FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 01 Maret 2026 | 07:06 WIB
FIFA Akhirnya Buka Suara Soal Situasi Terkini Nasib Iran di Piala Dunia 2026
Dua pesepak bola Timnas Iran tertunduk usal laga melawan Timnas Inggris dalam laga penyisihan Grup C Piala Dunia U-17 di Jakarta International Stadium, Jakarta, Selasa (14/11/2023). Inggris berhasil menang dengan skor 2-1 dan memastikan lolos ke babak 16 besar. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.
baca 10 detik
  • Amerika Serikat dan Israel melakukan serangan militer ke Iran demi perubahan kekuasaan di sana.

  • FIFA terus memantau situasi keamanan Iran demi kelancaran partisipasi tim di Piala Dunia 2026.

  • Iran membalas serangan dengan mengincar pangkalan militer Amerika Serikat di beberapa negara Timur Tengah.

Suara.com - Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, memberikan pernyataan awal mengenai kemelut yang sedang terjadi di Iran.

Kondisi geopolitik di Timur Tengah kini tengah berada dalam fase yang sangat kritis dan mengkhawatirkan.

Eskalasi militer yang melibatkan kekuatan besar dunia secara resmi pecah di wilayah tersebut pada hari ini.

Dunia internasional dikejutkan dengan aksi penyerangan yang menyasar kedaulatan wilayah Republik Islam Iran secara mendadak.

Kejadian luar biasa ini memicu reaksi dari berbagai lembaga global termasuk otoritas tertinggi sepakbola dunia, FIFA.

Organisasi yang bermarkas di Zurich tersebut kini mulai menyoroti dampak konflik terhadap agenda olahraga internasional.

FIFA mengaku telah mendapatkan informasi mengenai serangan militer yang berlangsung sejak pagi hari waktu setempat.

Grafstrom menekankan bahwa otoritas sepakbola global belum bisa mengambil keputusan drastis dalam waktu yang sangat singkat.

Upaya pemantauan terus dilakukan secara intensif untuk melihat bagaimana perkembangan stabilitas keamanan di wilayah terdampak konflik.

baca juga

Mattias Grafstrom menyampaikan hal ini saat menghadiri pertemuan penting para petinggi sepakbola internasional di wilayah Wales.

"Saya membaca berita pagi ini sama seperti Anda. Kami mengadakan pertemuan hari ini dan masih terlalu dini untuk berkomentar secara rinci, tetapi kami akan memantau perkembangan terkait semua isu di seluruh dunia," kata Mattias, dalam rapat umum tahunan Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional di Cardiff, Wales, melansir ESPN.

Meskipun situasi sedang memanas, FIFA tetap memegang komitmen awal mereka terkait penyelenggaraan turnamen besar di Amerika.

Prosesi undian grup yang dilakukan di Washington sebelumnya telah berjalan lancar dengan melibatkan seluruh perwakilan negara peserta.

Keamanan setiap kontingen yang akan bertanding di ajang bergengsi tersebut tetap menjadi prioritas utama bagi pihak penyelenggara.

Pihak FIFA berupaya agar dinamika politik global tidak mencederai partisipasi negara-negara yang telah dinyatakan lolos kualifikasi.

Harapan besar disematkan agar ajang sepakbola empat tahunan tersebut tetap bisa berjalan sesuai rencana tanpa ada hambatan.

"Kami mengadakan undian final di Washington di mana semua tim berpartisipasi, dan fokus kami adalah pada Piala Dunia yang aman dengan partisipasi semua tim," tegasnya.

Operasi tempur berskala besar ini dimulai secara serentak pada hari Sabtu tanggal 28 Februari 2026 yang mengejutkan publik.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka mengonfirmasi bahwa pasukannya telah diperintahkan untuk melakukan aksi militer tersebut.

Langkah ini diambil bersamaan dengan dukungan penuh dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dalam sebuah operasi terpadu.

Alasan utama yang dikemukakan oleh kedua pemimpin negara tersebut adalah tuntutan terhadap pergantian kepemimpinan di Teheran.

Target utama dari operasi militer ini ditujukan langsung kepada stabilitas pemerintahan di bawah kendali rezim Ayatollah Khamenei.

Pemerintah Iran tidak tinggal diam dan langsung melancarkan aksi balasan yang tidak kalah sengit di berbagai titik.

Pasukan Iran dilaporkan membidik sejumlah pangkalan militer milik Amerika Serikat yang tersebar di wilayah strategis Teluk.

Serangan rudal dan alat tempur lainnya dikabarkan menyasar area militer di negara tetangga seperti Bahrain dan Kuwait.

Ketegangan juga dilaporkan meningkat di wilayah Uni Emirat Arab serta Qatar menyusul serangan balasan dari pihak Iran.

Kondisi ini memicu kekhawatiran global akan terjadinya perang terbuka yang lebih luas di sepanjang kawasan Timur Tengah.

Sorotan publik kini tertuju pada nasib Tim Nasional Iran yang sejatinya memiliki tiket resmi di putaran final.

Skuad yang dikenal dengan julukan Team Melli ini sebelumnya telah terundi masuk ke dalam persaingan ketat di Grup G.

Iran dijadwalkan akan bersaing dengan tim-tim tangguh lainnya seperti Mesir, Selandia Baru, dan raksasa Eropa, Belgia.

Namun, keterlibatan aktif Iran dalam konflik bersenjata ini membuat posisi mereka di atas kertas menjadi sangat rawan.

Banyak pihak mulai mempertanyakan apakah mereka tetap diperbolehkan terbang ke Amerika Serikat sebagai tuan rumah turnamen tersebut.

Hubungan antara Teheran dan Washington memang sudah lama berada dalam titik terendah jauh sebelum konflik fisik ini pecah.

Pemerintahan Donald Trump sebelumnya telah menetapkan kebijakan ketat yang memasukkan Iran ke dalam daftar hitam imigrasi.

Larangan ini secara otomatis menutup akses bagi seluruh warga negara Iran untuk bisa menginjakkan kaki di tanah Amerika.

Meskipun FIFA sempat memberikan lampu hijau dan jaminan keikutsertaan, realita di lapangan kini jauh berbeda dari sebelumnya.

Status keamanan Iran di ajang dunia tersebut kini kembali menjadi perdebatan hangat di kalangan pengamat sepakbola dan diplomat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026

PSSI-nya Iran Ragu Bisa Tampil di Piala Dunia 2026

Bola | Minggu, 01 Maret 2026 | 06:53 WIB

Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!

Analis Prediksi Harga Minyak Awal Maret: Tidak Lagi Menyala, Namun Terbakar!

Bisnis | Minggu, 01 Maret 2026 | 05:56 WIB

Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak

Kemlu Iran: AS dan Israel Mengkhianati Kesepakatan, DK PBB Harus Bergerak

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 05:33 WIB

Terkini

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

×