Liga italia 13 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 13 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga italia 12 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 12 Januari 2026 | 00:00 WIB
Liga italia 11 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga italia 11 Januari 2026 | 18:30 WIB
Lecce 1
Parma 2
Liga italia 11 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 11 Januari 2026 | 00:00 WIB
Liga italia 10 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga italia 10 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga italia 9 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 9 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga italia 8 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 8 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 8 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 8 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga italia 8 Januari 2026 | 00:30 WIB
Liga italia 7 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 7 Januari 2026 | 00:00 WIB
Liga italia 6 Januari 2026 | 21:00 WIB
Pisa 0
Como 3
Liga italia 5 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 5 Januari 2026 | 00:00 WIB
Liga italia 4 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga italia 4 Januari 2026 | 18:30 WIB
Liga italia 4 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 4 Januari 2026 | 00:00 WIB
Liga italia 3 Januari 2026 | 21:00 WIB
Genoa 1
Pisa 1
Liga italia 3 Januari 2026 | 21:00 WIB
Liga italia 3 Januari 2026 | 18:30 WIB
Liga italia 3 Januari 2026 | 02:45 WIB
Liga italia 30 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 29 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 29 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 28 Desember 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 28 Desember 2025 | 18:30 WIB
Liga italia 28 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 28 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 27 Desember 2025 | 21:00 WIB
Lecce 0
Como 3
Liga italia 27 Desember 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 27 Desember 2025 | 18:30 WIB
Liga italia 22 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 22 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 21 Desember 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 21 Desember 2025 | 18:30 WIB
Liga italia 21 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 21 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 16 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 15 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 15 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 14 Desember 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 14 Desember 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 14 Desember 2025 | 18:30 WIB
Liga italia 14 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 14 Desember 2025 | 00:00 WIB
Parma 0
Lazio 1
Liga italia 13 Desember 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 13 Desember 2025 | 02:45 WIB
Lecce 1
Pisa 0
Liga italia 9 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 9 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 8 Desember 2025 | 21:00 WIB
Pisa 0
Parma 1
Liga italia 8 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 8 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 7 Desember 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 7 Desember 2025 | 18:30 WIB
Liga italia 7 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 7 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 6 Desember 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 2 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 1 Desember 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 1 Desember 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 30 November 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 30 November 2025 | 18:30 WIB
Liga italia 30 November 2025 | 02:45 WIB
Liga italia 30 November 2025 | 00:00 WIB
Liga italia 29 November 2025 | 21:00 WIB
Liga italia 29 November 2025 | 21:00 WIB

Emil Audero Jadi Bulan-bulanan Juventus: Lawan Kami Superior

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:47 WIB
Emil Audero Jadi Bulan-bulanan Juventus: Lawan Kami Superior
Emil Audero (IG Emil Audero)
Baca 10 detik
  • Cremonese kalah telak 0-5 dari Juventus dalam laga lanjutan kompetisi Liga Italia 2026.

  • Emil Audero mengakui superioritas Juventus dan menyesali situasi sial pada babak pertama pertandingan.

  • Kekalahan ini menahan posisi klub Cremonese di urutan ke-13 klasemen dengan koleksi 22 poin.

Suara.com - Pertandingan lanjutan Liga Italia pada Selasa dini hari menyisakan duka bagi klub Cremonese yang baru saja bertanding.

Klub yang diperkuat oleh penjaga gawang Timnas Indonesia yakni Emil Audero harus menyerah di tangan Juventus.

Skor akhir menunjukkan angka yang sangat mencolok yaitu kekalahan telak lima gol tanpa balas bagi Cremonese.

Jonathan David bersama rekan setimnya di Juventus benar-benar menunjukkan kelas permainan yang jauh lebih superior di lapangan.

Kiper andalan Cremonese tersebut terpaksa melihat gawangnya dijebol sebanyak lima kali sepanjang jalannya pertandingan yang berlangsung sengit.

Hasil minor ini membuat posisi Cremonese semakin tertekan dalam persaingan papan tengah klasemen sementara musim ini.

Emil Audero memberikan pernyataan resmi tak lama setelah wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya durasi permainan.

