3 Kerugian Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan

Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 18 Februari 2026 | 21:45 WIB
3 Kerugian Timnas Indonesia Jadikan Jordi Amat Gelandang Bertahan
Jordi Amat saat membela Timnas Indonesia di laga uji coba melawan Argentina (tmssl.akamaized.net)
  • Menggeser Jordi Amat ke gelandang bertahan berisiko mengekspos masalah stamina dan mobilitas sang pemain saat menghadapi intensitas tinggi di level internasional.
  • Kehadiran Jordi di lini tengah dapat mematikan potensi dan jam terbang gelandang murni Timnas Indonesia yang memiliki visi serangan lebih natural.
  • Kesuksesan eksperimen di Liga 1 bersama Persija Jakarta tidak menjamin taktik serupa akan berhasil saat diterapkan John Herdman menghadapi negara-negara kuat Asia.

Suara.com - Terbukanya peluang pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk meniru strategi Persija Jakarta dengan menempatkan Jordi Amat sebagai gelandang bertahan memicu pertanyaan besar. Apakah cocok untuk skuad Garuda?

Meskipun sukses dilakukan di level klub, transformasi posisi Jordi Amat ini menyimpan potensi kerugian yang cukup signifikan bagi keseimbangan Skuad Garuda.

Perubahan peran bek kelahiran Spanyol tersebut perlu dipertimbangkan secara matang mengingat intensitas laga internasional yang jauh berbeda dengan kompetisi domestik.

Berikut adalah tiga kerugian yang mungkin dihadapi Timnas Indonesia jika memaksakan Jordi Amat bermain di lini tengah:

1. Masalah Mobilitas dan Stamina

Kerugian pertama berkaitan erat dengan faktor fisik dan tuntutan mobilitas tinggi yang wajib dimiliki seorang gelandang bertahan modern.

Peran sebagai penyeimbang di lini tengah menuntut daya jelajah yang jauh lebih luas dan intensitas lari yang lebih tinggi dibandingkan posisi bek tengah.

Mengingat usia Jordi Amat yang sudah tidak lagi muda, ia dikhawatirkan akan kesulitan mengimbangi kecepatan transisi permainan lawan di level internasional.

Di Liga 1 tempo permainan mungkin masih bisa dikendalikan, namun menghadapi tim elit Asia dengan pressing ketat, stamina Jordi bisa terkuras lebih cepat.

2. Menumpuknya Gelandang dan Mematikan Potensi Pemain Lain

Kerugian kedua adalah potensi terhambatnya perkembangan gelandang murni yang sebenarnya sudah tersedia di skuad Timnas Indonesia.

Skuad Garuda saat ini memiliki gelandang bertahan natural dengan kualitas distribusi bola mumpuni seperti Ivar Jenner atau Thom Haye.

Memaksakan Jordi Amat di posisi tersebut bisa membuat komposisi lini tengah menjadi tidak efisien dan membatasi opsi serangan yang lebih kreatif.

Karakter Jordi yang lebih defensif mungkin akan membuat lini tengah Indonesia terlalu dalam dan kesulitan dalam membangun serangan balik cepat.

3. Risiko Adaptasi di Level Internasional

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gelandang Timnas Indonesia U-17 Ini Susul Calvin Verdonk dan Dean James

Gelandang Timnas Indonesia U-17 Ini Susul Calvin Verdonk dan Dean James

Bola | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:28 WIB

Siap Tempur di GBK, Bulgaria Umumkan Jadwal Lengkap untuk FIFA Series Indonesia

Siap Tempur di GBK, Bulgaria Umumkan Jadwal Lengkap untuk FIFA Series Indonesia

Bola | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:33 WIB

Timnas U-23 Gagal ke Asian Games, Ini Untung-Rugi yang Didapatkan John Herd

Timnas U-23 Gagal ke Asian Games, Ini Untung-Rugi yang Didapatkan John Herd

Your Say | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:55 WIB

Terkini

Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa

Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:37 WIB

Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa

Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27 WIB

Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola

Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:18 WIB

Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!

Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:09 WIB

Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!

Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:00 WIB

5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!

5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:51 WIB

Casemiro ke Inter Miami Segera Terjadi, Tapi Terjanggal Regulasi Discovery Rights dan Slot Non-DP

Casemiro ke Inter Miami Segera Terjadi, Tapi Terjanggal Regulasi Discovery Rights dan Slot Non-DP

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:46 WIB

Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap

Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:21 WIB

Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei

Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:13 WIB

Aston Villa Juara Liga Europa 2026

Aston Villa Juara Liga Europa 2026

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:03 WIB