- Pemain Dewa United U-20, Rakha Nurkholis, menjadi korban kekerasan tendangan kungfu oleh Fadly Alberto di Semarang, Minggu (19/4/2026).
- Akibat insiden dalam kompetisi Elite Pro Academy tersebut, Rakha menderita luka di wajah dan dislokasi bahu yang parah.
- Keluarga Rakha berencana menempuh jalur hukum untuk menindaklanjuti aksi kekerasan yang menimpa pemain muda berusia tujuh belas tahun itu.
Suara.com - Insiden tendangan kungfu brutal yang dilakukan oleh eks pemain Timnas U-17, Fadly Alberto Hengga, telah menyeret satu nama ke pusat perhatian yaitu Rakha Nurkholis.
Pemain muda Dewa United U-20 ini menjadi korban dari aksi tak terpuji yang mencoreng kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20.
Kericuhan yang terjadi setelah laga antara Dewa United U-20 dan Bhayangkara FC U-20 di Semarang, Minggu (19/4/2026), memang menjadi sorotan utama.
Namun, simpati publik kini tertuju pada sosok Rakha, yang harus menanggung akibat dari aksi kekerasan tersebut.
Sementara sang pelaku, Fadly Alberto dihantui sanksi berat, nah banyak yang bertanya-tanya mengenai profil sang korban.
Lantas, siapakah sebenarnya Rakha Nurkholis yang merupakan pemain Dewa United U-20, korban tendangan Kungfu Fadly Alberto.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rakha adalah seorang pemain bertahan yang baru berusia 17 tahun.
Ia merupakan bagian dari skuad Dewa United U-20 yang saat ini diasuh oleh pelatih Gaguk Setia di ajang EPA U-20 2025-2026.
Ironisnya, insiden ini terjadi dalam sebuah pertandingan di mana Rakha sendiri bahkan belum mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan aksinya di lapangan.
Menurut data, ia tercatat baru satu kali masuk dalam daftar skuad pertandingan musim ini dan belum pernah sekalipun diturunkan untuk bermain.
Kini alih-alih berjuang untuk mendapatkan menit bermain, Rakha justru harus fokus pada proses pemulihan akibat cedera yang ia derita.
Insiden ini menjadi catatan kelam, tidak hanya bagi pelaku, tetapi juga bagi seorang talenta muda yang kariernya baru saja akan dimulai.
Laporan menyebutkan, akibat tendangan tersebut, Rakha mengalami sejumlah luka di wajah dan dislokasi bahu. Pihak keluarga bahkan dikabarkan akan menempuh jalur hukum atas insiden ini.