Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun

Ronald Seger Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 20:49 WIB
Jelang Hidup Mati Lawan Galatasaray, Juventus Berada di Titik Terendah 15 Tahun
Jelang partai hidup mati pada leg kedua melawan Galatasaray, Juventus menjadi sorotan setelah menelan kekalahan 0-2 dari Como pada pekan ke-26 Serie A 2025-26. [Instagram @juventus]
baca 10 detik
  • Juventus kalah 0-2 dari Como, membuat mereka kelima di Serie A dengan 46 poin.
  • Performa 46 poin dari 26 laga ini adalah terburuk Juventus dalam 15 tahun terakhir.
  • Tim menunjukkan inkonsistensi di bawah Luciano Spalletti, dengan empat kekalahan di lima laga terakhir.

Suara.com - Jelang partai hidup mati pada leg kedua melawan Galatasaray, Juventus menjadi sorotan setelah menelan kekalahan 0-2 dari Como pada pekan ke-26 Serie A 2025-26.

Hasil itu membuat Si Nyonya Tua tertahan di posisi kelima klasemen dengan 46 poin, terpaut empat angka dari zona Liga Champions.

Lebih memprihatinkan lagi, catatan tersebut menjadi yang terburuk bagi Juventus dalam 15 tahun terakhir.

Dikutip dari data Football Italia, perolehan 46 poin dari 26 laga merupakan pencapaian terendah Juventus sejak musim 2010-11 di bawah asuhan Luigi Delneri, ketika mereka hanya mengumpulkan 41 poin pada periode yang sama.

Ironisnya, performa musim ini bahkan lebih buruk dibanding era Thiago Motta yang dipecat pada Maret tahun lalu.

Pada 26 laga Serie A 2024-25, Juventus racikan Motta mengoleksi 49 poin.

Si Nyonya Tua mencetak 43 gol, jumlah yang sama seperti musim ini, namun jauh lebih solid di lini belakang dengan hanya kebobolan 21 gol, berbanding 25 gol musim ini.

Tak hanya itu, Motta memang kerap dikritik karena terlalu sering bermain imbang (13 kali dalam 26 laga), tetapi ia hanya menelan satu kekalahan pada periode tersebut.

Bandingkan dengan musim ini, di mana Juventus sudah kalah enam kali.

baca juga

Sepeninggal Motta, kursi pelatih Juventus sempat diisi Igor Tudor.

Namun, pria Kroasia itu juga tak bertahan lama setelah dipecat pada akhir Oktober 2025. Rata-rata poinnya hanya 1,50 per pertandingan.

Kini, tongkat estafet berada di tangan Luciano Spalletti.

Meski mencatat rata-rata 1,82 poin per laga, lebih baik dari Tudor, performa tim belum menunjukkan kestabilan.

Dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi, Juventus menelan empat kekalahan. Di Serie A, mereka hanya meraih satu poin dari tiga laga terakhir, dengan dua kekalahan dan satu hasil imbang.

Menariknya, situasi ini mengingatkan pada akhir era Motta.

Saat itu, Juventus juga duduk di peringkat kelima, tersingkir dari play-off fase gugur Liga Champions, serta menelan kekalahan telak dari Atalanta dan Fiorentina sebelum akhirnya manajemen mengambil keputusan pemecatan.

Jika tak segera bangkit, musim 2025-26 berpotensi tercatat sebagai salah satu periode paling kelam dalam sejarah modern Juventus.

Kontributor: Adam Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perobek Gawang Juventus, Mergim Vojvoda: Saya Percaya Allah SWT, Anti Takhayul

Perobek Gawang Juventus, Mergim Vojvoda: Saya Percaya Allah SWT, Anti Takhayul

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 20:39 WIB

Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions

Legenda Juventus: Saya Justru Senang Jika I Bianconeri Gagal di Liga Champions

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 20:26 WIB

Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini

Detik-detik Pelatih Inter Milan Ngamuk ke Jurnalis Gegara Ditanya Soal Ini

Bola | Selasa, 24 Februari 2026 | 20:18 WIB

Terkini

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:10 WIB

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Gegara Konflik Timur Tengah, Harga Mayones Naik 10%

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:06 WIB

×