Beda Nasib! Emil Audero Dipuji Setinggi Langit, Maarten Paes Si Pembuat Masalah

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 04 Maret 2026 | 09:43 WIB
Beda Nasib! Emil Audero Dipuji Setinggi Langit, Maarten Paes Si Pembuat Masalah
Emil Audero (IG Emil Audero)
baca 10 detik
  • Emil Audero masuk tiga besar kiper terbaik Serie A mengalahkan Mike Maignan.

  • Maarten Paes dikritik legenda Ajax karena kualitas umpan yang dianggap sangat lemah.

  • John Herdman akan memulai debut kepelatihan Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.

Suara.com - Dua calon benteng pertahanan terakhir Timnas Indonesia menunjukkan dinamika karier yang sangat kontras saat berkarier di benua biru.

Kondisi psikologis dan teknis yang berbeda kini tengah menyelimuti sosok Emil Audero dan Maarten Paes di klub masing-masing.

Emil Audero sedang menikmati masa keemasan lewat apresiasi tinggi dari publik sepak bola Italia berkat ketangguhannya di bawah mistar.

Sebaliknya, Maarten Paes yang baru saja merasakan atmosfer kompetisi di Belanda justru harus menerima komentar miring meski mencatat nirbobol.

Situasi ini menjadi bumbu yang menarik mengingat keduanya diprediksi akan bersaing memperebutkan posisi utama di ajang internasional mendatang.

Perhelatan FIFA Series 2026 akan menjadi panggung pertama bagi pelatih anyar, John Herdman, dalam mengomandani skuad Merah Putih.

Agenda ini dipandang lebih dari sekadar partai persahabatan karena berfungsi sebagai indikator kesiapan tim menghadapi kompetisi yang lebih besar.

Laga pembuka dijadwalkan mempertemukan Indonesia dengan Saint Kitts and Nevis yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Pertandingan yang berlangsung pada 27 Maret 2026 tersebut bakal menjadi laboratorium taktik pertama bagi sang pelatih asal Inggris.

baca juga

Herdman dipastikan bakal memantau detail performa setiap pemain, terutama di sektor penjaga gawang yang dihuni nama-nama beken.

Jika mampu menumbangkan Saint Kitts and Nevis, langkah Indonesia akan berlanjut ke partai puncak yang diadakan pada 30 Maret 2026.

Calon lawan di laga final adalah pemenang dari pertandingan antara tim nasional Bulgaria melawan Kepulauan Solomon.

Kemenangan di turnamen ini sangat krusial untuk mendongkrak kepercayaan diri para pemain serta memperbaiki posisi di peringkat FIFA.

Oleh karena itu, pemilihan kiper yang berada dalam kondisi mental terbaik menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar lagi.

Dilema muncul ketika melihat performa terbaru Paes bersama Ajax Amsterdam yang justru mengundang perdebatan di kalangan analis.

Maarten Paes sebenarnya baru saja menyelesaikan laga bersama Ajax Amsterdam dengan catatan tanpa kebobolan saat melawan PEC Zwolle.

Namun, skor kacamata pada Minggu (1/3/2026) tersebut ternyata belum cukup untuk memuaskan hati para pengamat sepak bola Belanda.

Mantan pemain Ajax, Kenneth Perez, melontarkan kalimat pedas terkait cara bermain Paes yang dianggap membahayakan lini pertahanan sendiri.

Kejadian di menit ke-65 menjadi sorotan utama saat sapuan bola dari Paes justru mengenai pemain lawan dan nyaris berbuah gol.

"Mereka punya pembuat masalah terbesar di gawang. Paes, dia memainkan umpan paling gila dan sangat lemah," ucap Perez dilansir dari Voetbal Primeur.

Perez menegaskan bahwa standar penjaga gawang di Ajax sangat tinggi, terutama dalam hal akurasi distribusi bola kepada rekan setim.

"Anda mesti melakukan umpan yang tepat. Itu selalu terjadi di Ajax," lanjutnya memberikan penekanan pada aspek teknis sang kiper.

Pandangan senada juga diungkapkan oleh Marciano Vink yang bertugas sebagai pengamat sepak bola di kanal ESPN Belanda.

Vink menilai bahwa Paes masih memerlukan waktu lebih untuk menyatu dengan pola permainan tim yang menuntut kiper ikut membangun serangan.

"Dia adalah penjaga gawang yang tidak perlu membangun permainan sebelum bergabung dengan Ajax. Dia belum pernah melakukannya tetapi sekarang dia bermain untuk Ajax," katanya.

Berbanding terbalik dengan Paes, Emil Audero justru sedang banjir pujian setelah tampil impresif bersama klubnya, Cremonese.

