-
PSIM Yogyakarta menahan imbang Semen Padang dengan skor 0-0 meski bermain sepuluh orang.
-
Pelatih Jean-Paul van Gastel memuji semangat juang tinggi pemainnya sepanjang pertandingan berlangsung.
-
Satu poin tambahan membuat PSIM mengoleksi 38 poin dan berada di posisi delapan.
Eks pelatih Feyenoord tersebut mengakui bahwa rencana awal tim sempat berjalan dengan cukup baik di awal.
Kedua tim terlihat saling jual beli serangan sebelum insiden pengusiran pemain tengah tersebut mengubah segalanya.
Kehilangan satu pilar memaksa PSIM Yogyakarta untuk segera melakukan adaptasi strategi demi mengamankan area pertahanan mereka.
“Saya rasa sampai terjadinya kartu merah, permainannya seimbang. Jika Anda mendapat kartu merah maka, jalannya pertandingan berubah,” kata Van Gastel.
Fokus utama tim kemudian beralih menjadi lebih defensif untuk menutup setiap celah yang mungkin dieksploitasi lawan.
Disiplin posisi menjadi kunci utama mengapa gawang Laskar Mataram tetap perawan hingga peluit panjang ditiupkan oleh wasit.
Van Gastel menginstruksikan pemainnya untuk bermain lebih rapat dan tidak memberikan ruang tembak bagi penyerang lawan.
“Kami mencoba untuk menutup ruang karena kita kalah jumlah satu pemain. Jadi Anda mencoba untuk membuat blok pertahanan rendah,” tambah dia.
Strategi ini terbukti sangat efektif dalam meredam agresivitas serangan yang dibangun oleh skuat Kabau Sirah.
Baca Juga: Cedera Parah 6 Bulan, Donny Warmerdam Kembali Bela PSIM Yogyakarta
Seluruh pemain tampil habis-habisan demi menjaga kehormatan tim dan membawa pulang poin ke Yogyakarta.
Kebahagiaan atas hasil ini juga terpancar dari wajah pemain sayap andalan mereka, Riyatno Abiyoso, usai laga.
Abiyoso menilai bahwa kekompakan rekan-rekannya di lapangan adalah faktor utama keberhasilan mereka mencuri poin di Padang.
“Apresiasi juga untuk semua rekan atas perjuangan maksimal mempertahankan poin malam ini. Kita patut bersyukur bisa mendapat poin di kandang lawan,” ucap dia.
Kini, PSIM Yogyakarta tercatat sudah mengumpulkan total 38 poin dan masih tertahan di peringkat kedelapan klasemen.
Sementara itu, Semen Padang akhirnya berhasil melepaskan diri dari status juru kunci meski hanya meraih hasil imbang.