-
PSSI memberikan kebebasan penuh kepada John Herdman untuk memilih asisten pelatih lokal secara mandiri.
-
Sumardji menegaskan federasi hanya memberikan rekomendasi tanpa melakukan intervensi terhadap keputusan akhir pelatih.
-
Sejumlah nama kandidat asisten lokal akan menjalani proses wawancara langsung dengan John Herdman.
Sosok mantan pelatih Timnas U-17, Bima Sakti, disebut-sebut menjadi salah satu kandidat kuat yang masuk bursa.
Selain itu, muncul pula nama legenda sepak bola Indonesia seperti Ricardo Salambessy dalam daftar perbincangan hangat tersebut.
Zulkifli Syukur juga menjadi figur yang dinilai memiliki prospek cerah untuk mendampingi Herdman di pinggir lapangan hijau.
Kehadiran sosok lokal diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemain dan staf kepelatihan asing.
PSSI ingin memastikan bahwa chemistry antara pelatih kepala dan asistennya terbentuk secara organik sejak awal pertemuan.
"Setelah itu baru John nanti interview, nah dari beberapa nama itu, terserah John pilih siapa yang layak untuk mendampingi dia untuk menjadi asisten lokal," jelas Sumardji.
Metode wawancara langsung dianggap sebagai cara paling adil untuk mengukur kesamaan visi dan misi dalam bertanding.
Sumardji berencana segera melakukan pertemuan khusus dengan John Herdman untuk membahas kebutuhan asisten lokal secara mendetail.
"Setelah ini saya akan bicara ke dia, dia minta beberapa asisten lokal, nangi akan saya sampaikan."
Baca Juga: Timnas Indonesia vs Bulgaria: Ole Romeny Bakal Lawan Rekan Setimnya
Fokus utama PSSI adalah menyajikan pilihan tenaga pelatih terbaik yang dimiliki oleh Indonesia saat ini kepada Herdman.
Langkah ini juga menjadi sarana transfer ilmu bagi pelatih lokal untuk belajar langsung dari pelatih berstandar dunia.
"Intinya, kami ingin menyajikan semua pelatih-pelatih kita itu ke John, supaya nanti John sendiri yang interview, itu lebih baik," pungkasnya.
Dengan sistem ini, diharapkan terjadi kolaborasi yang solid demi mencapai target prestasi yang telah dicanangkan sebelumnya.
Seluruh mata pencinta sepak bola nasional kini tertuju pada keputusan akhir yang akan diambil oleh John Herdman.
Kebebasan yang diberikan oleh PSSI diharapkan berbanding lurus dengan hasil yang dicapai oleh Timnas Indonesia nantinya.