Media ternama Italia, Tutto Mercato, menempatkan nama Audero ke dalam jajaran penjaga gawang terbaik di kasta tertinggi Liga Italia.

Berdasarkan data statistik hingga pekan ke-27 Serie A, Audero tercatat menduduki peringkat ketiga dengan perolehan nilai 6,30.

Pencapaian ini sangat membanggakan karena ia berhasil melampaui poin yang dimiliki oleh kiper utama AC Milan, Mike Maignan.

Efektivitas Audero di bawah mistar gawang menjadikannya salah satu aset paling berharga yang dinantikan kontribusinya bagi Indonesia.

Dominasi Audero di Serie A membuktikan bahwa kualitasnya tetap terjaga meskipun persaingan di liga tersebut sangatlah kompetitif dan ketat.

Tutto Mercato mencatat bahwa konsistensi menjadi kunci utama bagi mantan pemain Sampdoria tersebut untuk tetap berada di level tertinggi.

"Wladimiro Falcone mengukuhkan posisinya sebagai kiper terbaik Serie A. Maignan tergeser dari podium setelah lama memimpin. Audero tampil gemilang. Corvi pergi, Caprile kembali," tulis Tutto Mercato.

Berdasarkan daftar yang dirilis, Audero hanya kalah dari Wladimiro Falcone (Lecce) dan Marco Carnesecchi (Atalanta) dalam perolehan rating rata-rata.

Keunggulan tipis dari Mike Maignan menunjukkan bahwa Audero siap memberikan rasa aman bagi pertahanan Garuda di ajang internasional nanti.

Persaingan ketat di posisi lima besar kiper terbaik Italia memperlihatkan betapa beruntungnya Indonesia memiliki talenta seperti Emil Audero saat ini.

Berikut adalah urutan kiper dengan performa paling menonjol hingga pekan ke-27 berdasarkan penilaian objektif media olahraga di Italia:

Wladimiro Falcone dari klub Lecce memimpin dengan skor 6,43 dari total 27 pertandingan yang telah dijalani musim ini.

Marco Carnesecchi yang membela Atalanta menyusul di posisi kedua dengan raihan 6,37 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

Emil Audero dari Cremonese mengunci posisi ketiga dengan skor 6,30 meskipun baru mencatatkan 23 penampilan di lapangan hijau.

Posisi keempat dihuni oleh Mike Maignan dari AC Milan dengan skor 6,29, diikuti Elia Caprile dari Cagliari dengan nilai 6,26.

Data ini menjadi modal berharga bagi Emil Audero untuk mengklaim posisi starter saat Timnas Indonesia berlaga di FIFA Series.

Meski demikian, Maarten Paes tetap memiliki peluang jika mampu memperbaiki kesalahan komunikasinya di lini belakang sesuai tuntutan pelatih.

John Herdman kini memiliki tugas berat untuk menentukan siapa yang paling layak berdiri di bawah mistar gawang tim nasional.

Seluruh pecinta sepak bola tanah air tentu berharap siapapun yang terpilih dapat memberikan performa terbaik demi kejayaan Indonesia di kancah dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emil Audero Bongkar Ruang Ganti Cremonese Usai Dibantai AC Milan

Emil Audero Bongkar Ruang Ganti Cremonese Usai Dibantai AC Milan

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:32 WIB

Kevin Diks Menggila di Bundesliga Lewat Rekor Baru Lampaui Striker Jepang Ritsu Doan

Kevin Diks Menggila di Bundesliga Lewat Rekor Baru Lampaui Striker Jepang Ritsu Doan

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:23 WIB

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Rilis, Timnas Indonesia Bisa Masuk Grup Neraka Karena Huni Pot 4

Jadwal Drawing Piala Asia 2027 Rilis, Timnas Indonesia Bisa Masuk Grup Neraka Karena Huni Pot 4

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 09:07 WIB

Terkini

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:46 WIB

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:38 WIB

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:14 WIB

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:55 WIB

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan

Banten | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Disebut Medali 'Cokelat', Konate: Prancis Serius Bidik Tempat Ketiga di Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:50 WIB

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jaga Marwah Kota Santri, DPRD Cianjur Desak Aturan Tegas Sanksi ASN Terafiliasi LGBT

Jabar | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:45 WIB

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

John Herdman Berburu Kiper Pelengkap 23 Pemain Inti Skuad Garuda

Bogor | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:39 WIB

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi Pemberdayaan PNM untuk Usaha Ekonomi Sirkular

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:28 WIB

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

BRI Gandeng Plataran Indonesia Hadirkan BRI Wellness Experience Pertama dan Terbesar di Jakarta

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:17 WIB

×