- Persija Jakarta menjalin kemitraan dengan VIDA untuk mentransformasi administrasi klub menjadi lebih efisien mulai 6 Maret 2026.
- Kolaborasi ini menjadikan Persija klub pertama di Indonesia yang menggunakan tanda tangan elektronik tersertifikasi VIDA Sign untuk berbagai dokumen.
- Implementasi teknologi ini bertujuan memperkuat tata kelola klub secara profesional dan mengamankan dokumen dari risiko penyalahgunaan.
Suara.com - Persija Jakarta mengambil langkah besar dalam transformasi digital dengan menggandeng perusahaan teknologi identitas digital, VIDA.
Kolaborasi ini membuat proses administrasi klub menjadi lebih efisien, aman, dan terstruktur melalui penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi.
Kerja sama yang diumumkan pada 6 Maret 2026 ini menjadikan Persija sebagai klub sepak bola pertama di Indonesia yang mengimplementasikan sistem tanda tangan elektronik resmi dari VIDA dalam pengelolaan dokumen klub.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan bagian penting dari strategi jangka panjang klub dalam membangun organisasi yang modern dan profesional.
“Persija ingin terus bertumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi," kata Prapanca.
"Kerja sama dengan VIDA, melalui VIDA Sign, adalah langkah konkret kami untuk menghadirkan proses administrasi yang lebih efektif, aman, sekaligus memperkuat tata kelola klub secara berkelanjutan,” jelasnya.
Melalui integrasi sistem VIDA Sign, seluruh proses penandatanganan dokumen kini dilakukan secara terpusat dan terverifikasi.
Hal ini memungkinkan berbagai dokumen penting diselesaikan dengan lebih cepat.
Dokumen yang dikelola mencakup kontrak pemain, kerja sama dengan sponsor dan vendor, hingga berbagai dokumen internal klub.
Baca Juga: Manajemen Persib Bandung Tegaskan Menolak Segala Bentuk Rasisme
Selain mempercepat proses administrasi, teknologi ini juga mempermudah verifikasi identitas secara menyeluruh, termasuk bagi warga negara asing yang terlibat dalam proses penandatanganan dokumen.
Kemampuan tersebut dinilai memperkuat kesiapan Persija sebagai klub profesional yang beroperasi dalam ekosistem sepak bola yang semakin dinamis dan berskala internasional.
Dengan penggunaan tanda tangan elektronik tersertifikasi yang terhubung dengan sertifikat elektronik resmi, setiap dokumen yang diproses tidak hanya efisien, tetapi juga memiliki kekuatan hukum serta perlindungan dari risiko penyalahgunaan maupun penipuan (fraud).
Founder sekaligus Group CEO VIDA, Niki Luhur, menyambut positif kerja sama tersebut dan mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Persija.
“Kami bangga dapat mendukung Persija dalam memperkuat sistem administrasi berbasis digital yang aman dan tepercaya," ujar Niki.
"Tanda tangan elektronik tersertifikasi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang memastikan setiap dokumen terlindungi dari risiko penyalahgunaan dan fraud. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa transformasi digital di industri olahraga juga membutuhkan fondasi identitas digital yang kuat,” jelasnya.