Darurat Kualitas Pemain Naturalisasi di Super League? Cuma 3 yang Main Reguler

Arief Apriadi

Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:50 WIB
Darurat Kualitas Pemain Naturalisasi di Super League? Cuma 3 yang Main Reguler
Rafael Struick menjadi salah satu pemain naturalisasi yang kesulitan untuk mendapat menit bermain reguler setelah hijrah dari Eropa ke Super League. (Instagram/rafaelstruick)
  • Fenomena kembalinya 10 pemain diaspora ke BRI Super League 2025/2026 ternyata tak berjalan mulus karena mayoritas kesulitan menembus skuad utama klub.
  • Saat ini hanya ada tiga pemain naturalisasi yang tampil konsisten dan reguler, yakni Jordi Amat (Persija Jakarta), serta Thom Haye dan Eliano Reijnders (Persib).
  • Pemain lain seperti Rafael Struick, Mauro Zijlstra, hingga Ivar Jenner masih minim menit bermain yang memunculkan anggapan adanya darurat kualitas di liga domestik.

Suara.com - Fenomena kepindahan sejumlah eks pemain diaspora Timnas Indonesia ke kompetisi domestik kini tengah menjadi sorotan tajam publik sepak bola Tanah Air.

Kegagalan menembus putaran final Piala Dunia FIFA 2026 membuat para pemain yang sebelumnya merumput di Eropa ini memilih melanjutkan karier di ajang BRI Super League 2025/2026.

Kehadiran mereka awalnya sangat diharapkan mampu mendongkrak kualitas liga berkat reputasi dan jam terbang tinggi di level sepak bola Benua Biru.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa perjalanan karier para pemain naturalisasi ini di kompetisi Indonesia ternyata tidak selalu berjalan mulus.

Sebagian kecil pemain memang sukses beradaptasi dengan cepat terhadap ritme keras dan gaya permainan sepak bola lokal.

Sebaliknya, banyak dari mereka yang justru terlihat sangat kesulitan bersaing untuk sekadar menembus susunan skuad utama di klubnya masing-masing.

Dari total sepuluh pemain berstatus eks diaspora yang terdaftar musim ini, tercatat hanya segelintir nama yang benar-benar mendapatkan menit bermain reguler.

Salah satu nama yang tampil paling konsisten musim ini adalah Jordi Amat yang mengawal lini pertahanan klub ibu kota, Persija Jakarta.

Bek veteran berusia 33 tahun tersebut sukses mencatatkan 21 penampilan di kompetisi liga sepanjang musim ini bergulir.

Menariknya, pelatih tidak hanya memplot Jordi sebagai bek tengah, tetapi juga sering memberinya peran krusial sebagai seorang gelandang bertahan.

Pengalaman panjang di kancah internasional terbukti membuat proses adaptasi Jordi Amat di kompetisi lokal berjalan relatif lebih cepat dan mudah.

Selain Jordi Amat, performa impresif juga ditunjukkan oleh Thom Haye yang kini menjadi nyawa di lini tengah skuad Persib Bandung.

Gelandang berpengalaman tersebut sukses menjelma menjadi motor utama penggerak permainan skuad Maung Bandung di setiap pertandingan.

Peran Thom Haye di level klub bahkan terlihat jauh lebih ofensif jika dibandingkan dengan posisinya saat membela Timnas Indonesia.

Kontribusi maksimal dari sang jenderal lapangan tengah ini berhasil membantu Persib Bandung untuk terus bersaing ketat di papan atas klasemen.

Nama ketiga yang mulai menunjukkan grafik perkembangan sangat positif di liga domestik adalah Eliano Reijnders.

Di bawah tangan dingin pelatih Bojan Hodak, Eliano sukses bertransformasi menjadi pemain serbabisa yang sangat vital bagi kubu Persib Bandung.

Pemain lincah ini tercatat telah diturunkan dalam 18 pertandingan dengan peran taktis yang sangat fleksibel di berbagai posisi atas lapangan.

Berbanding terbalik dengan ketiga nama tersebut, striker muda Rafael Struick masih harus berjuang keras menemukan sentuhan magisnya di Dewa United.

Penyerang masa depan Indonesia itu diketahui belum mampu mencetak satu pun gol dari 11 pertandingan yang telah ia jalani di liga.

Situasi pelik serupa juga sedang dialami oleh Mauro Zijlstra yang langkahnya terhambat oleh ketatnya persaingan tim dan riwayat cedera.

Sederet nama tenar lain seperti Ivar Jenner dan Dion Markx juga dilaporkan masih sangat minim mendapatkan menit bermain dari pelatih mereka.

Bahkan nasib paling memprihatinkan dialami oleh penjaga gawang Cyrus Margono yang hingga kini sama sekali belum mencatatkan debut resminya.

Fakta-fakta di lapangan ini memunculkan anggapan kuat di kalangan penggemar bahwa saat ini sedang terjadi darurat kualitas di mana hanya tiga pemain diaspora yang mampu tampil reguler.

Meskipun demikian, perjalanan musim kompetisi masih cukup panjang sehingga peluang bagi mereka untuk membuktikan kualitas aslinya tetap terbuka lebar.

Jika para pemain ini mampu meningkatkan performa ke level terbaik, bukan hal yang mustahil mereka akan kembali dipanggil untuk menjadi andalan Timnas Indonesia di masa depan.

Kontributor : Imadudin Robani Adam

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dilema Pemain Keturunan di Super League, Siapa Sukses Beradaptasi dan Siapa Cadangan Mati?

Dilema Pemain Keturunan di Super League, Siapa Sukses Beradaptasi dan Siapa Cadangan Mati?

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:53 WIB

Tiga Pilar Penting Persija Ogah Lempar Handuk Kejar Gelar Juara Super League 2025/2026

Tiga Pilar Penting Persija Ogah Lempar Handuk Kejar Gelar Juara Super League 2025/2026

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:24 WIB

2 Pemain Keturunan Baru Segera Gabung Timnas Indonesia? Ini Sinyal dari Erick Thohir

2 Pemain Keturunan Baru Segera Gabung Timnas Indonesia? Ini Sinyal dari Erick Thohir

Bola | Jum'at, 06 Maret 2026 | 12:53 WIB

Terkini

Pecah Rekor 38 Tahun! Timnas Indonesia Gilas Oman, John Herdman Soroti Peran Emil Audero

Pecah Rekor 38 Tahun! Timnas Indonesia Gilas Oman, John Herdman Soroti Peran Emil Audero

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:56 WIB

Persija Jakarta Kenalkan Pelatih Baru Senin, Shin Tae-yong Kandidat Kuat!

Persija Jakarta Kenalkan Pelatih Baru Senin, Shin Tae-yong Kandidat Kuat!

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:52 WIB

Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026

Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:00 WIB

Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan

Tottenham Resmi Rekrut Andy Robertson, De Zerbi Kegirangan

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:54 WIB

Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik

Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Menang Lagi saat Lawan Mozambik

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:46 WIB

Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri

Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:42 WIB

Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman

Tepis Penalti, Emil Audero Ungkap Kunci Permainan Solid Lawan Oman

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:25 WIB

John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0

John Herdman Minta Timnas Indonesia Tak Jumawa usai Kalahkan Oman 3-0

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:19 WIB

Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas

Pelatih Oman Kena 'Prank' Timnas Indonesia, Peringkat Tidak Sesuai Kualitas

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:11 WIB

Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman

Penantian Panjang, Timnas Indonesia Butuh Waktu 38 Tahun untuk Kembali Kalahkan Oman

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:05 WIB