-
Mauro Zijlstra dikabarkan segera meninggalkan FC Volendam untuk bergabung ke klub Persija Jakarta.
-
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini diproyeksikan mendapat kontrak berdurasi 2,5 tahun di Jakarta.
-
Kepindahan Zijlstra bertujuan untuk memperkuat lini serang Persija demi mengejar gelar juara liga.
Sebelum dikaitkan dengan Persija, Zijlstra memiliki latar belakang pendidikan sepak bola yang cukup mumpuni.
Ia tercatat pernah menimba ilmu di akademi muda AZ Alkmaar yang tersohor di Belanda.
Setelah itu, ia melanjutkan pengembangan bakatnya bersama N.E.C. Nijmegen sebelum akhirnya bergabung ke FC Volendam.
Bersama Volendam, ia perlahan mulai mendapatkan tempat di skuat utama namun belum menjadi pilihan reguler.
Kondisi inilah yang kemudian memicu minat klub-klub besar dari Indonesia untuk memboyongnya pulang ke tanah air.
Kurangnya menit bermain secara konsisten di Eredivisie membuat Zijlstra melirik peluang berkarier di luar negeri.
"Di Eredivisie, ia berhasil berkembang sebagai striker, tetapi tempat awal reguler tidak datang. Klub papan atas Indonesia melihat peluangnya dan dengan cepat mengebom nama striker berbakat itu menjadi target utama," lanjut laporan tersebut.
Persija Jakarta bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan pemain yang memiliki darah Bandung ini.
Langkah manajemen Persija ini juga dilihat sebagai bagian dari ambisi besar untuk menggeser rival abadi mereka.
Klub ini terus berbenah agar bisa bersaing ketat dengan Persib Bandung yang kini menguasai puncak klasemen.
Menariknya, Persija juga baru saja mendatangkan Shayne Pattynama untuk memperkokoh sektor pertahanan mereka sebelumnya.
Langkah strategis ini dilakukan untuk membendung dominasi Persib yang saat ini menjadi juara paruh musim.
Persib sendiri dihuni oleh banyak pemain berkualitas yang memiliki latar belakang atau keturunan dari Belanda.
Persaingan di papan atas Liga Indonesia kini semakin kental dengan nuansa sepak bola Negeri Kincir Angin.
"Klub rival itu saat ini unggul tiga poin dari Persija dan juga memiliki beberapa pemain berakar Belanda. Eliano Reijnders, Marc Klok dan Thom Haye terikat kontrak di sana, yang memberikan warna ekstra pada perburuan gelar," lanjut laporan tersebut.