- Kontrak Harry Maguire di Manchester United akan berakhir di tengah Piala Dunia 2026, dan negosiasi perpanjangan masih berjalan.
- Maguire menegaskan ia tidak ingin bertahan hanya karena alasan sentimental dan ingin memastikan dirinya tetap menjadi bagian penting dari proyek klub.
- Situasi ini membuka peluang bagi Maguire untuk meninggalkan Old Trafford, menyusul Casemiro yang telah lebih dulu memastikan kepergiannya.
Suara.com - Masa depan bek tengah Harry Maguire di Manchester United kini menjadi tanda tanya besar, membuka peluang baginya untuk menyusul Casemiro yang telah mantap hengkang.
Kontrak bek Timnas Inggris tersebut akan berakhir di tengah pergelaran Piala Dunia 2026, dan hingga kini belum ada kesepakatan baru yang tercapai.
Meskipun negosiasi dilaporkan sedang berjalan, Harry Maguire menegaskan bahwa ia tidak ingin bertahan di Manchester United hanya karena alasan "sentimental".
Pemain berusia 33 tahun ini telah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang sejak Michael Carrick mengambil alih kursi kepelatihan pada Januari lalu.
Ia menjadi bagian penting dari kebangkitan tim yang kini merangsek naik ke peringkat ketiga klasemen Liga Premier.
"Saya rasa sudah ada pembicaraan (mengenai kontrak baru)," kata Maguire dikutip dari ESPN.
"Saya pikir kami akan mencapai kesepakatan di mana itu adalah yang terbaik untuk klub dan saya sendiri," tambahnya.
Maguire menekankan bahwa kepastian mengenai masa depannya, baik bertahan atau pergi, akan segera diumumkan dalam beberapa minggu ke depan.
"Apa kesepakatan itu, saya yakin Anda akan mengetahuinya dalam beberapa minggu ke depan. Tapi, ya, saya pikir itu akan segera diselesaikan, apakah saya akan bertahan atau pergi. Tapi saya pikir itu akan -- seharusnya -- segera diselesaikan," tegasnya.
Meski mengaku mencintai klub, bek veteran ini tidak ingin bertahan hanya karena kenangan masa lalu.
Ia ingin memastikan bahwa dirinya masih menjadi bagian penting dari proyek masa depan klub untuk terus maju.
"Ya, saya mencintai klub ini. Tapi itu harus tepat untuk saya sendiri, itu juga harus tepat untuk klub," katanya.
"Saya tidak ingin bertahan karena nilai sentimental. Saya ingin bertahan karena saya ingin berada di sana dan klub ingin saya tetap mendorong klub maju, dan mereka merasa saya masih memiliki peran besar untuk dimainkan."
"Dan jika demikian, maka saya yakin kami akan duduk bersama dan mencapai sesuatu," jelas Maguire.
Momen ini datang bersamaan dengan kembalinya ia ke skuad Timnas Inggris setelah 18 bulan terabaikan.