Bojan Hodak Ngamuk Akibat Ulah Oknum Suporter di Laga ACL 2 Kontra Ratchaburi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 19 Februari 2026 | 10:58 WIB
Bojan Hodak Ngamuk Akibat Ulah Oknum Suporter di Laga ACL 2 Kontra Ratchaburi
Bojan Hodak (Persib Bandung)
baca 10 detik
  • Bojan Hodak marah besar akibat ulah oknum suporter masuk lapangan usai laga ACL 2.

  • Potensi sanksi AFC membayangi Persib Bandung akibat tindakan tidak disiplin sejumlah oknum pendukung.

  • Pelatih dan pemain Persib turun tangan langsung menghalau suporter yang nekat masuk lapangan.

Suara.com - Kemenangan emosional Persib Bandung atas Ratchaburi dalam lanjutan AFC Champions League Two ternoda.

Pelatih kepala Bojan Hodak tidak mampu menyembunyikan amarahnya melihat perilaku buruk segelintir pendukung.

Insiden ini terjadi tepat setelah wasit mengakhiri pertandingan leg kedua babak 16 besar tersebut.

Sejumlah individu nekat menerobos pembatas dan merangsek masuk ke dalam area lapangan pertandingan.

Kondisi ini membuat atmosfer stadion yang semula meriah berubah menjadi penuh ketegangan seketika.

Bojan Hodak secara terbuka meluapkan rasa frustrasinya saat memberikan keterangan kepada awak media.

Ia merasa tindakan tidak terpuji tersebut mencoreng perjuangan keras yang telah dilakukan para pemain.

Padahal, pelatih asal Kroasia ini sangat mengagumi militansi puluhan ribu suporter yang hadir.

Dukungan masif dari tribune stadion diakuinya menjadi kunci sukses mengandaskan perlawanan wakil Thailand.

baca juga

"Mungkin di sini tadi ada sekitar 30 ribu suporter dan 29.900 dari mereka itu fantastis. Tidak mudah bermain di sini, jika kalian ingat laga melawan Bangkok United, di babak pertama kesulitan. Bisa dilihat juga tadi Ratchaburi tidak mudah bermain di sini dan itu keuntungan bagi kami," kata Hodak.

Meskipun mayoritas suporter bersikap tertib, tindakan segelintir orang tetap dianggap pelanggaran yang sangat serius.

Hodak menyoroti potensi kerugian besar yang bisa menimpa manajemen Persib akibat ulah tersebut.

Denda administratif hingga sanksi larangan penonton menjadi bayang-bayang hitam bagi langkah Maung Bandung.

Bagi sang pelatih, tindakan masuk ke lapangan adalah bentuk egoisme yang merugikan kepentingan tim.

"Tapi ada seratus orang yang merusak itu. Mereka datang untuk kepentingan pribadinya. Karena kami bisa saja didenda karena seratus orang atau bahkan itu kurang dari seratus orang. Mereka meneror semuanya," ucapnya kemudian.

Pihak pelatih sangat berharap kejadian memalukan seperti ini tidak terulang kembali di masa depan.

Baginya, energi positif dari penonton tetap dibutuhkan untuk membakar semangat juang Beckham Putra dkk.

Stadion Si Jalak Harupat seharusnya tetap menjadi tempat yang angker bagi lawan, bukan bagi klub sendiri.

Keuntungan bermain di kandang harus dijaga dengan mematuhi aturan standar kompetisi internasional dari AFC.

"Saya bisa katakan 99 persen suporter fantastis dan bagi setiap lawan yang datang ke sini itu tidak akan mudah, itu keuntungan ketika kami bermain di kandang sendiri," tukasnya.

Situasi sempat memanas sebelum akhirnya Bojan Hodak sendiri yang turun tangan melakukan mediasi langsung.

Banyak saksi mata melihat pelatih berkepala plontos itu berjalan ke arah suporter yang melanggar batas.

Tidak hanya sendirian, beberapa penggawa utama Pangeran Biru juga turut membantu menenangkan massa yang emosional.

Nama-nama seperti Eliano Reijnders dan Layvin Kurzawa terlihat ikut menghimbau suporter agar segera meninggalkan lapangan.

Dedi Kusnandar selaku kapten tim juga berperan aktif mengarahkan pendukung untuk kembali ke area tribune.

Kehadiran para pemain bintang di tengah kerumunan ternyata efektif meredam aksi nekat oknum pendukung tersebut.

Para suporter yang tadinya mencoba merangsek ke tengah lapangan akhirnya luluh dan memilih untuk mundur.

Video yang memperlihatkan ketegangan antara pelatih dan oknum suporter tersebut kini viral di berbagai platform sosial.

Klub kini menunggu laporan resmi dari pengawas pertandingan terkait insiden keamanan yang terjadi semalam.

Semua pihak berharap kemenangan manis ini tidak berakhir pahit karena hukuman dari otoritas sepak bola Asia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Andrew Jung Sesali Kartu Merah Persib, Main 10 Orang Lawan Ratchaburi Itu Sangat Sulit!

Andrew Jung Sesali Kartu Merah Persib, Main 10 Orang Lawan Ratchaburi Itu Sangat Sulit!

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:41 WIB

Persib Gugur di ACL 2, Marc Klok Janji Bangkit Bersama Bobotoh Demi Sejarah Baru

Persib Gugur di ACL 2, Marc Klok Janji Bangkit Bersama Bobotoh Demi Sejarah Baru

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:31 WIB

Pemain Ratchaburi FC Ungkap Kondisi Mencekam di GBLA, Lemparan Batu hingga Flare

Pemain Ratchaburi FC Ungkap Kondisi Mencekam di GBLA, Lemparan Batu hingga Flare

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 10:30 WIB

Terkini

Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain

Tak Dapat Tempat di Ipswich Town, Elkan Baggott Kini Dilirik Klub Liga Inggris Lain

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:26 WIB

Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Persib Bakal Bikin Timnas Indonesia Semakin Kuat di Piala AFF 2026, Ini Alasannya

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:17 WIB

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir

Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Bikin Lionel Messi Ketar-ketir

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:12 WIB

Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti

Jelang Norwegia vs Brasil, Stale Solbakken: Kami Siapkan Skema Adu Penalti

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 15:05 WIB

Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya

Ole Romeny Susul Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Gabung Persib Bandung? Ini Kodenya

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 14:43 WIB

Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF

Cahya Supriadi Pasang Target Balas Dendam ke Vietnam, Timnas Indonesia Siap Buru Gelar Piala AFF

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:27 WIB

Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF

Optimisme PSSI Membumbung! Sumardji Ungkap Alasan Timnas Indonesia Diyakini Bisa Juara Piala AFF

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:20 WIB

Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran

Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 13:13 WIB

3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland

3 Fakta Menarik Jelang Brasil vs Norwegia, Taktik Mematikan Aliran Bola Erling Haaland

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 12:09 WIB

Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia

Momen Bendera Palestina Berkibar Setelah Mesir Menumbangkan Australia

Bola | Minggu, 05 Juli 2026 | 11:50 WIB

×