"Laga telah berakhir. Lawan kami superior bila dibandingkan kami," kata Audero.

Kekalahan besar ini menjadi evaluasi mendalam bagi seluruh jajaran staf kepelatihan dan juga para pemain.

Baca Juga: Benarkah Emil Audero Siap Diboyong Kembali ke Juventus di Bursa Transfer Musim Panas 2026?

Sang penjaga gawang menyoroti bagaimana jalannya babak pertama menjadi kunci utama dominasi total sang lawan.

Menurut pengamatan Audero, keunggulan tiga gol Juventus di paruh pertama sangat merusak mental bertanding rekan-rekannya.

Kondisi tersebut membuat skema permainan yang telah direncanakan oleh pelatih Cremonese menjadi sangat sulit untuk diterapkan.

Audero merasa jalannya laga ini cukup unik namun menyakitkan karena banyak situasi yang tidak berpihak kepada mereka.

"Ini adalah laga yang aneh. Laga di babak pertama berakhir dengan skor 3-0 lewat sejumlah situasi yang tak menguntungkan," ungkap Audero.

Secara teknis Juventus memang mampu memanfaatkan setiap celah yang ada di lini pertahanan tim tamu dengan sangat baik.

Salah satu momen yang paling disesali oleh kiper keturunan Indonesia tersebut adalah proses terjadinya gol pertama lawan.

Audero sebenarnya sempat melakukan aksi heroik dengan menepis tendangan penalti yang didapatkan oleh tim berjuluk Si Nyonya Tua.

Sayangnya bola muntah dari tepisannya justru kembali jatuh ke kaki pemain lawan yang langsung menyambarnya menjadi gol pembuka.

"Penalti, saya berhasil menggagalkannya namun tak mampu menghalau bola pantulan setelahnya. Kemudian gol kedua mereka justru lahir dari situasi ketika kami punya peluang untuk mencetak gol," kata Audero.

Ironi terjadi ketika Cremonese sedang asyik menyerang namun justru terkena serangan balik mematikan yang berujung gol kedua.

Meskipun harus menerima kenyataan pahit tertinggal banyak gol namun Audero tetap memuji semangat rekan setimnya di lapangan.

Ia melihat ada upaya keras dari para pemain Cremonese untuk mengimbangi kecepatan dan kekuatan fisik para penggawa Juventus.

"Jelas, dengan selisih gol seperti itu, pertandingan kemudian menjadi pertarungan yang sangat sulit bagi kami," tegasnya lagi.

Ketimpangan skor yang terlalu jauh di awal laga memang membuat peluang untuk membalikkan keadaan menjadi sangat tipis.

Audero mengakui bahwa kualitas skuad lawan memang berada pada level yang berbeda dibandingkan dengan kondisi timnya saat ini.

Kegigihan yang ditunjukkan di babak pertama seolah sirna begitu saja setelah rentetan gol demi gol bersarang di gawang.

"Lawan lebih kuat dan telah menunjukkan hal itu di babak pertama namun sejatinya kami juga menunjukkan tekad kuat untuk tampil bagus," tutur Audero.

Setelah menelan kekalahan memalukan ini posisi Cremonese kini masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara Liga Italia.

Mereka baru berhasil mengumpulkan total 22 poin dari seluruh rangkaian pertandingan yang telah dijalani sepanjang musim berjalan.

Saat ini Cremonese harus bekerja ekstra keras untuk memangkas jarak poin dengan tim-tim yang berada di atas mereka.

Jarak antara Cremonese dengan Udinese yang menghuni peringkat ke-10 saat ini tercatat selisih empat angka saja.

Kesempatan untuk merangkak naik ke papan atas masih terbuka lebar asalkan mereka mampu segera bangkit dari keterpurukan.

Pelatih Cremonese diharapkan mampu memperbaiki koordinasi lini belakang agar tragedi kebobolan lima gol tidak terulang kembali ke depannya.

Dukungan dari para penggemar tetap mengalir bagi Emil Audero yang terus berjuang menjaga marwah tim di kasta tertinggi.

Kini fokus utama tim adalah mempersiapkan diri guna menghadapi pertandingan selanjutnya demi mengamankan poin penuh di liga.

×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI