- Timnas Indonesia U-17 gagal melaju ke semifinal Piala AFF U-17 2026 setelah finis di posisi ketiga Grup A.
- Pelatih Kurniawan Dwi Yulianto bertanggung jawab penuh dan meminta maaf atas kegagalan tim mencapai target juara tersebut.
- Kelemahan efektivitas skema serangan balik menjadi faktor utama yang menghambat performa tim dalam mencetak gol sepanjang turnamen.
“Kami mencoba bermain counter attackl, tapi saat attack kurang maksimal,” kata Kurniawan ungkapnya.
Pernyataan ini menegaskan titik lemah utama Garuda Muda di turnamen.
Ke depan, penyelesaian akhir dan efektivitas serangan balik harus dibenahi.
Apalagi tim akan tampil di Piala Asia U-17 2026 yang levelnya lebih tinggi.
Jika tidak diperbaiki, masalah ini bisa kembali jadi penghambat.
Evaluasi ini jadi kunci agar Timnas U-17 bisa tampil lebih tajam dan kompetitif.
Kontributor : Imadudin Robani Adam