- Mantan kiper Joe Hart menjelaskan tato "armour" miliknya yang tampak saat bertugas sebagai pundit Euro 2024 di Jerman.
- Tato blackwork yang menutupi lengan, bahu, dan kaki Hart direpresentasikan sebagai zirah yang memberinya kekuatan.
- Hart menyatakan tato sisi kanan agresif sementara sisi kiri memuat makna keluarga, merepresentasikan dua sisi dirinya.
Suara.com - Mantan kiper Manchester City dan timnas Inggris, Joe Hart, menjelaskan arti di balik tato mencolok yang menghiasi tubuhnya dan ia sebut sebagai 'armour' atau baju zirah.
Hart memiliki sejumlah tato di bagian lengan, bahu, hingga kaki. Tato tersebut kerap terlihat jelas saat ia bertugas sebagai pundit untuk BBC maupun TNT Sports dengan mengenakan pakaian berlengan pendek.
Tato hitam pekat yang menutupi sebagian besar bagian atas tubuhnya menjadi sorotan publik saat Euro 2024 di Jerman, ketika ia bekerja untuk BBC. Banyak penonton langsung memperhatikan tinta hitam penuh yang membalut lengannya.
Di sisi kanan tubuhnya, Hart memiliki bagian bahu yang ditutup tinta hitam penuh serta dua lingkar hitam di area berbeda. Ia juga memiliki desain serupa di dekat pergelangan kaki dan paha, serta pita hitam yang lebih halus di pergelangan tangan kiri.
Dalam wawancara dengan SPORTbible, Hart menjelaskan makna dan bagaimana tato itu memberinya rasa kekuatan.
“Awalnya hanya pita yang sangat tipis lalu saya pindah ke Italia dan melihat gaya band work dan black work dan kemudian ada teman di Shrewsbury yang mengerjakannya dan itu benar-benar menarik bagi saya,” kata Hart.
“Sebenarnya tidak punya arti khusus, tapi saya melihatnya sebagai zirah saya. Saya suka memakainya," lanjutnya.
“Itu mendorong saya untuk tetap bugar dan sehat dan kuat. Karena bagi banyak orang itu bukan untuk mereka, tapi bagi saya untuk merasa terlihat terbaik adalah saat saya terlihat sehat, kuat, agresif," ujar eks kiper Manchester City itu.
“Dan sisi kanan saya itu sangat agresif dan di sisi kiri saya punya beberapa hal yang lebih bermakna terkait keluarga. Jadi jelas ada dua sisi dalam diri saya dan saya merasa itu representasi yang tepat," tuturnya menambahkan.
Baca Juga: Pep Guardiola Sesalkan Hasil Imbang Lawan Nottingham Forest, Kini Terpaut 7 Poin dengan Arsenal
Baru-baru ini, Hart juga sempat kembali ke klub lamanya, Shrewsbury Town, dalam peran satu kali. Ia menjadi pelatih kiper sementara saat tim tersebut meraih kemenangan 2-1 atas Salford City pekan lalu.
Kesempatan itu terjadi karena hubungan pertemanannya dengan manajer baru Gavin Cowan.
Meski demikian, Hart menegaskan tidak memiliki rencana kembali ke sepak bola secara penuh waktu dalam rutinitas harian, dan kehadirannya tersebut murni sebagai bantuan satu kali ketika momennya tepat.