- Real Madrid menjamu Manchester City pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabéu, pertemuan kelima beruntun kedua tim.
- Madrid sangat bergantung pada Vinícius Júnior karena potensi absennya Mbappe, Bellingham, dan Rodrygo dalam laga penting tersebut.
- Duel ini menampilkan bentrokan gaya bermain, di mana City unggul penguasaan bola sementara Madrid mengandalkan serangan balik cepat mematikan.
Dalam 15 pertemuan mereka di kompetisi ini, kedua tim sangat seimbang. Madrid menang lima kali, City lima kali, dan lima laga lainnya berakhir imbang.
Salah satu duel paling dramatis terjadi pada musim 2021/2022 ketika Madrid melakukan comeback luar biasa di Bernabéu lewat gol telat Rodrygo sebelum penalti Karim Benzema memastikan tiket ke final.
Benturan Dua Filosofi Sepak Bola
Laga ini selalu menghadirkan kontras gaya bermain. Madrid terkenal dengan serangan balik cepat, sementara City identik dengan penguasaan bola dan build-up sabar ala pelatih Pep Guardiola.
Dalam 15 pertemuan sebelumnya, City rata-rata menguasai 55 persen bola.
Namun Madrid sering memanfaatkan ruang kosong dengan transisi cepat yang mematikan.
Statistik musim ini juga menunjukkan perbedaan tersebut. City mencetak enam gol dari rangkaian serangan dengan minimal 10 umpan, terbanyak di kompetisi ini.

Rekrutan Baru City Jadi Senjata Tambahan
City memperkuat skuad pada bursa transfer Januari dengan mendatangkan Antoine Semenyo dan Marc Guéhi. Kedua pemain langsung memberi dampak positif bagi tim.
Baca Juga: Nyaris Kalah di Kandang Newcastle, Hansi Flick Ungkap Borok Performa Barcelona
Semenyo mencetak tujuh gol dari 13 pertandingan sejak bergabung.
Sementara Guehi tampil solid di lini belakang dan belum pernah merasakan kekalahan bersama City.
City Pernah Menang di Bernabéu Musim Ini
Menariknya, City sudah pernah menaklukkan Madrid di Bernabéu musim ini.
Pada fase liga Liga Champions bulan Desember lalu, tim Guardiola menang 2-1.
Dalam laga itu City melepaskan delapan tembakan tepat sasaran, sementara Madrid hanya satu. Statistik tersebut menunjukkan betapa efektifnya serangan City saat menghadapi Los Blancos.