-
Timnas Indonesia U-19 menang tipis 1-0 atas Vietnam di Piala AFF U-19.
-
Gol tunggal penentu kemenangan Garuda Muda dicetak Reno Salampessy pada menit ke-23.
-
Striker Reno Salampessy terpaksa ditarik keluar lapangan menit ke-33 akibat mengalami cedera kaki.
Suara.com - Timnas Indonesia U-19 sukses menundukkan perlawanan sengit Vietnam dengan skor 1-0 dalam laga pemungkas Grup A Piala AFF U-19. Gol tunggal penentu kemenangan dilesakkan oleh striker muda Reno Salampessy pada babak pertama.
Hasil positif ini memastikan langkah mantap Garuda Muda ke fase berikutnya sekaligus mematahkan dominasi sang rival bebuyutan. Taktik agresif yang diterapkan sejak awal pertandingan terbukti ampuh membongkar pertahanan rapat lawan.
Bentrokan tensi tinggi kedua tim berlangsung ketat di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, pada Minggu malam. Sejak peluit pertama berbunyi, intensitas serangan anak-asuh Indonesia langsung mengurung lini belakang musuh.
Bomber andalan Reno Salampessy langsung menebar ancaman serius pada menit ketiga pertandingan. Sabetan bola dari dalam kotak penalti miliknya bergulir tipis di sebelah kiri gawang Vietnam.
Skuad Vietnam merespons gempuran tersebut dengan menerapkan strategi bertahan total dan pressing yang sangat ketat. Benteng pertahanan mereka tampil agresif hingga tak jarang melahirkan benturan fisik yang cukup keras.
Papan skor akhirnya berubah setelah Reno Salampessy berhasil mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-23. Memanfaatkan momentum bola liar di luar kotak penalti, ia mengecoh barisan pertahanan lawan dengan tenang.
Lewat sepakan keras yang akurat, bola meluncur deras melewati kolong kaki penjaga gawang Vietnam. Gol semata wayang ini langsung membakar gemuruh dukungan suporter di dalam stadion.
Tertinggal satu gol memaksa Vietnam merombak strategi dan keluar menyerang guna mengejar ketertinggalan. Beruntung, ketangguhan Dafa Al Gasemi di bawah mistar gawang Indonesia sukses mementahkan peluang emas mereka.
Skuad Garuda Muda hampir menggandakan keunggulan melalui skema serangan balik cepat yang dimotori oleh Arkhan Kaka. Umpan matangnya disambut tendangan keras Dimas Adi, meski arah bola masih melebar dari target.
Sayangnya, Indonesia harus kehilangan Reno Salampessy pada menit ke-33 akibat mengalami cedera di bagian kakinya. Posisinya kemudian digantikan oleh Irpan Siregar untuk menjaga kedalaman strategi tim.
Memasuki paruh kedua pertandingan, tensi persaingan di atas lapangan hijau justru semakin memanas. Jual beli serangan terus diperagakan oleh kedua kesebelasan demi mengamankan poin penuh.
Perebutan bola di sektor tengah lapangan kerap terhenti akibat seringnya terjadi pelanggaran keras dari kedua kubu. Kendati demikian, skor tipis satu kosong tetap bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Pertemuan ini merupakan laga krusial yang menentukan posisi puncak klasemen akhir di fase grup turnamen. Rivalitas historis antara Indonesia dan Vietnam selalu melahirkan tensi tinggi dalam kejuaraan kelompok umur Asia Tenggara.