- Union Berlin menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih wanita pertama di Bundesliga untuk menangani tim pria profesional.
- Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, menilai langkah ini sebagai terobosan penting bagi karier perempuan di sepak bola.
- Eta dijadwalkan memulai debut Bundesliga bersama Union Berlin saat melawan VfL Wolfsburg pada tanggal 18 April 2026.
Suara.com - Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, memberikan apresiasi atas langkah Union Berlin yang menunjuk Marie-Louise Eta sebagai pelatih perempuan pertama di Bundesliga.
Menurut Kompany, keputusan tersebut merupakan terobosan penting dalam dunia sepak bola, khususnya dalam membuka peluang lebih luas bagi perempuan untuk berkarier di level tertinggi.
“Saya sangat senang untuknya. Sangat mudah untuk meremehkan momen-momen penting seperti ini dan mengatakan bahwa dia hanya pelatih seperti yang lain. Namun, pada akhirnya, ini sesuatu yang sangat spesial,” ujar Kompany.
“Ini membuka peluang bagi perempuan muda yang merasa mereka juga bisa menjadi pelatih. Ini membuka pintu. Saya berharap yang terbaik untuknya. Harapan saya hanya satu, semoga dia tidak diperlakukan seperti pria di sana, dan orang-orang bisa lebih bersabar. Melatih adalah pekerjaan yang membutuhkan kesabaran," imbuhnya.
Penunjukan Eta menjadikannya perempuan pertama yang menangani tim pria di salah satu dari lima liga top Eropa.
Ia telah memimpin sesi latihan perdananya bersama Union Berlin dan kini bersiap menjalani debut di Bundesliga saat menghadapi VfL Wolfsburg pada Sabtu (18/4/2026).
Langkah Union Berlin dinilai sebagai keputusan progresif yang dapat mendorong perubahan dalam sepak bola pria.
Selain menjadi momen bersejarah bagi Eta, penunjukan ini juga diharapkan membuka jalan bagi lebih banyak perempuan untuk meniti karier sebagai pelatih di level elite.
Meski awalnya direncanakan untuk menangani tim wanita mulai musim panas mendatang, pihak klub masih membuka kemungkinan bagi Eta untuk melanjutkan perannya di tim pria.
Direktur sepak bola profesional Union Berlin, Horst Heldt, menegaskan bahwa semua opsi terkait masa depan Eta di klub masih terbuka.
(Antara)