- Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada merilis seragam resmi Piala Dunia 2026 dengan desain budaya masing-masing.
- Jersey AS dan Kanada dari Nike menggunakan teknologi Aero-FIT, sementara Meksiko (Adidas) mengadopsi motif Aztec.
- Peluncuran seragam ini merupakan bagian persiapan tuan rumah menuju Piala Dunia 2026 yang akan datang.
Suara.com - Tiga negara tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 akhirnya merilis desain jersey resmi mereka.
Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada tampil dengan identitas kuat yang mencerminkan budaya masing-masing.
Jersey timnas AS dan Kanada dirancang oleh Nike, sementara Meksiko menggunakan desain dari Adidas.
Ketiga desain ini langsung menarik perhatian karena memadukan unsur tradisional dan modern.
Untuk Amerika Serikat, Nike menghadirkan jersey kandang dengan garis merah mencolok yang disebut sebagai “distorted stripes”.
![Tiga negara tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 akhirnya merilis desain jersey resmi mereka. [Dezzen]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/25/60793-jersey-as-meksiko-kanada.jpg)
"Desain itu melambangkan bendera yang bergerak dan mencerminkan keberagaman komunitas,” tulis Nike dalam pernyataan resminya dilansir dari Dezzen.
Sementara itu, jersey tandang AS tampil lebih gelap dengan warna abu-abu dan detail bintang kecil.
Seluruh jersey Nike menggunakan teknologi Aero-FIT yang diklaim ramah lingkungan karena terbuat dari limbah tekstil 100 persen.
Meksiko tampil berbeda lewat sentuhan budaya kuno. Adidas merancang jersey hijau dengan motif Piedra del Sol, simbol peradaban Aztec.
“Desain ini terinspirasi dari salah satu artefak paling ikonik Meksiko,” tulis laporan ESPN.
Tak hanya itu, bagian dalam jersey bertuliskan “Somos México” yang berarti “Kami adalah Meksiko”.
Desain ini juga melibatkan kerja sama dengan museum antropologi nasional di Mexico City.
Kanada tak kalah menarik dengan jersey merah khas yang menampilkan daun maple di bagian tengah.
“Desain ini berakar kuat pada DNA sepak bola Kanada,” tulis Nike.
Untuk jersey tandang, Kanada memilih warna hitam dengan motif daun maple beku yang terinspirasi dari budaya olahraga musim dingin.