- PSSI tengah aktif menjajaki laga uji coba melawan negara papan atas seperti Denmark, Polandia, hingga Nigeria untuk FIFA Matchday Juni 2026.
- Indonesia kini menempati peringkat 121 dunia setelah meraih hasil positif di FIFA Series, dan target selanjutnya adalah menaikkan poin ranking secara signifikan.
- John Herdman berambisi menghadapi lawan berkualitas dunia guna meningkatkan chemistry tim dan mempercepat progres kenaikan posisi Garuda di tabel peringkat FIFA.
Suara.com - Timnas Indonesia menatap agenda FIFA Matchday edisi Juni 2026 dengan ambisi besar untuk terus merangsek naik dalam papan peringkat dunia setelah sukses mencatatkan tren positif di FIFA Series.
PSSI melalui Badan Tim Nasional (BTN) kini tengah bergerak aktif melakukan negosiasi dengan sejumlah negara kuat untuk menjadi lawan uji coba skuad asuhan John Herdman pada 1 hingga 9 Juni mendatang.
Memilih lawan yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi menjadi strategi utama federasi guna memaksimalkan perolehan poin demi menembus target ranking yang lebih ambisius di tahun ini.
Mengejar Poin dari Raksasa yang Absen di Piala Dunia

Peluang emas terbuka lebar bagi Timnas Indonesia mengingat banyak negara papan atas dunia yang tidak berpartisipasi dalam gelaran Piala Dunia 2026.
Nama-nama besar seperti Denmark, Polandia, hingga raksasa Afrika, Nigeria, kini masuk dalam daftar panjang kandidat lawan yang sedang dijajaki oleh PSSI.
Selain itu, opsi untuk menjajaki laga melawan tim elit seperti Hungaria, Kamerun, bahkan Italia, disebut-sebut menjadi pilihan menarik yang sedang dipertimbangkan.
Ketua BTN PSSI, Sumardji, mengonfirmasi bahwa saat ini komunikasi intensif terus dilakukan dengan beberapa calon lawan potensial dari berbagai benua.
Bahkan, Sumardji membocorkan bahwa satu negara dari konfederasi Asia telah memberikan respons positif untuk meladeni tantangan skuad Garuda.
Strategi John Herdman Mendongkrak Ranking
Keberhasilan Indonesia naik ke peringkat 121 dunia dengan raihan 1.144,88 poin menjadi modal kepercayaan diri yang sangat berharga bagi John Herdman.
Hasil impresif dengan melibas St. Kitts and Nevis 4-0 di FIFA Series membuktikan bahwa skema permainan Garuda mulai padu meski sempat tersandung tipis 0-1 dari Bulgaria.
Uji coba melawan tim dengan peringkat FIFA lebih tinggi dinilai sangat ideal bagi John Herdman untuk terus mematangkan chemistry dan taktik tim.
Secara matematis, menghadapi tim-tim tangguh seperti Nigeria atau Polandia akan memberikan keuntungan poin yang sangat signifikan bagi Indonesia.
Bahkan, hasil imbang melawan negara-negara dengan kualitas dunia tersebut sudah cukup untuk memberikan lonjakan drastis pada posisi Indonesia di tabel peringkat FIFA.
Menanti Kejutan PSSI
Kini, seluruh pencinta sepak bola nasional menantikan siapa lawan sesungguhnya yang akan diumumkan oleh federasi untuk mengisi slot FIFA Matchday Juni nanti.
Keputusan PSSI dalam memilih lawan tidak hanya mempertimbangkan aspek teknis, tetapi juga faktor komersial dan eksposur global bagi Timnas Indonesia.
Peningkatan ranking yang konsisten akan memudahkan langkah Garuda dalam pembagian pot undian di turnamen-turnamen resmi AFC maupun kualifikasi berikutnya.
PSSI berkomitmen untuk terus menghadirkan lawan-lawan berkualitas tinggi demi menjaga momentum kebangkitan yang telah dibangun oleh John Herdman sejak awal tahun 2026.
Langkah berani ini diharapkan menjadi sinyal bahwa Timnas Indonesia sudah berada pada level yang siap untuk bersaing dengan tim-tim papan atas dunia.
Kontributor : Imadudin Robani Adam