Pelatih Ratchaburi Trauma Kebrutalan Suporter Timnas Indonesia Pernah Bakar GBK

Pebriansyah Ariefana | Adie Prasetyo Nugraha | Suara.com

Kamis, 19 Februari 2026 | 17:26 WIB
Pelatih Ratchaburi Trauma Kebrutalan Suporter Timnas Indonesia Pernah Bakar GBK
Persib Bandung (Suara.com)
  • Pelatih Ratchaburi FC menyoroti kebrutalan suporter Persib Bandung pasca laga di Stadion GBLA.

  • Worrawoot Srimakha teringat kerusuhan besar di Stadion Senayan pada ajang SEA Games 1997.

  • Persib Bandung resmi tersingkir dari kompetisi ACL Two meski menang tipis di kandang.

Suara.com - Kericuhan suporter mewarnai laga leg kedua babak 16 besar antara Persib Bandung kontra Ratchaburi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026). Insiden itu mengorek kenangan lama Pelatih Ratchaburi, Worrawoot Srimakha saat membela Thailand perihal kebrutalan suporter Timnas Indonesia.

Adapun dalam laga lanjutan AFC Champions League Two (ACL Two) itu Persib mampu menang tipis 1-0. Namun, hasil tersebut tak cukup mengantarkan Persib lolos karena kalah agregat 1-3.

Kekecewaan atas tersingkirnya Maung Bandung memicu ratusan Bobotoh turun ke lapangan sesaat setelah laga usai. Situasi memanas ketika sejumlah suporter memenuhi area pertandingan, membuat pemain Ratchaburi dan perangkat laga berlarian menyelamatkan diri ke ruang ganti.

Pelatih Ratchaburi, Worrawoot Srimaka, langsung mengambil keputusan cepat demi menyelamatkan armadanya.

Menurut jurnalis Thailand, Voy, yang ikut meliput langsung di GBLA, sang arsitek terlihat sigap membaca situasi genting tersebut.

"Pelatih Yong" Worrawoot Srimakha, pelatih Ratchaburi FC, tampaknya mengendalikan situasi dan tahu apa yang harus dilakukan dalam peristiwa yang tidak biasa ini," ujar Voy dalam cerita ke akun Thai League.

"Kami harus pergi dengan cepat. Mengapa harus tinggal? Prioritaskan keselamatan kami terlebih dahulu; yang lainnya bisa menunggu," ungkap Worrawoot Srimaka dikutip dari akun Thai League.

Keputusan cepat itu rupanya bukan tanpa alasan. Pengakuan Worrawoot atas kejadian di Bandung menimbulkan trauma lama saat dirinya masih menjadi pemain Timnas Thailand pada ajang SEA Games 1997 di Jakarta.

Saat itu, Thailand mengalahkan Indonesia lewat adu penalti dan situasi di stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) berubah mencekam.

Bahkan, menurut pengakuannya suporter tim Merah Putih sampai-sampai membakar Stadion GBK.

“Saya pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya, di Stadion Senayan, ketika stadion terbakar setelah Thailand mengalahkan Indonesia,” ujar Worrawoot Srimaka.

"100.000 penggemar membakar stadion. Gambar itu masih terukir dalam ingatanku," imbuhnya.

Mantan striker tajam Thailand itu bahkan menyebut kejadian terbaru ini terasa lebih mengerikan dibandingkan pengalaman masa lalunya.

Bahkan, tidak ragu ia menyebut suporter Indonesia sama brutalnya seperti dahulu ketika dirinya membela Timnas Indonesia.

“Kebrutalan penggemar sepak bola Indonesia tetap sama, tidak berubah dan bahkan mungkin lebih brutal dari sebelumnya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Media Thailand Soroti Ulah Suporter Persib, Singgung Sisi Gelap Sepak Bola Indonesia

Media Thailand Soroti Ulah Suporter Persib, Singgung Sisi Gelap Sepak Bola Indonesia

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:33 WIB

Timnas Tak Lolos, Indonesia Tetap Gelar Agenda Road to Piala Dunia 2026

Timnas Tak Lolos, Indonesia Tetap Gelar Agenda Road to Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 16:24 WIB

Penyerang Persija ke Persib Bandung: Kami Masih Punya 13 Pertandingan, 13 Final

Penyerang Persija ke Persib Bandung: Kami Masih Punya 13 Pertandingan, 13 Final

Bola | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa

Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:27 WIB

Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola

Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:18 WIB

Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!

Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:09 WIB

Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!

Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:00 WIB

5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!

5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 08:51 WIB

Casemiro ke Inter Miami Segera Terjadi, Tapi Terjanggal Regulasi Discovery Rights dan Slot Non-DP

Casemiro ke Inter Miami Segera Terjadi, Tapi Terjanggal Regulasi Discovery Rights dan Slot Non-DP

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:46 WIB

Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap

Gelar Juara Persib di Depan Mata, Julio Cesar Ingatkan Jangan Lengah Lawan Persijap

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:21 WIB

Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei

Arsenal Akan Parade Juara Liga Inggris Musim 2025/2026 di Islington Pada 31 Mei

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:13 WIB

Aston Villa Juara Liga Europa 2026

Aston Villa Juara Liga Europa 2026

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 06:03 WIB

Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda

Gebrakan Indonesia di Markas PBB: UniLeague Jadi Model Dunia untuk Pemberdayaan Pemuda

Bola | Rabu, 20 Mei 2026 | 20:42 WIB