- Ragnar Oratmangoen gagal membawa FCV Dender menang setelah kalah telak 1-4 melawan Cercle Brugge di Belgia.
- Kekalahan tersebut memaksa FCV Dender berjuang di final play-off demi menghindari degradasi ke kasta kedua liga.
- Kevin Diks mencatatkan hasil imbang 1-1 bersama Borussia Monchengladbach saat menghadapi FSV Mainz di Liga Jerman.
Suara.com - Dua pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Eropa mengalami nasib berbeda pekan ini.
Ragnar Oratmangoen harus menghadapi ancaman degradasi bersama klubnya.
Sementara Kevin Diks meraih hasil imbang di Liga Jerman.
Ragnar baru saja comeback saat membela FCV Dender.
Ia tampil sebagai pemain pengganti pada menit ke-60 melawan Cercle Brugge.
![Pesepak bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangun (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Bulgaria Martin Georgiev (kanan) saat final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/bar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/31/79864-fifa-series-2026-timnas-indonesia-vs-bulgaria-ragnar-oratmangoen.jpg)
Namun, Dender harus menelan kekalahan telak dengan skor 1-4 seperti dikutip dari Soccerway.com.
Hasil buruk ini membuat Dender terpuruk di dasar klasemen relegation play-offs.
Situasi tersebut memaksa mereka masuk ke final promotion/relegation play-offs.
Nantinya, Dender akan menghadapi pemenang dari babak play-off kasta kedua.
Beberapa tim yang bersaing antara lain Patro Eisden, Beerschot, hingga Lommel SK.
Menariknya, Lommel SK juga diperkuat pemain Indonesia lainnya, Joey Pelupessy.
Jika gagal menang di final, Dender dipastikan turun kasta ke Challenger Pro League.
Tekanan besar kini berada di pundak Ragnar dan rekan-rekannya.
Di sisi lain, Kevin Diks tampil cukup solid bersama Borussia Monchengladbach.
Mereka menghadapi FSV Mainz 05 dalam lanjutan Bundesliga.