-
Banyak pemain diaspora Timnas Indonesia hijrah ke klub-klub besar di BRI Super League.
-
Thom Haye dan Jordi Amat tampil gemilang, sementara Rafael Struick masih kesulitan mencetak gol.
-
Persaingan ketat di liga domestik membuat beberapa pemain Eropa sulit mendapatkan menit bermain.
Lain halnya dengan Thom Haye yang langsung menjadi nyawa baru bagi permainan juara bertahan Persib.
Gelandang elegan ini tampil sangat dominan dan memberikan pengaruh masif bagi taktik Maung Bandung.
Haye kini mengemban tugas sebagai kreator serangan utama, berbeda dengan perannya sebagai jangkar di Timnas.
Perubahan posisi ini justru membuatnya lebih produktif dalam menginisiasi peluang berbahaya di pertahanan lawan.
Kualitas visi bermainnya membuktikan bahwa kelas pemain Eropa memang memberikan warna berbeda di Persib.
Eliano Reijnders juga mencatatkan kemajuan positif sejak bergabung dengan tim kebanggaan warga Jawa Barat.
Meski awalnya sempat diragukan, tangan dingin Bojan Hodak berhasil mengubahnya menjadi pilar penting klub.
Fleksibilitas posisi membuat Eliano telah mencatatkan 18 penampilan bersama Persib Bandung musim ini.
Sementara itu, Jens Raven terus berupaya mendapatkan posisi reguler di skuad tangguh Bali United.
Baca Juga: Persija Terancam Musafir Lagi saat Hadapi Dewa United? Kondisi JIS Jadi Sorotan
Meskipun sering masuk sebagai pemain rotasi, Raven telah mengoleksi satu gol serta dua assist berharga.
Catatan 17 pertandingan yang ia jalani menunjukkan potensi besar yang masih bisa terus dipoles kembali.
Nasib kurang beruntung menghampiri Mauro Zijlstra yang kesulitan menembus tim utama di Persija Jakarta.
Masalah cedera fisik dan proses adaptasi yang terlambat membuatnya tertinggal dari barisan penyerang lainnya.
Persaingan internal yang sangat ketat memaksa pemain ini lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan.
Ivar Jenner juga mengalami situasi serupa saat memutuskan membela Dewa United dengan status kontrak pendek.