Calon Lawan Timnas Indonesia, Statistik Yunani: Serangan Tajam, Lini Belakang Rapuh

Galih Prasetyo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:29 WIB
Calon Lawan Timnas Indonesia, Statistik Yunani: Serangan Tajam, Lini Belakang Rapuh
Calon Lawan Timnas Indonesia, Statistik Yunani: Serangan Tajam, Lini Belakang Rapuh [uefa.com]
baca 10 detik
  • Yunani, peringkat 46 dunia, diundang bersama Peru dan Kepulauan Solomon untuk FIFA Series 2026 di Indonesia.
  • Performa terkini Yunani tidak stabil dengan dua menang, satu imbang, dan tiga kalah dalam laga terbaru.
  • Tim asuhan Ivan Jovanovic ini produktif mencetak 10 gol, tetapi pertahanannya lemah dengan kebobolan 12 gol.

Suara.com - Yunani mencuat sebagai calon tamu internasional dalam ajang FIFA Series 2026 yang akan digelar di Indonesia.

Informasi ini dilaporkan oleh akun sepak bola internasional Sweeper Pod, yang menyebut tim peringkat 46 dunia tersebut masuk dalam daftar negara undangan, menyusul Peru dan Kepulauan Solomon.

Bakal menjadi lawan Timnas Indonesia era John Herdman, seperti apa statistik tim yang dilatih oleh Ivan Jovanovic tersebut?

Dikutip dari uefa.com, Yunani menunjukkan performa yang belum stabil dalam rangkaian laga terbarunya.

Yunani mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan, sebuah catatan yang menggambarkan inkonsistensi di tengah upaya membangun performa kompetitif.

Momen perkenalan John Herdman sebagai pelatih utama Timnas Indonesia (dok. Threads Erick Thohir)
Momen perkenalan John Herdman sebagai pelatih utama Timnas Indonesia (dok. Threads Erick Thohir)

Meski hasil pertandingan belum maksimal, statistik menunjukkan Yunani memiliki daya serang yang cukup produktif.

Mereka telah mencetak 10 gol, dengan rata-rata 1,67 gol per laga. Namun, produktivitas tersebut belum sebanding dengan soliditas pertahanan.

Lini belakang Yunani menjadi sorotan utama setelah kebobolan 12 gol, atau rata-rata 2 gol per pertandingan.

Dari lima laga, Yunani hanya mampu mencatat satu clean sheet, angka yang menegaskan rapuhnya pertahanan mereka saat menghadapi tekanan lawan.

baca juga

Jumlah 29 tembakan tepat sasaran yang dilepaskan lawan serta satu penalti yang berujung gol menjadi indikator lemahnya organisasi bertahan.

Meski begitu, lini pertahanan cukup aktif dengan 234 bola berhasil direbut dan 90 sapuan yang dilakukan sepanjang pertandingan.

Dalam aspek permainan, Yunani mencatat penguasaan bola rata-rata 56,34 persen dengan akurasi umpan mencapai 87 persen, menunjukkan kemampuan distribusi yang relatif rapi.

Total 2.808 operan sukses dari 3.219 percobaan memperlihatkan bahwa Yunani mampu membangun permainan dari kaki ke kaki.

Namun, efektivitas serangan dari sisi lapangan masih menjadi catatan, dengan akurasi umpan silang hanya 27,73 persen dari 101 percobaan.

Dari sisi ofensif, Yunani menciptakan 33 tembakan tepat sasaran, 38 tembakan melenceng, dan 24 tembakan terblokir.

Mayoritas gol dicetak dari dalam kotak penalti (8 gol), sementara dua gol lainnya berasal dari luar kotak.

Distribusi gol juga cukup merata, dengan lima gol melalui kaki kiri, tiga gol kaki kanan, dan dua sundulan.

Meski demikian, Yunani hanya mampu menciptakan tiga peluang emas dan belum mendapatkan satu pun penalti sepanjang periode ini.

Striker Christos Tzolis jadi pemain Yunani paling subur dari 5 pertandingan terakir mereka. Pemain 25 tahun itu sudah mencetak 3 gol.

Kontributor: Azka Putra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Kena Dampak Sanksi FIFA

Thom Haye dan Shayne Pattynama Absen di FIFA Series 2026, Timnas Indonesia Kena Dampak Sanksi FIFA

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:25 WIB

Kevin Diks Tuai Pujian dari Bundesliga Berkat Eksekusi Penalti Tanpa Cela

Kevin Diks Tuai Pujian dari Bundesliga Berkat Eksekusi Penalti Tanpa Cela

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:36 WIB

Terbukti di Kanada, John Herdman Dianggap Newbe Latih Timnas Indonesia di Asia Tenggara

Terbukti di Kanada, John Herdman Dianggap Newbe Latih Timnas Indonesia di Asia Tenggara

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:07 WIB

Antara Kepulauan Solomon Atau Yunani yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Antara Kepulauan Solomon Atau Yunani yang Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:00 WIB

Disebut Ada Kesepakatan Personal dengan Persib, Maarten Paes Bantah Keras

Disebut Ada Kesepakatan Personal dengan Persib, Maarten Paes Bantah Keras

Bola | Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:00 WIB

Terkini

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Rekam Jejak Fahd A Rafiq: Suap DPID, Korupsi Al-Qur'an, Kini Kena OTT KPK di Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Pelajaran Memaafkan di Buku Panduan Jalan-Jalan Aman Bersama Mama Macan

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 07:00 WIB

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Cara Memasak Nasi di Rice Cooker Tidak Kering atau Benyek, Segini Ukuran Airnya

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 06:55 WIB

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

×