut.

Rekaman video aksi tidak terpuji tersebut mendadak viral dan memancing gelombang kritik dari para pencinta sepak bola nasional.

Netizen mengaitkan kasus ini dengan insiden serupa yang sebelumnya pernah terjadi di kompetisi Liga 4 wilayah Jawa Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Penghargaan Punya John Herdman Sebelum Tangani Timnas Indonesia

Deretan Penghargaan Punya John Herdman Sebelum Tangani Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 19:27 WIB

Kesaksian dari Ruang Analisis: John Herdman Bunglon Taktik yang Sulit Ditebak Lawan

Kesaksian dari Ruang Analisis: John Herdman Bunglon Taktik yang Sulit Ditebak Lawan

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 19:24 WIB

John Herdman Wajib Lolos 3 Ujian Berat di 2026 Jika Nasibnya ingin Aman di Hati Fans

John Herdman Wajib Lolos 3 Ujian Berat di 2026 Jika Nasibnya ingin Aman di Hati Fans

Bola | Rabu, 07 Januari 2026 | 19:13 WIB

Terkini

MK Tak Berwenang Copot Gibran sebagai Wapres, Apakah Badai Politik Putra Jokowi Berakhir?

MK Tak Berwenang Copot Gibran sebagai Wapres, Apakah Badai Politik Putra Jokowi Berakhir?

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:52 WIB

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Bukan Sekadar Alat Bantu, AI Kini Diandalkan Ilmuwan untuk Temukan Obat Penyakit Kompleks

Health | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

Getol Gugat Gibran Jadi Wapres, Denny Indrayana: Perjuangan ini Not For Sale

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:35 WIB

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

RUU Pemilu Digodok Tertutup, DPR: Jangan Sampai Masalah Belum Matang Sudah Jadi Polemik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Helm, Cita-cita, dan Cerita Balap: 4 Momen Istimewa Pembalap Saat Kunjungi SD di Mandalika

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:27 WIB

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

BRI Perkuat Ekonomi Pedesaan Melalui Peran Strategis Agen BRILink

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Denny Indrayana: Keputusan Pemakzulan Wapres Gibran Kini di Tangan Parpol

Denny Indrayana: Keputusan Pemakzulan Wapres Gibran Kini di Tangan Parpol

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Pengamat Ingatkan Bahaya Keadilan Berbasis Asumsi dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pengamat Ingatkan Bahaya Keadilan Berbasis Asumsi dalam Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bawa Mesin EDC ke Pengajian, Cara Unik Erni Lipat Gandakan Pendapatan BRILink Agen

Bri | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi

Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 20:01 WIB

×