- Erick Thohir memuji desain jersey baru Timnas yang elegan, ringan, dan menonjolkan budaya Indonesia lewat motif tenun dan batik.
- Fakta utamanya adalah motif batik parang di jersey tandang telah dipatenkan oleh Kelme agar tidak bisa ditiru atau diklaim pihak lain.
- Jersey anyar ini akan melakoni debut resminya saat skuad Garuda tampil di ajang FIFA Series 2026 pada akhir Maret mendatang.
Langkah cerdas dari pihak produsen ini sontak mendapatkan apresiasi tinggi dari sang ketua umum federasi.
"Karena spesial, gitu. Spesialnya apa, saya nggak tahu. Cuma bagus, warna putihnya dan badge-nya juga agak berubah sedikit. Saya rasa bagus lah, positif," kata Erick.
Ia merasa bangga karena warisan budaya asli Indonesia kini mendapat perlindungan khusus agar tidak bisa diklaim oleh bangsa lain.
"Ya karena batik memang punya kita, gitu loh. Nggak boleh diklaim sama bangsa lain. Itu yang saya rasa apresiasi, bahwa kita menonjolkan batik ini ya memang punya Indonesia," tegasnya.
Seragam dengan semangat dan perlindungan baru ini akan segera melakoni debutnya pada ajang FIFA Series 2026.
Turnamen yang diikuti oleh empat negara tersebut rencananya akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 27 dan 30 Maret 2026.
"Ya, pelatih baru, jersey baru, semangat baru. Tinggal hokinya baru nggak, nanti kita lihat," ujar Erick berkelakar.