- Penyerang VVV-Venlo, Dean Zandbergen, mencetak 11 gol dalam 14 pertandingan Liga 2 Belanda musim 2025/2026.
- Performa produktif Zandbergen menjadi solusi potensial bagi Timnas Indonesia yang sedang mengalami krisis striker tajam.
- PSSI telah menjalin komunikasi awal untuk proses naturalisasi agar pemain tersebut dapat debut pada Juni 2026.
Suara.com - John Herdman pantas tersenyum melihat performa calon penyerang Timnas Indonesia di level klub.
Salah satu nama yang tengah mencuri perhatian adalah Dean Zandbergen.
Penyerang muda ini tampil ganas bersama VVV-Venlo musim ini.
Produktivitas golnya menjadi angin segar bagi lini serang Garuda.
Dalam 14 laga terakhir Liga 2 Belanda 2025/2026, Zandbergen mencetak 11 gol dan 2 assist.
Catatan tersebut menunjukkan konsistensi luar biasa sebagai ujung tombak.
Bahkan, ia baru saja mencetak hattrick saat melawan SC Cambuur.
Laga itu berakhir dengan kemenangan telak 3-0 untuk VVV-Venlo.
Performa ini menjadi sorotan karena Indonesia sedang krisis striker tajam.
Pada FIFA Series 2026, lini depan Garuda belum tampil maksimal.
Ramadhan Sananta yang jadi andalan pun tampil di bawah ekspektasi.
Kondisi ini membuat kebutuhan penyerang baru semakin mendesak.
Kabar baiknya, Zandbergen membuka peluang membela Timnas Indonesia.
Ia mengaku senang jika mendapat kesempatan memperkuat skuad Garuda.
Hal ini tentu jadi sinyal positif bagi PSSI untuk bergerak cepat.
Apalagi, komunikasi awal sudah pernah dilakukan sebelumnya.
Zandbergen mengaku pernah dihubungi pihak PSSI melalui agen Fardy Bachdim.
Ia juga sempat berkomunikasi dengan Hamdan Hamedan terkait peluang naturalisasi.
Proses ini menunjukkan bahwa namanya memang sudah masuk radar federasi.
Kini, tinggal menunggu keseriusan langkah lanjutan dari PSSI.
Jika proses berjalan lancar, Zandbergen berpeluang debut pada Juni 2026.
Ia bisa menjadi solusi nyata untuk masalah lini depan Indonesia.
Dengan ketajamannya, kombinasi striker Garuda akan semakin berbahaya.
Menarik dinanti apakah PSSI benar-benar akan mengamankan jasa striker tajam ini.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
