- Pakar hukum olahraga menilai NAC Breda benar soal status ilegal Dean James karena sang pemain otomatis kehilangan kewarganegaraan Belandanya usai menjadi WNI.
- Berstatus sebagai pemain non-Uni Eropa, Dean James wajib memiliki izin kerja baru dan menerima standar gaji minimum yang jauh lebih tinggi dari sebelumnya.
- Jika KNVB mengabulkan protes tersebut, laga kemenangan Go Ahead Eagles berpotensi diulang dan klub lain berpeluang mengajukan tuntutan serupa.
Suara.com - Status kewarganegaraan penggawa Timnas Indonesia yakni Dean James kini tengah memicu polemik besar di kompetisi Liga Belanda atau Eredivisie.
Masalah ini meledak ke permukaan setelah klub NAC Breda resmi menggugat keabsahan bek sayap andalan milik Go Ahead Eagles tersebut.
Situasi pelik yang menimpa Dean James ini akhirnya memancing dua pengacara top untuk ikut membedah regulasi ketat KNVB Belanda.
Pakar hukum olahraga menilai bahwa tuntutan dari pihak pelapor memiliki peluang yang sangat besar untuk dikabulkan oleh federasi.
"Saya pikir NAC benar bahwa James tidak memenuhi syarat untuk bermain," kata pengacara olahraga Dolf Segaar dikutip dari NOS pada Rabu (25/3/2026).
Sang pemain bertahan diketahui telah resmi memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada tanggal 10 Maret 2025 lalu.
Hukum yang berlaku di negara tersebut secara otomatis menggugurkan kewarganegaraan Belanda seseorang jika mereka memperoleh paspor negara lain tanpa pengecualian khusus.
Keyakinan manajemen klub bahwa sang pemain masih sah karena memegang paspor Belanda dinilai sebagai sebuah kesalahpahaman yang sangat fatal.
Hal tersebut ditegaskan secara langsung oleh pengacara yang mengkhususkan diri dalam hukum migrasi tenaga kerja Eropa yakni Pieter Krop.
"Anda mungkin masih memiliki paspor Belanda, tetapi Anda bukan lagi orang Belanda," jelas Pieter Krop.
"Dan jika Anda bukan lagi orang Belanda, Anda juga tidak lagi memiliki izin kerja," tambah Pieter Krop.
Hilangnya kewarganegaraan lokal membuat sang pemain kini secara resmi berstatus sebagai pemain non-Uni Eropa.
"Jika Go Ahead Eagles belum mengajukan izin kerja untuknya, maka dia tidak memenuhi syarat untuk bermain," kata Dolf Segaar.
"Dia saat ini adalah 'pemain non-UE,' dan itu berarti izin kerja diperlukan," sambung Dolf Segaar.
"Selain itu, dia harus mendapatkan gaji standar yang lebih tinggi," tegas Dolf Segaar.