Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar

Galih Prasetyo

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:36 WIB
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Meroket Gila-gilaan, Calo Berpotensi Raup Untung Besar
Ilustrasi Tiket Piala Dunia 2026 [Instagram]
baca 10 detik
  • Permintaan tiket Piala Dunia 2026 di AS, Kanada, dan Meksiko memecahkan rekor historis FIFA.
  • Lonjakan permintaan memicu kenaikan harga ekstrem di pasar penjualan ulang tiket sekunder.
  • FIFA mengambil komisi 30% dari penjualan ulang yang legal di Amerika Serikat tersebut.

Suara.com - Antusiasme terhadap Piala Dunia FIFA 2026 mencapai level ekstrem.

Harga tiket yang sangat mahal tidak menghalangi jutaan penggemar sepak bola dari seluruh dunia untuk tetap mengantre demi mendapatkan tiket turnamen terbesar di dunia tersebut, yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengakui bahwa permintaan tiket kali ini jauh melampaui semua edisi Piala Dunia sebelumnya.

Ia bahkan menyebut situasinya sebagai sesuatu yang belum pernah terjadi dalam sejarah hampir 100 tahun Piala Dunia.

“Dalam hampir 100 tahun sejarah Piala Dunia, FIFA menjual sekitar 50 juta tiket. Tapi untuk Piala Dunia 2026 ini, hanya dalam empat minggu penjualan, kami menerima permintaan setara dengan 1.000 tahun Piala Dunia sekaligus. Ini benar-benar unik dan luar biasa,” ujar Infantino saat berbicara di World Economic Forum, Davos, Swiss.

Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)
Logo Piala Dunia 2026 (dok. FIFA)

Lonjakan permintaan ini memicu kelangkaan tiket dan mendorong banyak penggemar yang gagal mendapatkan tiket resmi beralih ke platform penjualan ulang (resale).

Di sinilah harga melonjak drastis. Di marketplace resmi FIFA, tiket final Piala Dunia 2026 sempat tercantum dengan harga mencapai 230.000 dolar AS.

FIFA memang tidak menentukan harga resale, tetapi tetap memperoleh keuntungan tambahan dengan mengambil 30 persen komisi dari setiap transaksi penjualan ulang.

Infantino menegaskan bahwa di Amerika Serikat, praktik jual beli tiket di pasar sekunder adalah legal, sehingga FIFA tidak bisa melarangnya.

baca juga

Ia juga menyatakan bahwa seluruh 104 pertandingan Piala Dunia 2026 diprediksi akan terjual habis, yang berarti harga di pasar resale berpotensi naik lebih tinggi lagi.

Reaksi keras pun muncul dari komunitas penggemar sepak bola dunia. Harga tiket resmi FIFA sendiri sudah tergolong sangat mahal, dengan harga tertinggi mencapai 8.680 dolar AS per tiket.

Setelah menuai kritik, FIFA memang mengumumkan akan menyediakan tiket murah seharga 60 dolar AS untuk setiap pertandingan, khusus bagi 48 federasi sepak bola peserta.

Namun, jumlahnya terbatas dan tidak mengubah situasi pasar secara keseluruhan.

Di pasar sekunder, harga justru semakin tidak terkendali. Untuk final Piala Dunia di MetLife Stadium, New Jersey, pada 19 Juli 2026, harga resmi kategori satu tercatat 8.680 dolar AS.

Namun, di marketplace FIFA, harga terendah untuk tiket setara sudah mencapai 16.000 dolar AS, hampir dua kali lipat dari harga awal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desakan Boikot Piala Dunia 2026 Menguat di Belanda, Ribuan Warga Tandatangan Petisi Penolakan

Desakan Boikot Piala Dunia 2026 Menguat di Belanda, Ribuan Warga Tandatangan Petisi Penolakan

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:10 WIB

Timnas Inggris Ingin Bermarkas di 'Jantung Amerika' Selama Perhelatan Piala Dunia 2026

Timnas Inggris Ingin Bermarkas di 'Jantung Amerika' Selama Perhelatan Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:52 WIB

H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi

H-134 Piala Dunia 2026: Harga Hotel di AS, Kanada dan Meksiko Meroket, Suporter Berebut Reservasi

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 09:04 WIB

Teror Kartel Jelang Piala Dunia 2026: 11 Orang Tewas di Lapangan Sepak Bola Meksiko

Teror Kartel Jelang Piala Dunia 2026: 11 Orang Tewas di Lapangan Sepak Bola Meksiko

Bola | Rabu, 28 Januari 2026 | 08:52 WIB

Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland

Menlu RI Beri Tanggapan Ambisi Amerika Serikat Kuasai Greenland

Video | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:35 WIB

Presiden RFEF Klaim Final Piala Dunia 2030 Digelar di Spanyol, FIFA Masih Bungkam

Presiden RFEF Klaim Final Piala Dunia 2030 Digelar di Spanyol, FIFA Masih Bungkam

Bola | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:35 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×