- Chelsea kalah telak 0-3 dari Brighton dalam pertandingan Premier League pada Rabu, 22 April 2026 dini hari.
- Manajer Liam Rosenior menyatakan performa buruk anak asuhnya tidak dapat diterima dan menuntut tanggung jawab seluruh pemain.
- Rosenior menegaskan pemain harus memiliki mentalitas kuat untuk menghadapi tekanan tinggi sebagai standar klub Chelsea saat ini.
Suara.com - Kekalahan telak yang dialami Chelsea dari Brighton and Hove Albion memicu reaksi keras dari sang manajer, Liam Rosenior.
Dalam lanjutan Premier League, The Blues harus menyerah tiga gol tanpa balas pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB.
Hasil tersebut memperpanjang tren negatif Chelsea di kompetisi domestik. Performa tim dinilai jauh dari ekspektasi, terutama untuk klub dengan standar tinggi seperti Chelsea.
Tekanan pun semakin meningkat, baik dari suporter maupun publik sepak bola. Bahkan, Rosenior tidak menutupi kekecewaannya.
Ia secara terbuka menyoroti penampilan anak asuhnya yang dianggap tidak layak. Menurutnya, setiap pemain harus bertanggung jawab atas hasil buruk tersebut.
"Saya selalu bilang bahwa saya akan jujur, dan saya memang sudah jujur kepada para pemain. Saya juga jujur kepada kalian, sebisa mungkin," ujarnya saat konferensi pers setelah pertandingan.
"Saya tidak menyalahkan siapa pun secara sepihak. Penampilan tadi tidak bisa diterima. Dan saya bertanggung jawab atas itu," tambahnya.
Ia menegaskan bahwa kejujuran menjadi langkah awal untuk membenahi situasi tim.
Rosenior juga menolak anggapan bahwa dirinya sedang mencari kambing hitam atas kekalahan tersebut.
Baginya, kritik adalah konsekuensi yang harus diterima ketika tim tampil buruk.
Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa bermain untuk Chelsea membutuhkan mentalitas kuat.
Tekanan besar yang datang dari ekspektasi klub harus bisa dihadapi oleh setiap pemain.
"Bagi saya, saat saya berdiri di sini, kami bermain untuk Chelsea. Saya melatih Chelsea. Kritik dan tekanan adalah bagian dari klub ini. Jadi kalau tidak bisa menghadapinya, maka seharusnya tidak berada di sini. Sesederhana itu," tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi sinyal tegas bahwa tidak ada kompromi untuk standar performa di Stamford Bridge.
Rosenior berharap respons cepat dari para pemain agar Chelsea bisa segera bangkit dari periode sulit ini.